Membangun Masyarakat Bijak Dalam Memilih dan Menggunakan Tanaman Herbal Melalui Edukasi Obat Tradisional di Kelurahan Surgi Mufti Kota Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.63004/mcm.v4i4.1947Kata Kunci:
edukasi, herbal, obat tradisional, masyarakat, tanaman obatAbstrak
Pemanfaatan tanaman herbal sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan masih banyak dilakukan masyarakat, termasuk untuk membantu mengatasi berbagai keluhan kesehatan dan penyakit kronis. Namun, penggunaan herbal perlu didukung pengetahuan mengenai manfaat, keterbatasan, keamanan, cara penggunaan, penyimpanan, dan potensi penggunaannya bersama obat kimia. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemilihan dan penggunaan tanaman herbal secara tepat, aman, dan rasional. Kegiatan dilaksanakan pada 10 September 2026 di Kelurahan Surgi Mufti RT.11 Kota Banjarmasin dengan melibatkan 11 peserta. Metode kegiatan berupa edukasi/Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) menggunakan ceramah interaktif, leaflet, diskusi, serta tanya jawab. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pretest dan posttest yang terdiri atas 16 pernyataan. Hasil menunjukkan rata-rata nilai pretest sebesar 65,3 dan meningkat menjadi 76,1 pada posttest, dengan selisih peningkatan 10,8 poin atau 16,5%. Edukasi memberikan peningkatan pemahaman peserta mengenai penggunaan obat tradisional, termasuk aspek keamanan dan penggunaan bersama obat kimia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi dengan media leaflet dapat menjadi salah satu pendekatan untuk meningkatkan pemahaman masyarakat mengenai penggunaan tanaman herbal secara bijak dan rasional.
Unduhan
Referensi
Anjani, B. L. P., Rahmawati, C., Adikusuma, W., Safwan, S., Hasanah, U., Gunawan, P. G. S., Nurbaety, B., Furqani, N., Nopitasari, B. L., Pradiningsih, A., & Hendriyani, I. (2023). Edukasi pemilihan dan penggunaan obat tradisional yang aman pada masyarakat di Dusun Gunung Komak Desa Setiling, Lombok Tengah. SELAPARANG: Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(4), 2787–2791. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i4.17830 DOI: https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i4.17830
Dewi, R. S., Aryani, F., & Hidayani, Y. (2021). Pengaruh pemberian leaflet terhadap pengetahuan masyarakat tentang obat tradisional. Jurnal Manajemen dan Pelayanan Farmasi, 11(2), 114–121. https://doi.org/10.22146/jmpf.60889 DOI: https://doi.org/10.22146/jmpf.60889
Firdausia, R. S., Andriani, Y., Annafi, A., & Prasetyaningsih, D. A. (2023). Edukasi penggunaan obat sintetis dan tradisional pada masyarakat Dusun Barongan, Sumberagung, Bantul. GEMAKES: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 3(2), 198–202. https://doi.org/10.36082/gemakes.v3i2.1205
Pamungkas, R. A., Handayani, E. W., & Widiastuti, T. C. (2024). Hubungan pengetahuan dan sikap masyarakat terhadap penggunaan obat tradisional sebagai alternatif pengobatan di Desa Mangli Kecamatan Kuwarasan Kabupaten Kebumen. Jurnal Farmasi Klinik dan Sains, 4(2), 8–18. DOI: https://doi.org/10.26753/jfks.v4i2.1444
Pradipta, I. S., Aprilio, K., Febriyanti, R. M., Ningsih, Y. F., Pratama, M. A. A., Indradi, R. B., Gatera, V. A., Alfian, S. D., Iskandarsyah, A., & Abdulah, R. (2023). Traditional medicine users in a treated chronic disease population: A cross-sectional study in Indonesia. BMC Complementary Medicine and Therapies, 23, 120. https://doi.org/10.1186/s12906-023-03947-4 DOI: https://doi.org/10.1186/s12906-023-04276-2
World Health Organization. (2025). Global traditional medicine strategy 2025–2034. World Health Organization. https://doi.org/10.1000/9789240113176
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Saftia Aryzki, Agnes chiristie, Nadya Gunawan, Ovita Dewi, Alya Ramadhani, Aulia Tazkiyah

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


