Pengaruh Tekhnik Deep Breathing Pada Ibu Bersalin Terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di PMB Hj A Kota Banjarmasin

Penulis

  • Istiqamah Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia
  • Dian Pratiwi Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia
  • Zulliati Program Studi Sarjana Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia
  • Ika Avrilina Haryono Program Studi Tiga Diploma Kebidanan, Fakultas Kesehatan, Universitas Sari Mulia

Kata Kunci:

deep breathing, nyeri persalinan, ibu bersalin, Kala I, Kala 1 Fase Aktif

Abstrak

Pendahuluan: Nyeri persalinan merupakan proses fisiologis yang dapat menimbulkan ketidaknyamanan ekstrem, memengaruhi kondisi fisik dan psikologis ibu bersalin. Nyeri yang berlebihan dapat meningkatkan stres dan gangguan hormonal yang berisiko terhadap kelancaran proses persalinan. Oleh karena itu, diperlukan intervensi non-farmakologis yang praktis dan efektif seperti teknik deep breathing, yang dapat menjadi solusi untuk mengurangi intensitas nyeri tanpa efek samping. Tujuan: Menganalisis pengaruh teknik deep breathing terhadap tingkat nyeri persalinan kala I fase aktif pada ibu bersalin di TPMB Hj. A Kota Banjarmasin. Metode: penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan quasi eksperimen pretest-posttest with control group design. Jumlah sampel sebanyak 12 orang ibu bersalin yang dibagi menjadi kelompok eksperimen dan kontrol masing-masing 6 orang. Data dianalisis menggunakan uji Paired Sample T-Test dan Independent Sample T-Test. Hasil:  Rata-rata skor nyeri sebelum intervensi pada kelompok eksperimen adalah 8,17 dan menurun menjadi 3,00 setelah intervensi. Pada kelompok kontrol, rata-rata skor nyeri sebelum intervensi adalah 8,17 dan menurun menjadi 7,50 tanpa intervensi. Uji paired t-test menunjukkan penurunan signifikan pada kelompok eksperimen (p = 0,000), sedangkan independent t-test menunjukkan perbedaan signifikan antara kedua kelompok (p = 0,000). Simpulan: Terdapat pengaruh yang signifikan antara Tingkat nyeri sebelum dan sesudah diberikan tekhnik deep breathing. Dengan cara memberikan dukungan emosional, seperti sentuhan lembut, kata-kata penyemangat, dan kehadiran yang menenangakan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Diniyati, L. S., & Septiani, Y. (2022). Efektivitas Slow Deep Breathing Relaxation Pada Ibu Bersalin Kala I Untuk Meringankan Nyeri Persalinan. Jurnal Ilmiah Penelitian Kebidanan Dan Kesehatan Reproduksi, 5(2), 22–31.

Fitri, L., Nova, S., & Nurbaya, R. (2019). Hubungan Teknik Nafas Dalam Terhadap Pengurangan Intensitas Nyeri Kala I Fase Aktif di Klinik Pratama Jambu Mawar. Jurnal Endurance, 4(2), 419. https://doi.org/10.22216/jen.v4i2.4122

Mutawarudin. (2022). Teknik Deep Breathing Untuk Mengatasi Kecemasan. Islamix Guidance and Counseling Journal, 02(02), 32–40. http://jurnal.iuqibogor.ac.id

Nurul, *, Mulyati, H., Mulyati, N. H., Afrina, R., Kamilah, S., & Penulis, K. (2024). Pengaruh Counterpressure Dan Tehnik Relaksasi Nafas Dalam Terhadap Nyeri Melahirkan Pada Ibu Bersalin Kala 1 Fase Aktif di Rumah Sakit Dr Hafiz Cianjur Tahun 2023. Jurnal Inovasi Pendidikan, 1(3), 26–41.

Safitri, J., Sunarsih, S., & Yuliasari, D. (2020). Terapi Relaksasi (Napas Dalam) dalam Mengurangi Nyeri Persalinan. Jurnal Dunia Kesmas, 9(3), 365–370. https://doi.org/10.33024/jdk.v9i3.3003

Widiyanto, A., Mowo Panuluh, S., Aditya Pradana, K., Syauqi Mubarok, A., Tri Atmojo, J., Syukma Putra, N., Ardia Pramest, R., & Putri Panatagama, S. (2021). Literatur Review : Efektivitas Teknik Relaksasi Nafas Dalam (Deep Breathing Relax) Pada Ibu Bersalin Kala I. Avicenna : Journal of Health Research, 4(2), 138–146. https://doi.org/10.36419/avicenna.v4i2.538

Diterbitkan

31-10-2025

Cara Mengutip

Istiqamah, I., Pratiwi, D., Zulliati, Z., & Haryono, I. A. (2025). Pengaruh Tekhnik Deep Breathing Pada Ibu Bersalin Terhadap Tingkat Nyeri Persalinan Kala I Fase Aktif di PMB Hj A Kota Banjarmasin. Health Research Journal of Indonesia, 4(1), 24–28. Diambil dari https://wpcpublisher.com/jurnal/index.php/HRJI/article/view/857

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama