Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Pelatihan Konseling PMBA Berbasis Pangan Lokal di Desa Sungai Kitano

Penulis

  • Nurhamidi Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Rijanti Abdurrachim Poltekkes Kemenkes Banjarmasin
  • Isnaniah Poltekkes Kemenkes Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.63004/mcm.v4i4.1819

Kata Kunci:

pemberian makan anak, makanan pendamping ASI, komunikasi interpersonal, edukasi gizi, wasting

Abstrak

Pendahuluan: Wasting pada balita memerlukan dukungan keluarga dan masyarakat melalui konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA).

Tujuan: Meningkatkan kapasitas kader Posyandu Al-Kausar dan Al-Fitrah dalam konseling PMBA berbasis pangan lokal serta pemahaman ibu balita.

Metode: Pendekatan edukatif-partisipatif mencakup pelatihan, studi kasus, simulasi, demonstrasi pengolahan makanan pendamping ASI (MP-ASI), praktik konseling, dan pendampingan pada 10 kader dan 20 ibu balita. Evaluasi deskriptif menggunakan pretest-posttest pengetahuan dan observasi keterampilan.

Hasil: Rerata pengetahuan kader meningkat dari 11,30 menjadi 14,20 dari maksimum 15; tujuh meningkat dan tiga tetap. Empat kader menjawab benar mengenai pemilihan saran prioritas pada posttest. Rerata pengetahuan ibu meningkat dari 9,10 menjadi 9,55 dari maksimum 10; empat meningkat dan 16 tetap, tanpa penurunan skor total. Sebanyak 13 ibu mencapai skor maksimum sejak pretest. Observasi 20 sesi konseling menunjukkan rerata skor keterampilan 23,30 dengan rentang 22–25.

Simpulan: Kegiatan diikuti kenaikan rerata pengetahuan kelompok dan terlaksananya praktik konseling. Penguatan perlu difokuskan pada pemilihan saran prioritas oleh kader dan materi MP-ASI yang belum dikuasai ibu. Observasi menggambarkan keterampilan saat penilaian dan tidak membuktikan peningkatan keterampilan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Asrar, M., Ristanti, E. Y., & Marsaoly, M. (2023). Potong Pele Stunting melalui pelatihan kader tentang Pemberian Makan Bayi dan Anak (PMBA) berbasis pangan lokal. PengabdianMu: Jurnal Ilmiah Pengabdian kepada Masyarakat, 8(4), 600–605. https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i4.4753 DOI: https://doi.org/10.33084/pengabdianmu.v8i4.4753

Atmadja, T. F. A.-G., Yulmiftiyanto, L., Saputra, K. A., & A’yunin, N. A. Q. (2023). Pemberdayaan kader posyandu melalui edukasi dan pelatihan praktik Pemberian Makanan Bayi dan Anak (PMBA) sebagai upaya pencegahan stunting di wilayah kerja Puskesmas Kahuripan. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(3). https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.16856 DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i3.16856

Bertalina, B., Novika, J., & Wahyuni, E. S. (2025). Peningkatan kompetensi kader posyandu dalam konseling Pemberian Makan Bayi dan Anak untuk mencegah stunting. Community Development Journal: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 6(1), 544–549. https://doi.org/10.31004/cdj.v6i1.40932 DOI: https://doi.org/10.31004/cdj.v6i1.40932

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Hasil utama Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan.

World Health Organization. (2023). WHO guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age. https://www.who.int/publications/i/item/9789240081864

World Health Organization & United Nations Children’s Fund. (2023). Nurturing young children through responsive feeding: Thematic brief. https://www.who.int/publications/i/item/9789240070301

Unduhan

Diterbitkan

01-11-2026

Cara Mengutip

Nurhamidi, N., Abdurrachim, R., & Isnaniah, I. (2026). Pemberdayaan Kader Posyandu melalui Pelatihan Konseling PMBA Berbasis Pangan Lokal di Desa Sungai Kitano. Majalah Cendekia Mengabdi, 4(4), 313–318. https://doi.org/10.63004/mcm.v4i4.1819

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama