Hubungan Toxic Relationship Dengan Resiko Kekerasan Psikologis Pada Remaja Di SMK Budi Karya Natar Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1329Keywords:
toxic relationship, kekerasan psikologis, hubungan interpersonalAbstract
Pendahuluan: Toxic relationship menjadi perhatian di kalangan remaja karena sering melibatkan pola hubungan yang tidak sehat dan dapat memicu terjadinya kekerasan psikologis. Kondisi ini berpotensi memberikan dampak serius terhadap kesehatan mental remaja. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara toxic relationship dengan risiko kekerasan psikologis pada remaja di SMK Budi Karya Natar tahun 2026. Metode: Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan desain cross-sectional. Sebanyak 155 responden dipilih melalui teknik random sampling. Data dikumpulkan menggunakan kuesioner dan dianalisis secara univariat serta bivariat menggunakan uji Spearman Rank (rho). Hasil: Sebagian besar responden berada pada kategori toxic relationship sedang (71,0%) dan mengalami kekerasan psikologis tingkat sedang (60,6%). Hasil analisis menunjukkan adanya hubungan yang signifikan antara toxic relationship dengan kekerasan psikologis (p-value < 0,001; p < 0,05). Kesimpulan: Terdapat hubungan yang signifikan antara toxic relationship dengan risiko kekerasan psikologis pada remaja. Semakin tinggi tingkat toxic relationship, semakin besar risiko terjadinya kekerasan psikologis. Upaya pencegahan perlu dilakukan melalui edukasi hubungan sehat, penguatan pengelolaan emosi, serta dukungan keluarga dan sekolah.
Downloads
References
Abdul Rohman Al Atsari, & Ichsan. (2025). Dinamika Perkembangan Remaja: Menelusuri Jalan Perkembangan Diri, Kemandirian, dan Aspek Psikososial. Jurnal Ilmiah Nusantara (JINU), 2(2), 228.
Dini Chairunnisa, Audya Nursyifa Febrianti, Nadia Maghvira Ramadhan, Alkaf, N., & Khairunnisa, N. (2025). Toxic Relationship In Gen Z: Systematic Literature Review. Psikologi Konseling, 18(1), 44–56. https://doi.org/10.24114/psikologikonseling.v18i1.66950
Girsang, C., & Astuti, K. (2024). Toxic Relationship pada Remaja yang Berpacaran. Peran Psikologi Dalam Pemberdayaan Masyarakat Untuk Meningkatkan Kesejahteraan Masyarakat Indonesia, 178–188. https://ejurnal.mercubuana-yogya.ac.id/index.php/SEMNAPSI/article/view/4133
Khalisah, R., & Komalasari, S. (2025). Analisis Faktor Penyebab Toxic Relationship. 14(01), 94–101.
Maharani, K. D., & Kalifa, A. D. (2024). Pengaruh Toxic Relathionship Pada Remaja Di Indonesia. Gudang Jurnal Multidisiplin Ilmu, 2(1), 386–390. https://share.google/21js3SvDksgtdVLyE
Marssel Michael Sengkey, Nova Lisye Sinaulan, Airin Jesica Sondakh, Aristanthya Inria, & Schwarz Jitro Miclaren Tamboto. (2025). Dampak Toxic Relationship Pada Kesehatan Mental Dan Fisik Mahasiswa di Universitas Negeri Manado. Jurnal Pengabdian Masyarakat Dan Riset Pendidikan, 4(1), 2418–2424. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1228
Putra, D. A., & Purbaning, P. H. (2023). Fenomena Toxic Relationship dalam Berpacaran. Solution : Journal of Counseling and Personal Development, 5(1), 54–62. https://doi.org/10.24071/sol.v5i1.6971
Qonitah, A., Salsabilla, S. A., Marpaung, P., Mulyana, D. A., & Safitri, M. D. D. (2024). Kekerasan dalam hubungan pacaran: Studi fenomenologi pengalaman individu dalam toxic relationship. Comdent: Communication Student Journal, 1(2), 436–451. https://doi.org/10.24198/comdent.v1i2.51703
Rifayanti, R., Sofia, L., Purba, T. D. U., Amanda, S. P., & Merary, S. (2022). Phenomenological Studies: Adolescent Toxic Relationships. European Journal of Humanities and Social Sciences, 2(6), 23–29. https://doi.org/10.24018/ejsocial.2022.2.6.337
Savitri, A. (2021). A Handbook for Toxic Relationship. Yogyakarta: Penerbit Brilliant. ISBN 978-602-5861-81-9.
Tampubolon, V. M., Siahaan, E. M. R., & Pasaribu, R. P. (2025). Toxic Relationship: Its Effect on Mental Health in Adolescent Girls. Psikoborneo: Jurnal Ilmiah Psikologi, 13(1), 41. https://doi.org/10.30872/psikoborneo.v13i1.16138
Tasya Alifia Izzani, Selva Octaria, & Linda Linda. (2024). Perkembangan Masa Remaja. JISPENDIORA Jurnal Ilmu Sosial Pendidikan Dan Humaniora, 3(2), 259–273. https://doi.org/10.56910/jispendiora.v3i2.1578
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

