Hubungan Self-Management dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja UPT Puskemas Mantangai, Kalimantan Tengah

Authors

  • Sendi Sendi Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen
  • Musthika Wida Mashitah Institut Teknologi Sains dan Kesehatan RS dr. Soepraoen

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1457

Keywords:

diabetes melitus, DSMQ, kadar gula darah, kontrol glikemik, self-management

Abstract

Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan pengelolaan mandiri (self-management) untuk menjaga kestabilan kadar gula darah dan mencegah komplikasi. Self-management yang baik meliputi pengaturan diet, aktivitas fisik, kepatuhan pengobatan, serta pemanfaatan layanan kesehatan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara self-management dengan kadar gula darah pasien Diabetes Melitus di wilayah kerja Puskesmas Mantangai, Kalimantan Tengah. Penelitian ini menggunakan desain kuantitatif dengan pendekatan analitik korelasional dan rancangan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 60 responden yang dipilih menggunakan teknik accidental sampling. Self-management yang diukur menggunakan kuesioner DSMQ (Diabetic Self-Management Questionnaire) dan kadar gula darah diukur berdasarkan gula darah sewaktu menggunakan glukometer. Analisis data menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat signifikansi 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa sebagian besar responden memiliki self-management yang buruk, yaitu sebanyak 38 responden (63,3%). Pada kelompok tersebut, sebanyak 23 responden (60,5%) memiliki kadar gula darah tidak terkontrol, sedangkan 15 responden (39,5%) memiliki kadar gula darah terkontrol. Sebaliknya, pada responden dengan self-management yang baik, sebagian besar memiliki kadar gula darah terkontrol, yaitu sebanyak 14 responden (63,6%), sedangkan 8 responden (36,4%) memiliki kadar gula darah tidak terkontrol. Berdasarkan uji Chi-Square menunjukkan tidak terdapat hubungan yang signifikan antara self-management dengan kadar gula darah (p=0,071; p>0,05). Meskipun secara statistik tidak mununjukkan hubungan yang signifikan, terdapat kecenderungan bahwa semakin baik self-management, semakin baik pula kontrol gula darah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adu, M. D., Malabu, U. H., Malau-Aduli, A. E. O., & Malau-Aduli, B. S. (2019). Enablers and barriers to effective diabetes self-management: A multi-national investigation. PloS One, 14(6), e0217771. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0217771

Ahmad, F., & Joshi, S. H. (2023). Self-Care Practices and Their Role in the Control of Diabetes: A Narrative Review. Cureus, 15(7), e41409. https://doi.org/10.7759/cureus.41409

Ara, Y. F., & Hastuti, A. P. (2025). Hubungan Perilaku Self Management Dengan Kadar Gula Darah Pada Penderita Diabetes Melitus Tipe II. Jurnal Kesehatan Tambusai, 6(Dm), 16887–16897.

Ariani, A. T., Sumartiningsih, M. S., Indrayeni, R., & Sandra, R. M. (2025). Hubungan Self-Care Dengan Kualitas Hidup Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 Di Rumah Sakit An-Nisa Tangerang. Jurnal Kesehatan Tadulako, 6, 17195–17206.

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) dalam Angka Data Akurat Kebijakan Tepat.

Bin Rakhis, S. A., AlDuwayhis, N., Aleid, N., Albarrak, A., & Aloraini, A. A. (2022). Glycemic Control for Type 2 Diabetes Mellitus Patients: A Systematic Review. Cureus, 14.

Butayeva, J., Ratan, Z. A., Downie, S., & Hosseinzadeh, H. (2023). The impact of health literacy interventions on glycemic control and self-management outcomes among type 2 diabetes mellitus: A systematic review. Journal of Diabetes, 15, 724–735.

Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah Tahun 2025.

Drissianti, P., Saputra, F., & Risca, A. (2026). Edukasi self-management untuk meningkatkan self-care aktifitas fisik pada pasien diabetes melitus tipe 2. Journal of Public Health Concerns, 5(11), 818–824.

