Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi di Wilayah Kerja UPT Puskemas Mantangai, Kalimantan Tengah

Authors

  • Eka Fitriani Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen Malang
  • Musthika Wida Mashitah Institut Teknologi, Sains, dan Kesehatan RS dr. Soepraoen, Malang

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1458

Keywords:

hipertensi, kepatuhan minum obat, obat antihipertensi, pengetahuan, MMAS-8

Abstract

Hipertensi merupakan penyakit kronis yang memerlukan kepatuhan minum obat secara berkelanjutan untuk mencegah komplikasi. Pengetahuan yang memadai mengenai hipertensi dan pengobatannya berperan penting dalam meningkatkan kepatuhan pasien terhadap terapi sehingga tekanan darah dapat dikendalikan secara optimal. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara pengetahuan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi di Wilayah Kerja Puskesmas Mantangai. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional dan rancangan cross-sectional. Sebanyak 60 pasien hipertensi dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Pengetahuan diukur menggunakan kuesioner terstruktur, sedangkan kepatuhan minum obat diukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Analisis data dilakukan menggunakan uji korelasi Spearman dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki pengetahuan baik (60,0%), namun lebih dari separuh memiliki kepatuhan minum obat yang rendah (53,3%). Hasil tabulasi silang menunjukkan 47,2% responden dengan pengetahuan baik memiliki kepatuhan tinggi, sedangkan seluruh responden dengan pengetahuan kurang memiliki kepatuhan rendah. Uji korelasi Spearman menunjukkan terdapat hubungan positif yang signifikan antara pengetahuan dan kepatuhan minum obat (r= 0,543; p<0,001). Pengetahuan berhubungan secara signifikan dengan kepatuhan minum obat pada pasien hipertensi. Peningkatan edukasi kesehatan perlu dioptimalkan untuk meningkatkan kepatuhan terapi dan mendukung pengendalian hipertensi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amalia, M., & Oktarina, Y. (2024). Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Puskesmas Simpang IV Sipin Kota Jambi at Simpang IV Sipin Health Center Jambi City. JIK (Jurnal Ilmu Kesehatan), 8(1), 33–42.

Astutik, P., Ardian, I., & Nu, N. (2026). The relationship between family support and lifestyle management in type 2 diabetes mellitus patients. Journal Of Community Health, 3(2), 71–77.

Balyan, B., Andala, S., & Akbar, Y. (2023). Hubungan Aktivitas Fisik Dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Assyifa’ Ilmu Kesehatan, 8(2), 1–9.

Barros, S., Dibai, D. B., Leonardo, C., Guedes, R., Morais, D. N., Coutinho, S. M., … Filho, D. (2022). Barthel Index is a valid and reliable tool to measure the functional independence of cancer patients in palliative care. BMC Palliative Care, 1–7. https://doi.org/10.1186/s12904-022-01017-z

Bhatt, P. P., & Sheth, M. S. (2024). Comparison of fatigue and functional status in elderly type 2 diabetes patients versus age and gender matched individuals. Aging Medicine (Milton (N.S.W)), 7(1), 84–89. https://doi.org/10.1002/agm2.12289

Dombrowsky, T. A. (2017). Relationship between engagement and level of functional status in older adults. SAGE Open Medicine, 5, 2050312117727998. https://doi.org/10.1177/2050312117727998

Gupta, J., Kapoor, D., & Sood, V. (2021). Quality of Life and its Determinants in Patients with Diabetes Mellitus from Two Health Institutions of Sub-himalayan Region of India. Indian Journal of Endocrinology and Metabolism, 25(3), 211–219. https://doi.org/10.4103/ijem.IJEM_246_21

Hallberg, S. J., Gershuni, V. M., Hazbun, T. L., & Athinarayanan, S. J. (2019). Reversing Type 2 Diabetes: A Narrative Review of the Evidence. Nutrients, 11(4). https://doi.org/10.3390/nu11040766

Hasanah, R. (2024). Hubungan Self Care dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus di Ruang Rawat Inap RS PHC Surabaya. STIKES Hang Tuah Surabaya.

Kusumaningrum, U. A., & Nasrudin, N. (2024). Hubungan Keaktifan Dalam Club Prolanis Dengan Kualitas Hidup Lansia. Jurnal EDUNursing, 8(1).

