Efektivitas Terapi Guide Imagery Relaxation Dan Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Cedera Kepala Ringan Di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung Tahun 2026
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1495Keywords:
Cedera Kepala Ringan, Skala Nyeri, Guide Imagery Relaxation, Slow Deep BreathingAbstract
Latar Belakang: Cedera kepala ringan merupakan salah satu kasus kegawatdaruratan yang sering terjadi dan dapat menimbulkan komplikasi berupa nyeri kepala akibat peningkatan tekanan intrakranial. Penatalaksanaan nyeri dapat dilakukan secara farmakologis maupun nonfarmakologis. Salah satu terapi nonfarmakologis yang dapat digunakan yaitu terapi Guide Imagery Relaxation dan Slow Deep Breathing. Kedua terapi tersebut mampu memberikan efek relaksasi, meningkatkan pelepasan hormon endorfin, serta membantu menurunkan persepsi nyeri pada pasien cedera kepala ringan. Tujuan: Diketahui perbedaan efektifitas terapi Guide Imagery Relaxation dan Slow Deep Breathing terhadap penurunan nyeri pada pasien cedera kepala ringan di RSUD Dr. H. Abdul Moeloek Provinsi Lampung tahun 2026. Metode: Penelitian kuantitatif dengan metode quasi experimental dengan rancangan pretest-posttest with control group design. Sampel sebanyak 30 responden yang dibagi menjadi tiga kelompok, yaitu kelompok terapi guided imagery relaxation, kelompok terapi slow deep breathing, dan kelompok kontrol, masing-masing 10 responden. Teknik sampling menggunakan purposive sampling. Pengukuran nyeri menggunakan Numeric Rating Scale (NRS),dengan durasi intervensi selama 15 menit pada kelompok Guide Imagery Relaxation dan Slow Deep Breathing. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan Kruskal-Wallis dan uji Post Hoc (Man Whitney). Hasil: Hasil Analisa data bivariat Berdasarkan hasil uji kruskal-wallis diperoleh nilai Asymp. Sig sebesar 0,000 (p <0,05), yang berarti terdapat perbedaan yang signifikan antara kelompok perlakuan (GIR, SDB, dan Kontrol), dengan kelompok Slow Deep breathing intervensi yang paling efektif. Kesimpulan: Terapi Guide Imagery relaxation dan Slow Deep Breathing Efektif dalam menurunkan skala nyeri pada pasien cedera kepala ringan, dengan efektivitas terbaik ditunjukkan oleh kelompok Slow Deep Breathing.
Downloads
References
Abdullah, R., Thalib, A. H. S., & Nurhalisa, S. (2023). Terapi Slow Deep Breathing Terhadap Penurunan Nyeri Pada Pasien Dengan Cedera Kepala (Slow Deep Breathing Therapy for Reducing Pain In Patients With Head Injury). Jurnal Ilmiah Kesehatan Sandi Husada, 12(1), 104–110.
Agustia, N., Utami, G. T., & Nauli, F. A. (2021). Gambaran Kualitas Hidup Pasien Pasca Mengalami Cedera Kepala : Literature Review. 6(2), 146–159.
Arikunto, S. (2019). Prosedur Penelitian. Rineka Cipta.
Devi, S. S., Husain, F., & Wulandari, I. (2023). Penerapan Guided Imgery Relaxation Menurunkan Nyeri Pasien Cedera Kepala Ringan Di Rsud Dr Moewardi Surakarta. Jurnal Ilmiah Penelitian, 59–65.
DPP Perhimpunan Perawat Nasional Indonesia (PPNI). (2017). Standar Diagnosis Keperawatan Indonesia (SDKI). Dewan Pengurus Pusat.
