ASI Eksklusif sebagai Faktor Dominan Kejadian Diare pada Bayi dan Balita
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1460Keywords:
asi eksklusif, Diare, bayi, balita, SikapAbstract
Penyakit diare masih termasuk dalam kelompok penyebab utama kematian dan rasa sakit pada anak-anak balita. Berbagai faktor diduga berkontribusi terhadap terjadinya diare termasuk tingkat pengetahuan ibu, sikap ibu, serta bayi yang memperoleh ASI secara eksklusif. Penelitian ini bertujuan mengidentifikasi pengaruh ketiga faktor tersebut terhadap kejadian diare pada bayi dan balita. Metode yang digunakan dalam penelitian ini adalah desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Penelitian ini melibatkan 40 orang dijadikan responden melalui teknik pengambilan sampel total. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan lembar observasi, kemudian dianalisis dengan regresi logistik. Temuan penelitian mengindikasikan bahwa sebagian besar responden memiliki tingkat pengetahuan kategori cukup (45%), sikap positif (55%), namun praktik pemberian ASI eksklusif belum optimal (52,5%). Sebagian besar anak-anak kecil, seperti bayi dan balita, tidak mengalami diare, yaitu sekitar 55%. Analisis regresi logistik menunjukkan bahwa pengetahuan dan sikap tidak memengaruhi terjadinya diare, tetapi praktik pemberian ASI secara eksklusif terbukti mempengaruhi kejadian diare. Dari temuan ini, dapat disimpulkan bahwa menyusui secara eksklusif berpengaruh terhadap kejadian diare pada bayi dan anak balita, sehingga upaya pencegahan diare perlu difokuskan pada peningkatan menyusui secara eksklusif.
Downloads
References
Damanik, S. ., & Aisyah, S. (2023). Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Balita di Klinik Bersalin Diana. Majefiki Journal, 3(1), 29037. https://jurnal.akbidkharismahusada.ac.id/index.php/Mai/article/view/53
Hartini, S. (2025). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Bayi Usia 6–12 Bulan. The Journal of Mother and Child Health Concerns, 4(5), 188–195. https://doi.org/10.56922/mchc.v4i5.1055
Kemenkes, R. (2025). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2024.
Kharisma, M. D. ., Kusdiyah, E. ., & Suzan, R. (2023). Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu terhadap Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Putri Ayu Kota Jambi. Journal of Medical Studies, 3(2), 104–112. https://doi.org/10.22437/joms.v3i2.27370
Lestari, F. (2024). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Diare pada Bayi dan Balita di PMB Diny Nahrudiani Kabupaten Bogor. Human Care Journal, 9(2), 374–384. https://ojs.ufdk.ac.id/index.php/humancare/article/view/2971
Mulyani, S. (2024). No TitlePerbedaan Pengetahuan dan Sikap tentang Pencegahan Diare Menggunakan Media Edukasi Booklet Berbasis Kearifan Lokal pada Ibu Balita di Kelurahan Cupak Tangah Kecamatan Pauh. Politeknik Kesehatan Kemenkes Padang.
Susilawati, S. ., Murni, N. S. ., & Harokan, A. (2025). Analisis Determinan Kejadian Diare pada Balita di Puskesmas Celikah Kota Kayuagung Kabupaten Ogan Komering Ilir Tahun 2024. Avicenna: Journal of Health Research, 20(1), 37–47. https://jurnal.umb.ac.id/index.php/avicena/article/view/6956
WHO. (2023). Exclusive Breastfeeding for Optimal Growth, Development and Health of Infants. World Health Organization. https://www.who.int/tools/elena/interventions/exclusive-breastfeeding
WHO. (2024). Diarrhoeal Disease. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diarrhoeal-disease
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