Farida, U., Poespita, K. S., & Paringsih, D. P. M. (2023). Hubungan Self-Management Pengobatan Terhadap Kadar Gula Darah Pada Pasien Rawat Jalan Diabetes Melitus Tipe 2 Di Puskesmas. Journal Syifa Sciences and Clinical Research (JSSCR), 5, 327–337.

Kasim, J., Jamaluddin, M., & Kunci, K. (2025). Cegah Diabetes Melitus : Program Pemeriksaan Gula Darah Gratis dengan Kunjungan Rumah di Desa Bababulo Utara. Berbakti: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 01(06), 403–408.

Kumar, D., Burma, A., Peter, S., Ansari, M. A., & Patankar, A. (2024). A cross-sectional study on diabetes self-management practice and its association with glycemic control among type 2 Diabetes patients. Journal of Family Medicine and Primary Care, 13(7), 2616–2622. https://doi.org/10.4103/jfmpc.jfmpc_1804_23

Kurnia, A. (2018). Validity And Realibility of Diabetes Management Self Efficacy Scale (DMSES) Instrument. Journal Of Ners Community, 09(November), 156–160.

Li, D., Pan, E., Sun, Z., Wen, J., Su, M., Wu, M., … Fan, H. (2024). Associations between perceived care quality , self-care behaviors , and glycemic control in Chinese adults with type 2 diabetes under the national essential public health services program. BMC Public Health, 24, 1–11.

Muhoma, T., Waruiru, M. W., Sanni, O., Knecht, L. D., & McFarland, M. (2020). A quality improvement project to improve diabetes self-management and patient satisfaction in a low-resourced central Kenyan hospital. African Health Sciences, 20(3), 1322–1328. https://doi.org/10.4314/ahs.v20i3.38

Nascimento, T., Andrade, A., Pinto, E., Cabrita, C., & Pais, S. (2025). Medication Adherence and Glycemic Control in Older Adults with Type 2 Diabetes : A Cross-Sectional Study in a Community Setting. Diabetology, 6(33), 1–15.

Ong-artborirak, P., Seangpraw, K., Boonyathee, S., & Auttama, N. (2023). behaviors , and glycemic control among older adults with type 2 diabetes mellitus : a cross- sectional study in Thai communities. BMC Public Health, 1–10.

Perkeni. (2024). Pedoman Pemantauan Glukosa Darah Mandiri.

Ravi, S., Kumar, S., & Gopichandran, V. (2018). Do supportive family behaviors promote diabetes self-management in resource limited urban settings ? A cross sectional study. BMC Public Health, 1–9.

Saminan, Rabbany, N., Aini, Z., Zulkarnain, Z., & Murzalina, C. (2020). The Relationship Between Diabetes Self-Management and Blood Glucose Control in Patients With Type 2 Diabetes Mellitus in Ulee Kareng Subdistrict, Banda Aceh. Int. J. Trop. Vet. Biomed. Res., 5(November), 40–49.

Sari, F. N. (2021). Pengaruh Diabetes Mellitus Self Management Terhadap Resiko Komplikasi Pada Penderita Diabetes Mellitus Di Pukesmas Siwalankerto Kota Surabaya. STIKES Hang Tuah Surabaya.

Schmitt, A., Gahr, A., Hermanns, N., Kulzer, B., Huber, J., & Haak, T. (2013). The Diabetes Self-Management Questionnaire (DSMQ): development and evaluation of an instrument to assess diabetes self-care activities associated with glycaemic control. Health and Quality of Life Outcomes, 11, 138. https://doi.org/10.1186/1477-7525-11-138

World Health Organization. (2024). Diabetes.

Zai, Y. C., Telaumbanua, J. I., Siregar, M. C., Bohalima, K., & Kaban, K. B. (2021). Pengaruh Program Diabetes Self Management Education Terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Pasien Dm Tipe 2 Di RSU. Royal Prima Medan. Jurnal Keperawatan, 11(2), 47–55.

Published

2026-08-27

How to Cite

Sendi, S., & Mashitah, M. W. (2026). Hubungan Self-Management dengan Kadar Gula Darah Pasien Diabetes Melitus di Wilayah Kerja UPT Puskemas Mantangai, Kalimantan Tengah. Health Research Journal of Indonesia, 4(6), 2664–2670. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1457