Formulasi Gel Tabir Surya Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia Catappa L.) Terpurifikasi Dan Penentuan Nilai SPF

Penulis

  • Rike Pefsika Universitas Bengkulu
  • Tri Danang Kurniawan Dosen d3 Farmasi, Fakultas FMIPA, Universitas Bengkulu, indonesia
  • Dessy Triana Universitas Bengkulu
  • Rose Intan Perma Sari Universitas Bengkulu
  • Oky Hermansyah Universitas Bengkulu

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1225

Kata Kunci:

Terminalia catappa L, gel tabir surya, SPF, flavonoid, ekstrak terpurifikasi

Abstrak

Paparan sinar ultraviolet (UV) yang berlebihan dapat menyebabkan kerusakan kulit, sehingga perlu dikembangkan produk tabir surya yang berbahan alami. Daun ketapang (Terminalia catappa L.) mengandung flavonoid dan senyawa fenolik yang berpotensi sebagai fotoprotektor alami terhadap radiasi sinar UV. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan gel tabir surya dari ekstrak daun ketapang terpurifikasi serta mengevaluasi sifat fisik sediaan serta nilai Sun Protection Factor (SPF) secara in vitro. Ekstraksi dilakukan dengan maserasi menggunakan etanol 96%, kemudian dilanjutkan dengan fraksinasi menggunakan n-heksana dan etil asetat. Fraksi etil asetat diformulasikan menjadi gel dengan variasi konsentrasi ekstrak F0, F1 (0,01%), F2 (0,02%), dan F3 (0,03%). Evaluasi sediaan meliputi uji organoleptik, uji homogenitas, uji pH, uji daya sebar, uji daya lekat, uji viskositas, dan penentuan nilai SPF menggunakan spektrofotometri UV-Vis. Hasil skrining fitokimia menunjukkan adanya flavonoid, alkaloid, saponin, dan tanin dalam ekstrak terpurifikasi. Seluruh formula menunjukkan karakteristik fisik yang baik dengan pH 4,83–6,90, daya sebar 5,65–6,12 cm, daya lekat 5,29–8,52 detik, dan viskositas 28.779–44.571 cPs. Nilai SPF meningkat seiring dengan peningkatan konsentrasi ekstrak, dengan nilai tertinggi pada formula F3 sebesar 2,258 ± 0,638. Berdasarkan hasil penelitian, ekstrak daun ketapang terpurifikasi menunjukkan aktivitas fotoprotektif dalam bentuk gel, namun efektivitasnya masih terbatas sehingga diperlukan optimasi formulasi untuk meningkatkan nilai SPF.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Alara, O. R., Abdurahman, N. H., & Olalere, O. A. (2018). Ethanolic extraction of bioactive compounds from Vernonia amygdalina leaf using response surface methodology as an optimization tool. Journal of Food Measurement and Characterization, 12(2), 1107–1122. https://doi.org/10.1007/s11694-018-9726-3

Anggraeni, W., Al-Hakim, N. A., & Maharani, N. I. (2025). Evaluation of sunflower seed oil emulgel with Carbopol 940: Physical properties and moisturizing effectiveness. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education. https://doi.org/10.37311/ijpe.v5i1.29584

Ariani, L. W., & Suharsanti, R. (2018). Sifat fisik dan indeks iritasi sediaan shooting gel kombinasi lidah buaya dan buah rambutan. Jurnal Farmasi dan Sains Indonesia, 1(1), 77–82.

Azizy Gladyola, M. (2023). Kadar vitamin D serum dan suplementasi vitamin D terhadap prognosis kanker kulit pada pasien yang menjalani terapi: Telaah sistematik [Skripsi sarjana, Universitas Gadjah Mada].

Faizin, M. A., & Purwanto, P. (2024). Sun protection factor (SPF) value and physical properties of purified gambier gel preparation. Jurnal Farmasi Sains dan Praktis, 10(1), 52–60. https://doi.org/10.31603/pharmacy.v10i1.10208

Fensynthia, G. (2024). 3 jenis sunscreen, ketahui kelebihan dan kekurangannya. Alodokter. Retrieved October 30, 2025, from https://www.alodokter.com/3-jenis-sunscreen-ketahui-kelebihan-dan-kekurangannya

Fitriana, K., Irwandi, I., & Muslihin, A. M. (2023). Formulasi dan uji karakteristik stabilitas fisik sediaan gel sunscreen ekstrak etanol buah merah (Pandanus conoideus). Jurnal Etnofarmasi, 1(1), 30–37. https://doi.org/10.36232/jurnalfarmasiunimuda.v1i01.1720

Garg, A., Aggarwal, D., Garg, S., & Singla, A. K. (2002). Spreading of semisolid formulations: An update. Pharmaceutical Technology North America, 26(9), 84–105.

