Peningkatan Pengetahuan Dan Ketrampilan Praktek Pola Asuh Makan Bagi Ibu Balita Wasting Di Desa Pekauman Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar
DOI:
https://doi.org/10.63004/mcm.v4i1.717Kata Kunci:
wasting, pengetahuan, pola asuh makan, pemberian makan anak, pendampingan kaderAbstrak
Tingginya kasus balita wasting di desa Pekauman Kabupaten Banjar sebesar 10,7% lebih tinggi dari Kalimantan Selatan. Salah satu solusinya dengan meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan praktek pola asuh makan ibu balita wasting dan kader dalam melakukan pendampingan gizi. Tujuan dari kegiatan ini adalah melaksanakan program peningkatan pengetahuan dan ketrampilan praktek pola asuh makan ibu balita wasting dan pemberian makanan anak serta meningkatkan ketrampilan kader dalam melakukan pendampingan gizi. Metode yang digunakan adalah dengan edukasi kader dan ibu balita dengan penyuluhan serta diskusi untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu balita dan pendampingan oleh kader ke ibu. Kegiatan edukasi di desa Pekauman dapat meningkatkan pengetahuan kader dan ibu tentang pengertian wasting, pola asuh makan dan praktek pemberian makan oleh ibu balita, melalui penilaian Pre dan Post test serta penilaian ketrampilan ibu baik dalam membuat makanan anak sesuai usia, dan ketrampilan kader meningkat dalam melakukan pendampingan dan konseling. Kegiatan pengabdian masyarakat ini meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan ibu melaksanakan pola asuh makan dan terjadi peningkatan ketrampilan kader dalam praktek pola asuh makan.
Unduhan
Referensi
Ai Nurizkiawati. (2024). Hubungan Pola Asuh Ibu, Pola Konsumsi, Dan Riwayat Penyakit Infeksi Pada Balita Wasting (Kecamatan Martapura Timur Kabupaten Banjar). Poltekkes Kemenkes Banjarmasin Jurusan Gizi.
Andolina, N. (2021). Faktor Penyebab Kejadian Wasting pada Balita 0-59 Bulan di Kabupaten Pasaman Barat dan Kabupaten Solok. In Initium Medica Journal (Vol. 1, Issue 2). DOI: https://doi.org/10.58794/jubida.v1i1.49
Kementerian Kesehatan Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2022). Menteri Kesehatan Republik Indonesia Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Kurnia Prawesti. (2018). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Wasting pada Balita Usia 6-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Piyungan.
Menteri Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Menteri Kesehatan Republik Indonesia Hasil Survei Status Gizi Indonesia (SSGI) 2022.
Oktavia, S., Apriyanti, F., & Lasepa, W. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Wasting pada Balita Usia 12-59 Bulan di Kelurahan Laksamana Wilayah Kerja Puskesmas Dumai Kota Tahun 2023. Journal Of Social Science Research, 3(5), 11026–11036. DOI: https://doi.org/10.59141/cerdika.v3i12.714
Rohmatika, D., Mar’atus Solikhah, M., Sarjana, P., Kusuma, K., Surakarta, H., D3, P., Universitas, K., & Surakarta, K. H. (2021). Pemberdayaan Masyarakat Kader Dalam Upaya Pencegahan Dan Penanganan Anemia Pada Ibu Hamil Di Posyandu Tanggul Asri, Kelurahan Banjarsari, Surakarta.
Tianastia Rullyni, N., Dewi, U., Jayanti, V., Eni Setyohari, W., Ika Putri, S., Studi DIII Kebidanan, P., & Kemenkes Tanjungpinang, P. (2023). Pelatihan Kader Posyandu dalam Pencegahan Anemia pada Ibu Hamil. Communnity Development Journal, 4(4).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Rijanti Abdurrachim, Rusmini Yanti, Nurhamidi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