Lee, E. Y., Sohn, M. K., Lee, J. M., Kim, D. Y., Shin, Y. Il, Oh, G. J., … Lee, Y. H. (2022). Changes in Long-Term Functional Independence in Patients with Moderate and Severe Ischemic Stroke : Comparison of the Responsiveness of the Modified Barthel Index and the Functional Independence Measure. International Journal of Environmental Research and Public Health Article.

Munir, N. W., Munir, N. F., & Syahrul, S. (2020). Self-Efficacy dan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Nur. Jurnal Penelitian Kesehatan Suara Forikes, 11(April), 146–149.

Rajj, A. B., Aspihan, M., & Lutfha, I. (2025). Essentia : Journal of Medical Practice and Research Hubungan Tingkat Kemandirian Melakukan Activity of Daily Living ( ADL ) dengan Kualitas Hidup Lansia di Rumah Pelayanan Sosial Semarang. Essentia: Journal of Medical Practice and Research, 1(2).

Rining, M. K. L., Purnamayanti, N. K. D., & Rosyida, R. W. (2023). Gambaran Self Efficacy Manajemen Diabates Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kota Yogyakarta. Jurnal Keperawatan Wiyata, 4(1).

Safitri, R., & Syafiq, A. (2022). Hubungan Literasi Kesehatan dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Melitus Relationship. Media Publikasi Promosi Kesehatan Indonesia, 5(12), 1616–1625.

Sani, F. N., Belo, A. M. A., Susanti, Y., & Ulkhasanah, M. E. (2022). The Relationship Of Anxiety Level With Quality Of Life In Elderly. Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences, 3(1), 223–228.

Sani, F. N., Widiastuti, A., Ulkhasanah, M. E., & Amin, N. A. (2023). Gambaran Kualitas Hidup Pada Pasien Diabetes Melitus. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 5, 1151–1158.

Sofitriana, L., Kardela, W., Ramadhani, P., & Yana, A. D. (2025). Penilaian Kualitas Hidup Terkait Kesehatan Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Poliklinik Penyakit Dalam Rsud Dr. Rasidin Kota Padang. Jurnal Farmasi Higea, 17(2).

Tahar, N., Rauf, A., Dhuha, N., & Abdurrahman, F. (2024). Evaluasi Kualitas Hidup Pasien Rawat Inap Diabetes Melitus Tipe 2 di RSUD dr . Hendrikus Fernandez Kabupaten Larantuka NTT. Jurnal Farmasi UIN Alauddin Makassar, 12(2), 8–18. https://doi.org/10.24252/jfuinam.

Tomic, D., Shaw, J. E., & Magliano, D. J. (2022). The burden and risks of emerging complications of diabetes mellitus. Nature Reviews. Endocrinology, 18(9), 525–539. https://doi.org/10.1038/s41574-022-00690-7

Umamoto, K., Bouchi, R., Soeda, K., Satake, S., Hosoyama, T., Ohsugi, M., … Kajio, H. (2024). Association of biomarkers and Barthel Index with occurrence of age-related adverse health outcomes in individuals with diabetes. Journal of Diabetes Investigation, 15(11), 1675–1683. https://doi.org/10.1111/jdi.14286

World Health Organization. (2024). Diabetes. Retrieved from World Health Organization website: https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/diabetes

Yeni, I., Sitorus, B., & Darmadi, S. (2024). Hubungan Lama Menderita Diabetes Melitus Dengan Kualitas Hidup pada Pasien di Rumah Sakit Royal Prima Medan. Jurnal Pendidikan Indonesia, 5(11), 1527–1539.

Zega, A. I. (2021). Hubungan Fungsi Kognitif Dengan Kemandiririan Lansia Dalam Activity Daily Living Di Upt Pelayanan Sosial Lanjut Usia Binjai Provinsi Sumatera Utara Tahun 2021. Stikes Elisabeth Medan.

Published

2026-08-27

How to Cite

Fitriani, E., & Mashitah, M. W. (2026). Hubungan Pengetahuan dengan Kepatuhan Minum Obat Hipertensi di Wilayah Kerja UPT Puskemas Mantangai, Kalimantan Tengah. Health Research Journal of Indonesia, 4(6), 2645–2651. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1458