Studi Deskriptif Upaya Penerapan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi di Puskesmas Lanjas Kabupaten Barito Utara Tahun 2022

Penulis

  • Arbayanti Arbayanti Universitas Sari Mulia
  • Sismeri Dona Universitas Sari Mulia
  • Putri Vidiasari Darsono Universitas Sari Mulia
  • Istiqamah Istiqamah Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.63004/hrji.v4i3.1059

Kata Kunci:

Ibu bersalin, P4K

Abstrak

Pendahuluan: Indonesia merupakan salah satu negara berkembang yang memiliki angka kematian ibu (AKI) bersalin yang cukup tinggi. Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) adalah upaya pemerintah untuk menurunkan AKI. Pelaksanaan P4K yang difasilitasi bidan di desa dalam rangka meningkatkan peran aktif suami, keluarga, dan masyarakat dalam merencanakan persalinan yang aman serta persiapan menghadapi komplikasi bagi ibu hamil, bersalin, dan nifas, serta penggunaan KB pascapersalinan, termasuk perencanaan untuk meningkatkan cakupan dan mutu pelayanan kesehatan bagi ibu. Tujuan: Mengetahui upaya penerapan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi di Puskesmas Lanjas, Kabupaten Barito Utara. Metode: Penelitian dengan desain deskriptif. Sampel adalah ibu bersalin di wilayah kerja Puskesmas Lanjas yang melakukan kunjungan ke Puskesmas Lanjas pada tahun 2022 sebanyak 70 orang, diambil dengan teknik purposive sampling. Pengambilan data menggunakan data sekunder. Data dianalisis menggunakan analisis univariat. Hasil:  Upaya penerapan program perencanaan persalinan dan pencegahan komplikasi (P4K) di Puskesmas Lanjas Kabupaten Barito Utara tahun 2022 menunjukkan bahwa yang menerapkan P4K sebanyak 47 orang (67,1%) dan yang tidak menerapkan P4K sebanyak 23 orang (32,9%). Simpulan: Penerapan P4K di Puskesmas Lanjas sebesar 67,1% menerapkan dan 32,9% tidak menerapkan. Puskesmas diharapkan meningkatkan pelaksanaan program dengan diadakan kembali refreesing kembali dengan sweeping ke rumah ibu-ibu hamil agar hubungan dengan keluarga dan masyarakat di lingkungan ibu hamil lebih dekat.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Depkes RI. (2009). Pedoman Program Perencanaan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dengan Stiker. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Dewi, C. Y. (2021). Gambaran Tingkat Pengetahuan Ibu Hamil Tentang Tanda Bahaya Kehamilan pada Masa Pandemi Covid-19 [Karya Tulis Ilmiah. Poltekkes Kemenkes Denpasar].

Febriani, E. T. (2019). Gambaran Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi Pada Ibu Hamil [Naskah Publikasi. Universitas ‘Aisyiyah Yogyakarta].

Harahap, N., & Situmeang, I. F. (2022). Determinan Kasus Preeklampsia pada Ibu Bersalin. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat, 11(4), 342–350.

Herlina, S. M., Zulviana, Y., & Ulya, Y. (2021). Peran Bidan Terhadap Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) dalam Menurunkan Angka Kematian Ibu. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 7(2), 110–125.

Hidayati, N. (2018). Analisis Implementasi Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Dalam Menyiapkan Calon Pendonor Darah Siap Pakai Oleh Bidan Desa. Indonesian Journal for Health Sciences, 2(2), 115–128.

Himalaya, D., & Maryani, D. (2020). Penerapan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi. Journal Of Midwifery, 8(1), 1–10.

Kamidah, & Yuliaswati, E. (2018). Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Sebagai Upaya Menurunkan Angka Kematian Ibu. Gaster, 16(1), 24–35.

Kemenkes RI. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan RI Nomor 28 Tahun 2017 tentang Izin dan Penyelenggaraaan Praktik Bidan. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan RI No 43 tahun 2019 tentang Pusat Kesehatan Masyarakat. Jakarta: Kementerian Kesehatan RI.

Kemenkes RI. (2020). Pedoman Bagi Ibu Hamil, Bersalin, Nifas dan Bayi Baru Lahir Di Era Pandemi COVID-19. Jakarta: Dirjen Kesga dan Kesmas Kemenkes RI.

Kemenkes RI. (2022). Panduan Indikator Program Gizi Dan Kesehatan Ibu Dan Anak. Jakarta: Direktorat Gizi dan Kesehatan Ibu dan Anak Direktorat Jenderal Kesehatan Masyarakat.

Lakip. (2017). Direktorat Kesehatan Keluarga. http://kesga.kemkes.go.id/images/pedoman/Lakip Kesga 2017 fin%0Aal.pdf

Mariati, P., Anggraini, H., Rahmawati, E., & Suprida, S. (2022). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Preeklampsia Pada Ibu Hamil Trimester Iii. Jurnal ’Aisyiyah Medika, 7(2), 246–258.

Mukharrim, M. S., Ahri, R. A., & Yusriani. (2019). Pelaksanaan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K) Melalui Peran Keluarga. Jurnal Ilmiah Kesehatan, 18(2), 49–58.

Murdiningsih, Sumastri, H., & Rohaya. (2021). Pengaruh Teknik Marmet Terhadap Kelancaran Pengeluaran Asi Pada Ibu Post Partum. (JPP) Jurnal Kesehatan Poltekkes Palembang, 16(2), 106–110.

Nita, S. I., & Fitri, I. (2021). Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi (P4K) di Puskesmas. Indonesian Journal of Public Health and Nutrition, 1(1), 101–113.

Nurhidayanti, S., Margawati, A., & Kartasurya, M. I. (2018). Kepercayaan Masyarakat terhadap Penolong Persalinan. Jurnal Promosi Kesehatan Indonesia, 13(1), 46.

Runjati, S. U., & Ester, M. (2018). Kebidanan Teori dan Asuhan. Jakarta: EGC.

Sarli, D., & Ifayanti, T. (2018). Faktor-Faktor Yang Berpengaruh Terhadap Penerapan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi (P4K). Jik- Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 114–123.

WHO. (2021). Maternal mortality. World Health Organization. https://www.who.int/europe/news-room/fact-sheets/item/maternal-mortality

Wia, D. K. S., Armini, N. W., & Erawati, N. L. P. E. S. (2022). Gambaran Persiapan Persalinan dalam Upaya Penerapan Program Perencanaan Persalinan Dan Pencegahan Komplikasi. Jurnal Ilmiah Kebidanan (The Journal Of Midwifery), 10(1), 47–59.

Unduhan

Diterbitkan

28-02-2026

Cara Mengutip

Arbayanti, A., Dona, S. ., Darsono, P. V. ., & Istiqamah, I. (2026). Studi Deskriptif Upaya Penerapan Program Perencanaan Persalinan dan Pencegahan Komplikasi di Puskesmas Lanjas Kabupaten Barito Utara Tahun 2022. Health Research Journal of Indonesia, 4(3), 108–115. https://doi.org/10.63004/hrji.v4i3.1059

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama