Gambaran Konsumsi Makanan Tidak Sehat Pada Remaja Di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung Tahun 2025

Penulis

  • Adi Sutiyoko Universitas Malahayati
  • Aryanti Wardiyah Universitas Malahayati
  • Riska Wandini Universitas Malahayati

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1140

Kata Kunci:

Konsumsi Makanan Tidak Sehat, Remaja, Asrama, Mahasiswa

Abstrak

Pendahuluan: Masa remaja merupakan fase transisi yang rentan terhadap perubahan perilaku gaya hidup, terutama pola konsumsi makanan. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh fenomena peningkatan konsumsi makanan cepat saji dan minuman tinggi gula di kalangan remaja yang berdampak pada risiko penyakit tidak menular. Data pra-survei di Asrama Green Dormitory menunjukkan prevalensi konsumsi ayam goreng olahan sebesar 86,7%, kentang goreng 63,3%, mi instan 56,7%, serta minuman manis kemasan mencapai 70%. Tujuan: Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui gambaran konsumsi makanan tidak sehat pada remaja di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung tahun 2025, meliputi indikator jenis, frekuensi, dan kategori tingkat konsumsi. Metode: Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif deskriptif dengan pendekatan cross-sectional terhadap 214 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Data dikumpulkan melalui instrumen kuesioner frekuensi makanan (Food Frequency Questionnaire) yang divalidasi untuk mengukur empat indikator utama: konsumsi makanan ultra-olahan, minuman tinggi gula, daging olahan, serta makanan tinggi lemak dan lemak jenuh. Hasil: Hasil analisa statistik deskriptif menunjukkan bahwa konsumsi makanan tidak sehat didominasi oleh makanan ultra-olahan dengan nilai rata-rata tertinggi (mean=9,94), diikuti daging olahan (mean=9,57), dan minuman tinggi gula (mean=9,38). Secara keseluruhan, mayoritas responden berada pada kategori konsumsi sedang sebanyak 92 orang (43,0%), diikuti kategori tinggi sebanyak 80 orang (37,4%), dan kategori rendah sebanyak 42 orang (19,6%). Kesimpulan: Kesimpulan dari penelitian ini adalah sebagian besar remaja di asrama memiliki ketergantungan yang signifikan pada makanan praktis dengan densitas energi tinggi namun sangat rendah nutrisi esensial. Hal ini mengindikasikan bahwa lingkungan asrama berisiko menjadi lingkungan obesogenik. Implikasi penelitian ini menekankan pentingnya intervensi berupa edukasi gizi secara masif dan kebijakan penyediaan akses makanan sehat di lingkungan asrama guna meminimalisir risiko akumulasi penyakit tidak menular bagi mahasiswa di masa depan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Andriani, N. (2018). Perilaku konsumsi makanan cepat saji pada remaja dan dampaknya bagi kesehatan. Ikesma, 14(2), 144–153. https://doi.org/10.19184/ikesma.v14i2.10459

Aulia, C. (2023). Gambaran pengetahuan, sikap, dan praktik gizi seimbang pada remaja putri di Asrama Mahasiswa Baitussodiq Rajabasa Bandar Lampung Tahun 2023 [Skripsi tidak dipublikasikan].

Gita, L., Tinambunan, K., Pella, J. A., Manurung, J. G., Kartika, L., & Nugroho, D. Y. (2020). Hubungan kebiasaan makan dengan status gizi remaja di asrama. Jurnal Persatuan Perawat Indonesia, 5(1).

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Pengaruh makanan cepat saji terhadap kesehatan remaja. https://keslan.kemkes.go.id/view_artikel/2182/pengaruh-makanan-cepat-saji-terhadap-kesehatan-remaja

Nisak, S. K., Azzahra, A. I., Male, E. Y., Kiting, F., & Margaretha, L. (2025). Pengaruh konsumsi makanan instan pada status gizi remaja: Systematic review. Jurnal Sistematik Review, 15(2).

Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan (Edisi revisi). Rineka Cipta.

Permatasari, A. (2024). Dampak makanan cepat saji bagi kesehatan tubuh pada kalangan remaja. Ventilator, 2(2).

Sarwar, S., Hill, J. L., Yaroch, A. L., Nelson, J. M., Espy, K. A., & Nelson, T. D. (2024). Associations between adolescent food environments and dietary intake. Journal of Nutrition Education and Behavior, 56(12). https://doi.org/10.1016/j.jneb.2024.09.001

Tesalonika, R. M. P., Bakti, A., Nasution, E., & Bukit, D. S. (2025). Hubungan sikap dan gaya hidup konsumsi junk food dengan kejadian overweight di SMA Kristen Immanuel Medan. Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 4(1), 980–989. https://doi.org/10.31004/jerkin.v4i1.1688

Viswanath, K., Glanz, K., & Rimer, B. K. (2015). Health behavior: Theory, research, and practice (5th ed.). Jossey-Bass.

World Health Organization. (n.d.). Unhealthy diet. https://www.emro.who.int/noncommunicable-diseases/causes/unhealthy-diets.html

Unduhan

Diterbitkan

01-06-2026

Cara Mengutip

Sutiyoko, A., Wardiyah, A. ., & Wandini, R. . (2026). Gambaran Konsumsi Makanan Tidak Sehat Pada Remaja Di Asrama Green Dormitory Universitas Malahayati Bandar Lampung Tahun 2025. Health Research Journal of Indonesia, 4(5), 533–538. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1140