Optimalisasi Kemampuan Kognitif Pada Lansia Melalui Permainan Dakon Di Wisma Dahlia Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru
Isi Artikel Utama
Abstrak
Lansia sering mengalami penurunan fungsi kognitif, yang memengaruhi kemampuan berpikir, mengingat, dan menyelesaikan masalah. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan fungsi kognitif pada lansia melalui terapi modalitas berbasis permainan dakon, yang dilakukan di Wisma Dahlia Panti Sosial Tresna Werdha Budi Sejahtera Banjarbaru. Metode yang digunakan meliputi pemberian informasi, pelaksanaan terapi bermain dakon tiga kali seminggu selama dua minggu, serta evaluasi menggunakan instrumen MMSE dan SPMSQ. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan pada fungsi kognitif lansia. Pada pre-test, hanya 14,3% lansia yang memiliki skor MMSE baik, sementara pada post-test meningkat menjadi 100%. Peningkatan serupa juga terlihat pada SPMSQ, di mana lansia dengan fungsi kognitif utuh meningkat dari 14,3% menjadi 85,7%. Hal ini menunjukkan bahwa permainan dakon efektif sebagai terapi modalitas untuk meningkatkan fungsi kognitif lansia. Dengan demikian, terapi ini dapat menjadi aktivitas rutin untuk lansia di panti sosial.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Oktaviani, S. D. (2022). Pengaruh Terapi Bermain Dakon Terhadap Status Kognitif Lansia Hipertensi di Puskesmas Sumbang 1. Jurnal Skolastik Keperawatan, 8(2), 167-175.
Pragholapati, A., Ardiana, F., & Nurlianawati, L. (2021). Gambaran Fungsi Kognitif pada Lanjut Usia (Lansia). Jurnal Mutiara Ners, 4(1), 14-23
Putri, D. E. (2021). Hubungan fungsi kognitif dengan kualitas hidup lansia. Jurnal Inovasi Penelitian, 2(4), 1147-1152