Harborne, J. B. (1998). Phytochemical Methods: A Guide to Modern Techniques of Plant Analysis (3rd ed.). London: Chapman & Hall.

Hindun, S., Rantika, N., Hanifa, H. L., Fahrudin, D., & Sujana, D. (2022). Formulasi sediaan gel ekstrak etanol dan fraksi kulit jeruk manis (Citrus × aurantium L.) sebagai tabir surya dengan metode spektrofotometri UV-Vis. Medical Sains: Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 7(2), 315–326.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Farmakope Indonesia (Edisi VI). Kementerian Kesehatan RI.

Mailuhu, M., Runtuwene, M. R. J., & Koleangan, H. S. J. (2017). Aktivitas antioksidan ekstrak metanol dari daun soyogik (Saurauia bracteosa DC.). Jurnal Ilmiah Sains, 17(1), 68–74. https://doi.org/10.35799/jis.17.1.2017.15614

Martin, A. N. (2016). Martin’s physical pharmacy and pharmaceutical sciences: Physical chemical and biopharmaceutical principles in the pharmaceutical sciences (6th ed.). Lippincott Williams & Wilkins.

Ningsih, W., Septiarini, A. D., & Veranita, W. (2023). Penetapan kadar flavonoid dan uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) dengan metode ABTS. Jurnal Ilmiah Farmasi Indonesia (JIFIN), 1(1), 1–8. https://doi.org/10.33221/jifin.v1i01.2445

Nurlitasari, D. A., Magdalena, R., & Fu’adah, R. Y. N. (2022). Analisis performansi sistem klasifikasi kanker kulit menggunakan convolutional neural network. Journal of Electrical and System Control Engineering, 5(2), 91–99. https://doi.org/10.31289/jesce.v5i2.5691

Payapo, I. A., Zakir, M., & Soekamto, N. H. (2016). Sintesis nanopartikel perak menggunakan bioreduktor ekstrak daun ketapang (Terminalia catappa) dan potensinya sebagai tabir surya. Jurnal Kimia Mulawarman, 14(1), 1–17.

Siti, W., Ayu, G., & Saputri, R. (2024). Formulasi dan Uji Stabilitas Sediaan Gel Ekstrak Etanol Daun Asam Jawa ( Tamarindus indica L .) dengan Variasi Gelling Agent. 10(2), 508–518.

Wahidah, S. M. (2020). Uji aktivitas antioksidan ekstrak etanol daun ketapang (Terminalia catappa L.) menggunakan metode DPPH (1,1-difenil-2-pikrilhidrazil) [Skripsi sarjana, Universitas Islam Negeri Walisongo Semarang].

Widodo, A. R., Oktoba, Z., Rahmasari, S., Muzhaffar, M., Nafisah, A., & Adjeng, T. (2024). Review: Potensi tanaman herbal terhadap formulasi sunscreen pada sediaan krim dan nanopartikel sebagai upaya pencegahan kanker kulit. Sains Medisina, 2(4), 127–134.

Wikandita, K. A., Harjanti, R., & Nilawat, A. (2022). Pengaruh variasi konsentrasi trietanolamin terhadap aktivitas tabir surya lotion ekstrak kulit buah nanas (Ananas comosus (L.) Merr.). Media Farmasi Indonesia, 17(2). https://doi.org/10.53359/mfi.v17i2.208

Yanti, D., Nurhayati, N., Oktima, W., & Silvyana, A. E. (2022). Formulasi dan uji faktor pelindung surya sediaan gel. Jurnal Ayurveda Medistra, 4, 34–37.

Yusuf, A. L., Nugraha, D., Wahlanto, P., Indriastuti, M., Ismail, R., & Himah, F. A. (2022). Formulasi dan evaluasi sediaan gel ekstrak buah pare (Momordica charantia L.) dengan variasi konsentrasi Carbopol 940. Pharmacy Genius, 1(1), 50–61. https://doi.org/10.56359/pharmgen.v1i01.149

Unduhan

Diterbitkan

14-06-2026

Cara Mengutip

Pefsika, R., Kurniawan, T. D. ., Triana, D. ., Sari, R. I. P. ., & Hermansyah, O. . (2026). Formulasi Gel Tabir Surya Ekstrak Daun Ketapang (Terminalia Catappa L.) Terpurifikasi Dan Penentuan Nilai SPF . Health Research Journal of Indonesia, 4(5), 961–969. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1225

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama