Efektivitas Edukasi Hipertensi dan Hidroterapi terhadap Pengetahuan Masyarakat Desa Pantai Hambawang
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1801Kata Kunci:
hipertensi, pendidikan kesehatan, pengetahuan, hidroterapi, pretest-posttestAbstrak
Hipertensi memerlukan pengendalian berkelanjutan yang didukung pengetahuan masyarakat mengenai faktor risiko, komplikasi, pemeriksaan tekanan darah, dan terapi pendamping yang aman. Penelitian ini bertujuan menganalisis perubahan pengetahuan masyarakat setelah edukasi hipertensi dan hidroterapi rendam kaki hangat campuran garam dan serai di Desa Pantai Hambawang. Penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan rancangan satu kelompok pretest-posttest melalui analisis sekunder data evaluasi pengabdian kepada masyarakat. Sampel terdiri atas 24 peserta yang memiliki pasangan skor lengkap dan dipilih dengan total sampling. Pengetahuan diukur melalui 10 pertanyaan dan dianalisis menggunakan statistik deskriptif serta uji Wilcoxon. Rata-rata usia peserta 48,96 tahun. Rata-rata skor meningkat dari 72,08 pada pretest menjadi 94,58 pada posttest, dengan kenaikan rata-rata 22,50 poin. Sebanyak 19 peserta mengalami peningkatan dan lima peserta memiliki skor tetap. Uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan bermakna antara skor pretest dan posttest (p<0,001). Edukasi hipertensi yang disertai demonstrasi hidroterapi berhubungan dengan peningkatan pengetahuan segera setelah kegiatan, tetapi temuan ini tidak membuktikan efektivitas hidroterapi dalam menurunkan tekanan darah.
Unduhan
Referensi
Abdurrauf, & Faradina. (2024). Implementasi rendam kaki dengan rebusan serai dan garam pada hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pattallassang Kabupaten Takalar. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar.
Arafah, S. (2019). Pengaruh terapi rendam kaki air hangat terhadap penurunan tekanan darah pada hipertensi di wilayah kerja Puskesmas Pattallassang Kabupaten Takalar. Media Keperawatan: Politeknik Kesehatan Makassar, 10(2), 78. https://doi.org/10.32382/jmk.v10i2.1336
Augin, A. I., & Soesanto, E. (2022). Penurunan tekanan darah pasien hipertensi menggunakan terapi rendam kaki air hangat dengan campuran garam dan serai. Ners Muda, 3(2), 193–202. https://doi.org/10.26714/nm.v3i2.8240
Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Hasil utama Survei Kesehatan Indonesia 2023: Penyakit tidak menular (hipertensi dan diabetes).
Calano, B. J. D., Cacal, M. J. B., Cal, C. B., Calletor, K. P., Guce, F. I. C. C., Bongar, M. V. V., & Macindo, J. R. B. (2019). Effectiveness of a community-based health programme on the blood pressure control, adherence and knowledge of adults with hypertension: A PRECEDE-PROCEED model approach. Journal of Clinical Nursing, 28(9–10), 1879–1888. https://doi.org/10.1111/jocn.14787
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Bahaya hipertensi, upaya pencegahan dan pengendalian hipertensi.
Ningsih, A. P., Nurdin, N., Puspitha, A., Malasari, S., & Kadar, K. (2020). The effect of culture-based education in improving knowledge of hypertension patients in Makassarese community in Indonesia. Enfermería Clínica, 30(Supplement 2), 55–59. https://doi.org/10.1016/j.enfcli.2019.09.003
Octavia, M. V., Indaryati, S., & Daeli, N. E. (2024). Penerapan terapi rendam kaki air hangat campur garam dan serai pada pasien hipertensi di Panti Werdha Dharma Bhakti Palembang. Corona: Jurnal Ilmu Kesehatan Umum, Psikologi, Keperawatan dan Kebidanan.
Palupi, D. L., Ulkhasanah, M. E., Widiastuti, A., Marni, M., & Sani, F. N. (2024). The effect of giving warm water foot bath mixed with salt on blood pressure in elderly people with hypertension. Proceedings of the International Conference on Nursing and Health Sciences, 5(1), 89–92.
Sumyati, Y. (2022). Pengaruh rendam kaki dengan air rebusan serai dan garam terhadap penurunan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Medika Hutama, 3(3).
Uliya, I., & Ambarwati. (2020). Terapi rendam kaki menggunakan air hangat dengan campuran garam dan serai untuk menurunkan tekanan darah pada penderita hipertensi. Jurnal Profesi Keperawatan, 7(2), 88–102.
Wijayanti, I. E., & Diansyah, A. (2023). Pengaruh rendam kaki air hangat serai dan garam terhadap penurunan tekanan darah pada lansia. Jurnal Kesehatan Saintika Meditory, 9(1), 77–84.
World Health Organization. (2025). Hypertension. WHO fact sheet.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


