Formulasi Sediaan Gel Tabir Surya Dari Ekstrak Daun Mahkota Dewa (Phaleria macrocarpa) dan Penentuan Nilai SPF
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1277Kata Kunci:
daun mahkota dewa, gel tabir surya, SPF, Phaleria macrocarpaAbstrak
Daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.) mengandung senyawa bioaktif, seperti flavonoid dan senyawa fenolik, yang memiliki aktivitas antioksidan tinggi serta kemampuan menyerap radiasi sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan ekstrak etanol daun mahkota dewa dalam bentuk gel tabir surya serta mengevaluasi karakteristik fisik dan nilai Sun Protection Factor (SPF) sediaan. Ekstrak diperoleh dengan metode maserasi menggunakan etanol 96% dan diformulasikan dalam empat formula, yaitu F0, F1 (1%), F2 (3%), dan F3 (5%). Evaluasi meliputi uji organoleptis, homogenitas, pH, daya sebar, viskositas, dan nilai SPF menggunakan spektrofotometer UV-Vis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak memiliki rendemen sebesar 20,69% serta mengandung flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin. Seluruh formula memenuhi persyaratan mutu fisik dengan bentuk semi solid, homogen, nilai pH 4,9–5,6, daya sebar 5,55–5,98 cm dan viskositas 30.912 – 44.766 cPs. Nilai SPF meningkat seiring bertambahnya konsentrasi ekstrak, dengan nilai tertinggi pada formula F3 sebesar 3,02 ± 0,16. Disimpulkan bahwa ekstrak etanol daun mahkota dewa berpotensi dikembangkan sebagai bahan aktif tabir surya alami dalam sediaan gel, meskipun masih diperlukan optimasi formulasi untuk meningkatkan efektivitas perlindungan terhadap radiasi ultraviolet.
Unduhan
Referensi
Karim Zulkarnain, A., & Lestari, A. N. (2023). Stabilitas fisik sediaan lotion O/W dan W/O ekstrak buah mahkota dewa sebagai tabir surya dan uji iritasi primer pada kelinci. Traditional Medicine Journal, 18(3), 141–150.
Faizin, M. A. (2024). Sun protection factor (SPF) value and physical properties of purified gambier gel preparation. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 10(1), 52–60. https://doi.org/10.31603/pharmacy.v10i1.10208
Fadlilaturrahmah, F., Ramadhani, R., Normaidah, N., Rahmah, A., Hadiastuti, A. D., & Khairunnisa, A. (2024). Uji skrining fitokimia dan aktivitas tabir surya ekstrak etanol daun bangkal (Nauclea subdita (Korth.) Steud.). Jurnal Sains dan Kesehatan, 5(5), 701–707. https://doi.org/10.30872/jsk.v5i5.581
Ghazi, S. (2022). Do the polyphenolic compounds from natural products can protect the skin from ultraviolet rays? Results in Chemistry, 4, 100428. https://doi.org/10.1016/j.rechem.2022.100428
Herlina, H., Sirumapea, L., Hilma, H., & Salsabela, Y. A. (2022). Potential antioxidant activity of dry and fresh ethanol extract of mahkota dewa leaves (Phaleria macrocarpa). Jurnal Indah Sains dan Klinis, 3(2), 12–17. https://doi.org/10.52622/jisk.v3i2.68
Hindun, S., Rantika, N., Hanifa, H. L., Fahrudin, D., & Sujana, D. (2022). Formulasi sediaan gel ekstrak etanol dan fraksi kulit jeruk manis (Citrus × aurantium L.) sebagai tabir surya dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(2), 315–326.
Kartika, M., Rahmah, P., & Maulana, R. (2025). Formulasi gel tabir surya dari ekstrak daun teh hijau (Camellia sinensis) serta uji aktivitas UV-A protection factor secara in vitro. 4(1), 53.
Kurniawansyah, I. S., Rusdiana, T., Sopyan, I., Farisa, I., & Arya, D. (2023). Comparative study of in situ gel formulation based on the physico-chemical aspect: Systematic review. Gels, 9(8), 645. https://doi.org/10.3390/gels9080645
Lady, D., Handoyo, Y., & Pranoto, M. E. (2020). Pengaruh variasi suhu pengeringan terhadap pembuatan simplisia daun mimba (Azadirachta indica). 1(2), 45–54.
Laspin, S., & Audia, D. (2019). Formulasi dan uji stabilitas fisik gel ekstrak etil asetat daun sirih hijau (Piper betle L.) menggunakan variasi basis gel. Journal Pharmacy and Sciences, 40–53.
Putri, D., Wirasutisna, K. R., Mariani, R., & Wibowo, D. P. (2023). Literature review ethnopharmacognosy, chemical content and pharmacological activity of mahkota dewa plant (Phaleria macrocarpa (Scheff.) Boerl.). Jurnal Kolaboratif Sains, 6(12), 1660–1668. https://doi.org/10.56338/jks.v6i12.4458
Rezeki, S., Endah, N., & Suhardiana, E. (2020). Evaluasi formulasi tabir surya alami sediaan gel lidah buaya (Aloe vera) dan rumput laut merah (Eucheuma cottonii). Jurnal Ilmiah Farmasi Indonesia, 3(1). https://doi.org/10.36387/jifi.v3i1.455
Rina, A., Eff, Y., Rahayu, S. T., Saraswati, H., & Mun’im, A. (2019). Formulation and evaluation of sunscreen gels containing mangiferin isolated from Phaleria macrocarpa fruits. International Journal of Pharmaceutical Investigation, 9(3), 141–145. https://doi.org/10.5330/ijpi.2019.3.26
Sabiti, F. B., & Perwitasari, Y. I. (2024). Formulasi dan evaluasi fisik sediaan gel daun pegagan (Centella asiatica) sebagai anti jerawat. Jurnal Farmasi & Sains Indonesia, 7(1), 128–133. https://doi.org/10.52216/jfsi.vol7no1p128-133
Safitri, I., Nuria, M. C., & Puspitasari, A. D. (2018). Perbandingan kadar flavonoid dan fenolik total ekstrak metanol daun beluntas (Pluchea indica L.) pada berbagai metode ekstraksi. Jurnal Inovasi Teknik Kimia, 3(1). https://doi.org/10.31942/inteka.v3i1.2123
Sinaga, N. N., Zebua, O. E., Maharani, P., Mendrofa, P., Silaen, S. B., Marbun, E. D., & Suryani, M. (2025). Uji parameter spesifik dan non spesifik pada daun mahkota dewa (Phaleria macrocarpa). Jurnal Intelek Insan Cendikia, 2, 13420–13432.
Suhartinah, S. (2022). Pengaruh variasi konsentrasi Carbopol 940 terhadap formulasi dan aktivitas sediaan gel tabir surya ekstrak etanol daun kemangi (Ocimum basilicum L.). Intan Husada: Jurnal Ilmiah Keperawatan, 10(2), 94–107. https://doi.org/10.52236/ih.v10i2.244
Yi, S., Vicit, N., Eh, R., Lai, S., & Gew, T. (2022). Plant polyphenols as green sunscreen ingredients: A systematic review. Journal of Cosmetic Dermatology, 21(11), 5409–5444. https://doi.org/10.1111/jocd.15170
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

