Uji Efektivitas Antiinflamasi Gel Ekstrak Etanol 70% Kulit Buah Jeruk Gerga Lebong Pada Mencit
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1135Kata Kunci:
Antiinflamasi, Kulit buah jeruk Gerga Lebong, Edema, KaragenanAbstrak
Inflamasi merupakan proses normal tubuh terhadap rangsangan yang dapat menyebabkan kerusakan jaringan, ditandai dengan kemerahan, nyeri, rasa panas, pembengkakan, dan gangguan fungsi. Kulit buah jeruk Gerga Lebong mengandung flavonoid, alkaloid, saponin dan tanin yang memiliki potensi antiinflamasi. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui khasiat antiinflamasi gel ekstrak etanol 70% dari kulit buah jeruk Gerga Lebong. Penelitian ini merupakan studi eksperimental yang menggunakan 30 mencit yang dibagi menjadi 5 kelompok: kontrol negatif, kontrol positif, Formula 1 (5%), Formula 2 (15%), dan Formula 3 (25%). Mencit-mencit tersebut dipuasakan 18 jam, kemudian diinduksi dengan karagenan dan edema diukur menggunakan plethysmometer. Hasil penelitian menunjukkan bahwa gel ekstrak etanol 70% yang diekstrasi dari kulit buah jeruk Gerga Lebong memiliki aktivitas antiinflamasi terhadap edema mencit. Uji ANOVA menunjukkan nilai signifikansi sebesar 0,000 (p < 0,05), yang mengindikasikan adanya perbedaan yang signifikan secara statistik antar kelompok perlakuan. F1 (5%) menunjukkan efektivitas antiinflamasi terbaik dibandingkan dengan F2 (15%) dan F3 (25%), karena menghasilkan persentase rata-rata penghambatan edema tertinggi. F2 dan F3 kurang optimal karena formulasi terlalu encer, sehingga tidak dapat membentuk gel dengan baik. Berdasarkan hasil penelitian, dapat disimpulkan bahwa gel ekstrak etanol 70% kulit buah jeruk Gerga Lebong memiliki khasiat antiinflamasi, dengan konsentrasi optimal ditemukan pada F1 (5%).
Unduhan
Referensi
Dermiati. T., Kamal. A., Tibe. F., Anggi. V. 2018. Uji Antiinflamasi ekstrak etanol kulit batang Ceremai (Phyllanthus acidus L.Skell) Terhadap edema kaki Tikus. Farmakologika Jurnal Farmasi, XV(1), 2559–1558.
Dewi. T.R.S., Wahyuni. S. 2018. Uji Efek Antiinflamasi Rebusan Daun Jamblang (Syzygium cumini) Pada Mencit (Mus musculus). (Vol. 1).
Fauziah. D.W., Mahrunisa., Kipli. D.F. 2019. Skrining fitokimia dan penetapan kandungan senyawa flavonid ekstrak etanol kulit buah jeruk Gerga Lebong dengan metode spektrofotometri uv-vis. Jurnal Ilmmiah Farmacy, 6(2), 2615–8566.
Febrina. D., Hindritiani. R., Ruchiatan. K. 2018. Laporan Kasus: Efek Samping Kortikosteroid Topikal Jangka Lama pada Wajah. 8(2).
Nindia, L., Muhaimin, & Elisma. (2021). Aktivitas antiinflamasi resin jernang (Daemonorops draco (Willd.)) pada mencit putih. Indonesian Journal of Pharma Science, 3(2), 81–90.
Priani. S. E., Fakih. T. M. 2021. Studi intraksi molekuler senyawa Hesperidin dan Nobiletin kulit buah jeruk terhadap enzim Tyrosinase secara In Silico. Jurnal Ilmiah Farmasyifa, 4(1), 17–24. https://pubchem.ncbi.nlm.nih.gov
Purba. N., Harianja. B.A., Akbar. K., Harefa. K., 2022. Uji Aktivitas Anntiinflamasi ekstrak etanol daun jeruk Nipis (Citrus aurantifolia) pada mencit jantan (Mus musculus) yang diinduksi Karagenan Tahun 2022. Jurnal Farmasimed (JFM), 5(1), 14–21. https://doi.org/10.35451/jfm.v5i1.1233
Putri. W. E., Anindhita. M.A. 2022. Optimasi formula gel ekstrak etanol buah kapulaga dengan kombinasi gelling agent HPMC dan Natrium Alginat menggunakan simplex lattice design. Jurnal Ilmiah Farmasi (Scientific Journal of Pharmacy) Special Edition, 2022, 107–120. http://journal.uii.ac.id/index.php/JIF
Rizaldi. G., Wahyunita. S. W., Rahmiati. N., Kurniawan, G. 2024. Uji Efektivitas Sediaan Emulgel Ekstrak Etanol 70% Daun Murbei (Morus alba L.) Sebagai Antiinflamasi. Bioscientist : Jurnal Ilmiah Biologi, 12(2), 2215. https://doi.org/10.33394/bioscientist.v12i2.13744
Rusli. D., Amelia, K., Sari. S.G.S. 2021. VI(1). Formulasi dan Evaluasi Sediaan Gel Ekstrak Daun Kelor (Moringa oleifera Lam.) Dengan Variasi NaCMC Sebagai Basis. Jurnal Ilmiah Bakti Farmasi, 6, 7–1
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

