Pengaruh Kepatuhan Penggunaan Obat Terhadap Komplikasi Pasien Hipertensi Rawat Jalan di RUSD Ulin Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v1i2.58Kata Kunci:
Hipertensi, Kepatuhan, Pengaruh, Ketidakpatuhan , KomplikasiAbstrak
Pendahuluan: hipertensi merupakan suatu penyakit kronis yang memerlukan pengobatan dalam waktu jangka yang panjang. Penggunaan obat antihipertensi saja terbukti tidak cukup untuk menghasilkan suatu efek pengontrolan tekanan darah jangka panjang apabila tidak didukung dengan kepatuhan dalam menggunakan obat hipertensi. Ketidakpatuhan penggunaan obat merupakan penyebab kegagalan terapi, hal itu berdampak pada memburuknya keadaan pasien karena akan terjadi komplikasi. Tujuan: untuk mengetahui adakah pengaruh kepatuhan penggunaan obat terhadap komplikasi pasien hipertensi rawat jalan di RSUD Ulin Banjarmasin. Metode: Penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan jenis rancangan observasional dengan desain cross sectional dengan metode deskriptif analitik, sampel penelitian berjumlah 67 responden. Hasil: analisis pengaruh beberapa variabel terhadap komplikasi pasien hipertensi didapatkan hasil yaitu bahwa terdapat responden yang tidak patuh dan mengalami komplikasi sebanyak 29 responden (67,4%) dan responden yang tidak mengalami komplikasi sebanyak 14 responden (32,6%), sedangkan responden yang patuh dan mengalami komplikasi sebanyak 2 responden (8,3%) dan responden yang tidak mengalami komplikasi sebanyak 22 responden (91,7%), didapatkan hasil nilai signifikan 0,000 yang artinya bahwa kepatuhan penggunaan obat hipertensi berpengaruh memiliki resiko terkena komplikasi. Simpulan: penelitian ini menunjukkan terdapat pengaruh kepatuhan penggunaan obat terhadap komplikasi pasien hipertensi di rawat jalan RSUD Ulin Banjarmasin.
Unduhan
Referensi
Darnindro, N., & Sarwono, J. (2017). Prevalensi ketidakpatuhan kunjungan kontrol pada pasien hipertensi yang berobat di rumah sakit rujukan primer dan faktor-faktor yang memengaruhi. Jurnal Penyakit Dalam Indonesia, 4(3), 123–127.
Gunawan, S., & Rahmawati, R. (2021). Hubungan Usia, Jenis Kelamin dan Hipertensi dengan Kejadian Diabetes Mellitus Tipe 2 di Puskesmas Tugu Kecamatan Cimanggis Kota Depok Tahun 2019. ARKESMAS (Arsip Kesehatan Masyarakat), 6(1), 15–22.
GUNAWAN, Y. A. (2014). HIPERTENSI SEBAGAI FAKTOR RISIKO STROKE. University of Muhammadiyah Malang.
Harijanto, W., Rudijanto, A., & others. (2015). Pengaruh konseling motivational interviewing terhadap kepatuhan minum obat penderita hipertensi. Jurnal Kedokteran Brawijaya, 28(4), 353–354.
Listiana, D., Effendi, S., & Saputra, Y. E. (2020). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kepatuhan penderita hipertensi dalam menjalani pengobatan di Puskesmas Karang Dapo Kabupaten Muratara. Journal of Nursing and Public Health, 8(1), 11–22.
Muhlis, M., & Jihan Prameswari, A. (2020). Kepatuhan Penggunaan Obat Pada Pasien Hipertensi Di Instalasi Rawat Jalan Salah Satu Rsud Di Wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta. Jurnal Insan Farmasi Indonesia, 3(1), 104–113.
Nuraini, B. (2015). Risk factors of hypertension. Jurnal Majority, 4(5).
Pujasari, A. S., Susanto, H. S., & Udiyono, A. (2017). Faktor--faktor internal ketidakpatuhan pengobatan hipertensi di puskesmas Kedungmundu Kota Semarang. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Undip), 3(3), 99–108.
Ritonga, N. (2019). HUBUNGAN POLA MAKAN DENGAN KEJADIAN DIABETES MELLITUS DI RSUD KABUPATEN TAPANULI SELATAN. Jurnal Kesehatan Ilmiah Indonesia (Indonesian Health Scientific Journal), 4(1), 95–100.
Rusminingsih, E., & Dian, M. (2018). Hubungan kepatuhan minum obat pasien hipertensi dengan kejadian stroke iskemik di RSJD Dr. RM. Soedjarwadi Provinsi Jawa Tengah. MOTORIK Jurnal Ilmu Kesehatan, 13(27).
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.
Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License