Analisis Implementasi Kebijakan Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin Tahun 2025
Kata Kunci:
Implementasi, Kebijakan, Rekam Medis, ElektronikAbstrak
Pendahuluan: Penerapan Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin di hadapkan dengan berbagai kendala antara lain dari segi sumber daya manusia dan sarana prasarana sistem dan aplikasi. Tujuan: menganalisis Implementasi Kebijakan Rekam Medis Elektronik (RME) di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin berdasarkan faktor komunikasi, sumber daya, disposisi, dan struktur birokrasi. Metode: Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif, pengumpulan data dilakukan dengan wawancara mendalam. Hasil: Penelitian menunjukan bahwa komunikasi yang efektif melalui pertemuan resmi atau lokakarya mini (lokmin) sangat berperan dalam kesuksesan implementasi RME di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin, meskipun ada tantangan terkait pemahaman pasien mengenai RME belum merata. Keterlibatan pegawai terlihat solid, masih terdapat kekurangan dalam hal sumber daya, seperti aplikasi BPJS, sistem E-pus atau jaringan internet serta dalam hal dukungan pelatihan yang memadai atau berkelanjutan dan belum adanya tenaga IT yang langsung berada di Puskesmas. Disposisi positif staf terhadap penggunaan RME menunjukan potensi keberhasilan, meskipun masih perlu perbaikan dan peningkatan dalam integrasi data atau sistem dan pelatihan. Struktur birokrasi dari SOP dan struktur organisasi juga merupakan suatu hal yang penting dalam keberhasilan implementasi RME. Simpulan: dari penelitian ini merekomendasikan peningkatan dalam sistem E-pus, aplikasi BPJS dan jaringan internet serta peningkatan dari Sumber Daya dan pengadaan pelatihan secara berkelanjutan serta pengadaan tenaga IT yang langsung berada di Puskesmas sangat mendukung untuk efektivitas implementasi RME di Puskesmas Cempaka Kota Banjarmasin.
Unduhan
Referensi
Ahmed, M. H., Bogale, A. D., Tilahun, B., Kalayou, M. H., Klein, J., Mengiste, S. (2020) its associated factors to implement electronic medical record system in four selected primary hospitals in Ethiopia. Advances in Medical Education and Practice. 11(2020): Available at: https://doi.org/10.2147/AMEP.S233368
Ariani, S. (2023). Analisis Keberhasilan Implementasi Rekam Medis Elektronik dalam Meningkatkan Efisiensi dan Mutu Pelayanan. Jurnal Kesehatan Dan Kedokteran, 2(2), 7–14. https://doi.org/10.56127/jukeke.v2i2.720
Aririguzoh, S. (2022). Communication competencies, culture and SDGs: Effective processes to cross-cultural communication. Humanities and Social Sciences Communications, 9(1), 96. https://doi.org/10.1057/s41599-022-01109-4
Faruq Alhasbi, D. (2023). Pengantar Ilmu Komunikasi. In Pengantar Ilmu Komunikasi (Issue February) https://tahtamedia.co.id/index.php/issj/article/view/40/41
Joko Pramono. (2020). Implementasi Dan Evaluasi Kebijakan Publik https://sirisma.unisri.ac.id/berkas/41naskah-A5_Joko-Pramono_Implementasi-....pdf
Kementerian Kesehatan RI. (2021). Cetak Biru Strategi Transformasi Digital Kesehatan 2024. Edisi 1. Kemenkes RI. Jakarta. Available at: https://repository.kemkes.go.id/book/710
Permenkes No. 43. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 43 Tahun 2019 Tentang Pusat Kesehatan Masyarakat
Permenkes No. 24. (2022). Peraturan Menteri Kesehatan RI No 24 tahun 2022 tentang Rekam Medis. Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 24 Tahun 2022, 151(2), 1–19
Sri S. T., E., M., K. (2024). Analisis Tantangan Kesiapan Implementasi Rekam Medis Elektronik di Puskesmas Kota Padang https://doi.org/10.22146/jkesvo.92719
Susanti E., M.R. A., F.B.N., G.P. (2024). Analisis Kesiapan Sumber Daya Manusia Dalam Penerapan Rekam Medis Elektronik Di Puskesmas Sekecamatan Banjarmasin Tengah http://jurnal.polanka.ac.id/index.php/JMPL
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

