Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Dalam Praktik PHBS, Higiene Sanitasi Dan Penanganan Penyakit Infeksi Guna Mengatasi Wasting

Penulis

  • Rijanti Abdurrachim Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Niken Pratiwi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Agustine Ramie Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.63004/mcm.v4i4.1960

Abstrak

Latar belakang : Desa Pekauman, Kecamatan Martapura Timur, Kabupaten Banjar, menghadapi masalah gizi balita dengan prevalensi wasting yang cukup tinggi. Data SSGI menunjukkan peningkatan prevalensi dari 9,8% pada 2022 menjadi 10,7% pada 2024. Laporan e-PPGM 2025 mencatat prevalensi wasting sebesar 5,32% di Kalimantan Selatan dan 8,39% di Kabupaten Banjar. Permasalahan yang dihadapi meliputi tingginya tingkat kemiskinan, penyakit infeksi pada balita, rendahnya penerapan PHBS, pola asuh makan yang belum optimal, serta keterbatasan sarana kebersihan. Tujuan : Meningkatkan pengetahuan ibu balita mengenai pola asuh makan, PHBS, higiene, dan sanitasi; memberdayakan kader kesehatan sebagai agen perubahan; serta mendorong pemanfaatan posyandu, imunisasi, dan pengobatan dini. Metode : Kegiatan dilakukan melalui edukasi dan pelatihan bagi kader serta ibu balita, dilanjutkan dengan pendampingan mandiri oleh kader selama satu bulan. Hasil : Pengetahuankader mencapai 100%, sedangkan pengetahuan ibu meningkat dari 80% menjadi 90%. Praktik mencuci tangan, penggunaan air bersih, dan penanganan penyakit infeksi juga membaik. Namun, 70% ibu tidak membawa anak ke posyandu untuk mendapatkan imunisasi dan 60% balita tetap mengalami gangguan kesehatan. Status gizi balita berdasarkan indikator wasting belum menunjukkan perbaikan, meskipun terdapat kenaikan berat badan mingguan. Simpulan : Kegiatan menghasilkan publikasi, video dokumentasi, bantuan investasi berupa empat wastafel untuk mendukung penerapan PHBS sebelum kegiatan posyandu, serta pembentukan kader penggerak “Bahuma Gizi” yang aktif mendampingi ibu balita

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Afrinis, N., Indrawati, I., & Haspriyanti, N. (2020). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Manajemen Laktasi Dan Dukungan Keluarga Dengan Pemberian Asi Eksklusif Pada Bayi Usia 0-6 Bulan. Prepotif: Jurnal Kesehatan Masyarakat, 4(2), 157–168. DOI: https://doi.org/10.31004/prepotif.v4i2.973

Aini, H., Khairani, M. D., Alamsyah, P. R., & Sari, L. P. (2026). Association of Infant and Young Child Feeding ( IYCF ) Practices and History of Infectious Diseases with Nutritional Status Based on Weight- for-Height Indicators Among Children Aged 24 – 59 Months in the Wates Community Health Center Working Area , Central Lampung Regency , 2026. 17(02), 434–445.

Banjar, B. kabupaten. (2023). BPS Kabupaten Banjar.

Brown, E. F., Gonzalez, R. R., Burkman, T., Perez, T., Singh, I., Reimers, K. J., & Birla, S. L. (2020). Comparing nutritional levels in a commercially-available single-serve meal using microwave versus conventional oven heating. Journal of Microwave Power and Electromagnetic Energy, 54(2), 99–109. https://doi.org/10.1080/08327823.2020.1755483 DOI: https://doi.org/10.1080/08327823.2020.1755483

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Pokok-pokok Renstra Kemenkes 2020-2024.

Martini, L. (2025). Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat Jurnal Perak Malahayati : Pengabdian Kepada Masyarakat. Perak Malahayati:Pengabdian Kepada Masyarakat, 7(27), 201–211. DOI: https://doi.org/10.33024/jpmpkm.v7i2.23715

Michelle, E. (2024). Hubungan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat Dengan Status Gizi Balita: Studi Literatur. Jurnal Kesehatan Tambusai, 5, 1354–1363.

Munjidah, A., Masita, E. D., Dewi, U. M., & Novianti, H. (2026). Peningkatan pertumbuhan balita melalui optimalisasi layanan kesehatan dan pemberdayaan kader. 9(3).

Oktavia, S., Apriyanti, F., & Lasepa, W. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Wasting pada BalitaUsia 12-59 Bulan di Kelurahan Laksamana Wilayah Kerja PuskesmasDumai Kota Tahun 2023. Journal Of Social Science Research, 3(5), 11026–11036.

Peng, L., Liu, Y., Huang, F., Xu, L., Li, D., & Zhang, C. (2026). Effects of Different Combinations of Heat Processing-reheating Methods on Key Nutrient Components and Oxidation Characteristics of Chicken. Science and Technology of Food Industry, 47(2), 167–179. https://doi.org/10.13386/j.issn1002-0306.2025030391

Rahayu, S. R. (2018). Pengaruh Penambahan Buah Naga Merah (Hylocereus polyrhizus) Terhadap Kualitas Selai Kulit Pisang Kepok (Musa paradisiaca formatypica).

Triveni, T. (2020). Analisis Faktor Kejadian Wasting Pada Balita Usia 0-59 Bulan Di Kabupaten Pasaman Dan Kota Bukittinggi. Human Care Journal, 5(4), 1016. https://doi.org/10.32883/hcj.v5i4.512 DOI: https://doi.org/10.32883/hcj.v5i4.512

Yudyarto, H. E., & Hermawan, D. (2026). Edukasi Kesehatan Tentang Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat (PHBS) Sebagai Upaya Peningkatan Pengetahuan Masyarakat Di Kelurahan Bandung Kota Tegal. Jurnal Inovasi Masyaraka, Volume 3(1), 14–18. DOI: https://doi.org/10.31983/jimat.v3i1.14830

Unduhan

Diterbitkan

01-11-2026

Cara Mengutip

Abdurrachim, R., Pratiwi, N., & Ramie, A. (2026). Peningkatan Pengetahuan Dan Keterampilan Kader Dalam Praktik PHBS, Higiene Sanitasi Dan Penanganan Penyakit Infeksi Guna Mengatasi Wasting. Majalah Cendekia Mengabdi, 4(4), 336–348. https://doi.org/10.63004/mcm.v4i4.1960