Hubungan Pengetahuan dengan Peran Kader Kesehatan dalam Mendukung Kesehatan Mental Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Gangguan Psikologis Masa Nifas

Authors

  • Putri Yuliantie a:1:{s:5:"id_ID";s:22:"Universitas Sari Mulia";}
  • Frani Mariana Universitas Sari Mulia
  • Amelia Kartika Universitas Sari Mulia
  • Salwa Auliya Shafa Marwa Universitas Sari Mulia
  • Noor Arimby Universitas Sari Mulia
  • Aurelya Zhira Ananta Natalya Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1459

Keywords:

kader kesehatan, kesehatan mental, ibu hamil, pengetahuan, peran kader

Abstract

Latar Belakang: Gangguan kesehatan mental selama kehamilan berpotensi meningkatkan risiko masalah psikologis hingga masa nifas. Kader kesehatan memiliki peran strategis dalam memberikan edukasi, deteksi dini, dan pendampingan kepada ibu hamil, namun efektivitas peran tersebut dipengaruhi oleh tingkat pengetahuan yang dimiliki. Tujuan: Menganalisis hubungan pengetahuan dengan peran kader kesehatan dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil sebagai upaya pencegahan gangguan psikologis pada masa nifas di wilayah kerja Puskesmas Sungai Jingah. Metode: Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif analitik dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 15 kader kesehatan yang dipilih menggunakan teknik total sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner pengetahuan dan peran kader, kemudian dianalisis secara univariat dan bivariat menggunakan Fisher's Exact Test dengan tingkat kemaknaan 95%. Hasil: Sebagian besar kader memiliki pengetahuan baik (80,0%) dan peran positif (86,7%). Analisis bivariat menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara pengetahuan kader dengan peran kader dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil (p = 0,029). Simpulan: Pengetahuan kader berhubungan dengan peran kader dalam mendukung kesehatan mental ibu hamil. Penguatan kapasitas kader melalui pelatihan kesehatan mental maternal perlu dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan deteksi dini, edukasi, dan pendampingan sebagai upaya pencegahan gangguan psikologis hingga masa nifas.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anisa, F. N., Hasanah, S. N., & Yuliantie, P. (2025). Kejadian depresi post partum blues dengan algoritma Naive Bayes. Midwifery and Complementary Care, 4(1), 75–81. https://doi.org/10.33859/mcc.v4i1.1012

Bedaso, A., Adams, J., Peng, W., & Sibbritt, D. (2021). The relationship between social support and mental health problems during pregnancy: A systematic review and meta-analysis. Reproductive Health, 18(1), 162. https://doi.org/10.1186/s12978-021-01209-5

Green, L. W., & Kreuter, M. W. (2005). Health program planning: An educational and ecological approach (4th ed.). McGraw-Hill.

Howard, L. M., & Khalifeh, H. (2020). Perinatal mental health: A review of progress and challenges. World Psychiatry, 19(3), 313–327. https://doi.org/10.1002/wps.20769

Karenina, Z. D., Yuliantie, P., Ningrum, N. W., & Anisa, F. N. (2025). Deteksi dini depresi postpartum pada ibu nifas di wilayah kerja Puskesmas Pekauman. Bunda Edu-Midwifery Journal, 8(1), 276–283.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022). Pedoman pelayanan kesehatan jiwa di fasilitas pelayanan kesehatan primer. Kementerian Kesehatan RI.

Nainggolan, T. B., Widiastuti, D., Yuliantie, P., & Friscila, I. (2024). Optimalisasi peran kader untuk penemuan ibu hamil dengan kurang energi kronis (KEK). Prosiding Seminar Nasional Masyarakat Tangguh, 3(1), 415–421.

Rahman, M. A., Rahman, M. M., & Hasan, M. (2023). Community health worker interventions for improving maternal health outcomes: A systematic review. BMC Pregnancy and Childbirth, 23, 645. https://doi.org/10.1186/s12884-023-05982-8

Shidhaye, R., Baron, E., Murhar, V., Rathod, S., Khan, A., Singh, A., & Patel, V. (2019). Community health workers for delivery of psychological interventions in low- and middle-income countries: A systematic review. Harvard Review of Psychiatry, 27(3), 145–158. https://doi.org/10.1097/HRP.0000000000000210

Wati, M., Anisa, F. N., & Yuliantie, P. (2025). Gambaran pengetahuan ibu nifas tentang baby blues syndrome terhadap perawatan bayi di Puskesmas Pekauman Banjarmasin. Bunda Edu-Midwifery Journal, 8(1), 415–422.

World Health Organization. (2022). Guide for integration of perinatal mental health in maternal and child health services. World Health Organization. https://www.who.int/publications/i/item/9789240057142

World Health Organization. (2023). Maternal mental health.

Wulandari, R., Sari, D. P., & Fitriani, Y. (2023). Pemberdayaan kader kesehatan dalam deteksi dini kesehatan mental ibu hamil di masyarakat. Jurnal Kebidanan Indonesia, 14(2), 98–106.

Published

2026-06-30

How to Cite

Yuliantie, P., Mariana, F. ., Kartika, A. ., Marwa, S. A. S. ., Arimby, N. ., & Natalya, A. Z. A. . (2026). Hubungan Pengetahuan dengan Peran Kader Kesehatan dalam Mendukung Kesehatan Mental Ibu Hamil sebagai Upaya Pencegahan Gangguan Psikologis Masa Nifas. Health Research Journal of Indonesia, 4(5), 1545–1551. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1459

Most read articles by the same author(s)