Pengaruh Pijat Oksitosin terhadap Kecukupan ASI pada Ibu Nifas di PMB Nurul Hikmah Kecamatan Sungai Tiung Kabupaten Banjarbaru
Keywords:
Ibu Nifas, Kecukupan ASI, Pijat OksitosinAbstract
Pendahuluan : Kementerian Kesehatan menargetkan peningkatan pemberian ASI Eksklusif 80%. Namun pemberian ASI Eksklusif di Indonesia pada kenyataannya masih rendahhanya 74,5%. Data profil Dinkes Provinsi Kalsel tahun 2021 bayi 0-6 bulan ASI Eksklusif dari 1.132 yang ASI Eksklusif adalah 469 bayi (41,4%).Berdasarkan studi pendahuluan pada 12 Mei 2023 di PMB Nurul Hikmah Banjarbaru, peneliti melakukan tanya jawab kepada 10 ibu nifas, 8 ibu (80%) sudah memberikan susu formula sejak lahir karena ASI sedikit dan merasa tidak cukup, 2 ibu (20%) ASInya cukup. Penyebab belum tercapainya pemberian ASI eksklusif di Indonesia dipengaruhi oleh beberapa factor salah satunya adalah tidak lancar produksi ASI pada hari pertama setelah melahirkan, upaya memenuhi kecukupan ASI ibu nifas salah satunya dengan memberikan KIE dan pijat oksitosin ibu nifas untuk kelancaran produksi. Tujuan: Tujuan Penelitian ini Menganalisa pengaruh pijatan oksitosin terhadap kecukupanASI pada ibu nifas. Metode: Penelitian ini menggunakan peelitian praeksperimental dengan tipeone group pretest-posttest design. Jumlah sampel 12 responden.Variabel penelitiannya pijat oksitosi dan kecukupan ASI ibu nifas.Data dianalisis menggunakan uji mc nemar. Hasil: Ada perbedaan produksi ASI sebelum dan sesudah dilakukan pijat oksitosin di peroleh bahwa nilai p = 0,004< 0,05 dapat disimpulkan bahwa adanya Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kecukupan ASI Pada Ibu Nifas. Simpulan: Adanya perubahan pada ibu nifas sebelum dan sesudah dilakukan pijatan oksitosin diketahui bahwa sebelum di lakukan pijat oksitosin sebagia besar dari responden ASI nya kurang sedangkan sesudah dilakukan pijatan oksitosin hamper seluruh responden ASI nyacukup.
Downloads
References
Asih, Yusari. 2017. Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada IbuNifas. Jurnal Keperawatan, Volume XII, No.2, Oktober 2017.
Astuti, Sri, Lina Rahmi, dkk. 2015. Asuhan Kebidanan Nifas & Menyusui. Surabaya: PT Gelora Aksara Pratama.
Azizah, I., &Yulinda, D. (2017). Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Pengeluaran ASI Pada Ibu Postpartum Di Bpm Pipin Heriyanti Yogyakarta. Tahun 2016, 6(1), 71-75.
Pilaria E, Sopiatun R. Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi Asi Pada Ibu Postpartum Di Wilayah Kerja Puskesmas Pejeruk Kota Mataram Tahun 2017. J KedoktYasri 26. 2017;26(1):27–33
Husniyah M, Subiyatun S. Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Pada ibu Nifas Di Puskesmas Jetis Kota Yogyakarta. Universitas’ Aisyiyah Yogyakarta; 2017
Darmasari, Sagita, dkk. 2019. Effectiveness of The Combination of Marmet Technique and Oxytocin Massage Against The Breast Milk Production of Mother Postpartum, 6(3), 110 – 114.
Delima, Mera.,dkk. 2016. Pengaruh Pijatan Oksitosin Terhadap Peningkatan Prosuksi ASI IbuMenyusui di Puskesmas Plus Mandiangin. Jurnal Ipteks Terapan, Research of applied science and education V9.i4 (282 – 293).
Dinas Kesehatan Provinsi Banjarbaru. 2020 dan 2021. Profil Kesehatan Provinsi BanjarbaruTahun 2020-2021. Banjarbaru: Dinas Kesehatan Provinsi Banjarbaru.
Kemenkes RI. 2019. Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2019. http://www.kemenkesri.go.id/profil_kesehatan_indonesia_2019.pdf. diakses tanggal 14 Juli 2020.
Umy (2017).Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Primipara.
Magdalena dkk. 2019. Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Ibu Menyusui Di Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan Pekanbaru. JIUBJ, 20(2), Juli 2020, 344 – 348.
Umy (2017).Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Kelancaran ASI Pada Ibu Primipara.
Magdalena dkk. 2019. Pengaruh Pijat Oksitosin Terhadap Produksi ASI Ibu MenyusuiDi Wilayah Kerja Puskesmas Sidomulyo Rawat Jalan Pekanbaru. JIUBJ, 20(2), Juli 2020, 344 – 348.
Nugroho, T., Nurrezki, Desi W., Wilis., 2014. Buku Ajar Asuhan Kebidanan Nifas(Askeb3).Yogyakarta:Nuha Medika
Di Rsud Kota KendariTahun 2016.Politeknik Kebidanan Medan
Sinaga Oktavia. (2019). Gambaran Pengetahuan Ibu Nifas
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