Dwi Cahyo Pribadi Putro, Hermawati Hermawati, & Isti Wulandari. (2023). Penerapan Slow Deep Breathing Untuk Menurunkan Skala Nyeri Pada Pasien Cedera Kepala Ringan (CKR) Di RSUD Dr. Moewardi Surakarta. Jurnal Ilmu Kesehatan Dan Gizi, 1(4), 73–83. https://doi.org/10.55606/jikg.v1i4.1708
Febriyanto, A., Hermawati, H., & Waluyo, W. (2024). PENERAPAN SLOW DEEP BREATHING UNTUK MENURUNKAN SKALA NYERI PADA PASIEN CEDERA KEPALA RINGAN (CKR) DI IGD RSUD X. Indonesian Journal of Public Health, 2(3), 504–510.
Firmada, M. A., Kristianti, M., & Husain, F. (2021). Manajemen Nyeri dengan Guide Imagery Relaxation pada Pasien Cedera Kepala Ringan di Instalasi Gawat Darurat (IGD) : Literature Review. ASJN (Aisyiyah Surakarta Journal of Nursing), 2(1), 20–25. https://doi.org/10.30787/asjn.v2i1.814
Katoda, M. D. B., Krisnamurti, M. H., Brikana, J., Nugroho, A., & Putra, E. P. (2024). Implementasi Akupresur Untuk Menurunkan Nyeri Pada Pasien Cedera Kepala Ringan (CKR) : Case Report. SBY Proceedings, 4(1), 287–294.
Marbun, A. S., Simatupang, L. L., & Simanjuntak, S. (2021). Efektivitas Guide Imagery Relaxation Terhadap Nyeri Kepala Pada Pasien Cedera Kepala Ringan. Jurkessutra: Jurnal Kesehatan Surya Nusantara, 9(2).
Marbun, N. A. S., Kep, M., Sinuraya, N. E., Amila, N., Kep, M., Kep, S., Simanjuntak, N. G. V., & Kep, M. (2020). Manajemen cedera kepala. Ahlimedia Book.
Milenia, R. R. F. D., Murtaqib, M., Nistiandani, A., & Setyowati, S. (2023). Aplikasi Terapi Guided Imagery Untuk Mengurangi Nyeri Akut Pada Ny. S Dengan Ca Mammae: Studi Kasus. Jurnal Keperawatan Klinis Dan Komunitas (Clinical and Community Nursing Journal), 7(3), 137. https://doi.org/10.22146/jkkk.87315
Misenda, M., Immawati, I., & Utami, I. T. (2025). IMPLEMENTASI SLOW DEEP BREATHING PADA PASIEN CEDERA KEPALA RINGAN YANG MENGALAMI NYERI. Jurnal Cendikia Muda, 5(3), 400–408.
Nani Poniati, N. (2023). Asuhan Keperawatan pada Pasien Cedera Kepala Ringan (CKR): Nyeri Akut dengan Intervensi Guide Imagery Relaxation. Universitas Kusuma Husada Surakarta.
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi Penelitian Kesehatan. In Jakarta: PT. Rineka Cipta (pp. 139–142).
Pusparini, Y. (2018). Pengaruh Guide Imagery Terhadap Nyeri Kepala Pasien CKR. Jurnal Sehat Masada, 11(1), 23–30.
rahayu, notesya, P. (2023). Bunga Rampai Manejemen Nyeri.
Riskesdas. (2019). Riskesdas 2018 Provinsi Lampung. Laporan Provinsi Lampung Riskesdas 2018, Riset Kesehatan Dasar Lampung 2018, 598.
Setianingsih, E., Agina, P., & Nuurdoni, R. (2020). Penerapan Slow Deep Breathing Terhadap Nyeri Ckr Di Igd Rumah Sakit Pku Muhammadiyah Gombong. Jurnal Vokasi Keperawatan (JVK), 3(1), 36–49.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Sya_ra Elfa. (2024). Efektivitas Terapi Adjuvan Citicoline terhadap Perbaikan Kognitif Pasien Cedera Kepala. CD(2), 537–541.
Tri Utami, I., Misenda, & Immawati. (2025). Implementasi Slow Deep Breathing Pada Pasien Cedera Kepala Ringan yang Mengalami Nyeri. Jurnal Cendikia Muda, 5(3), 400–408.
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

