Review Artikel: Ekstrak Sebagai Antihiperlipidemia
DOI:
https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i3.981Kata Kunci:
Antihiperlipidemia, Tanaman, Ekstrak tanaman, Hiperlipidemia, Review, Flavonoid, Statin, FibratAbstrak
Hiperlipidemia adalah gangguan metabolisme lipid yang meningkatkan kadar kolesterol total, trigliserida, dan LDL. Meskipun terapi farmakologi seperti statin efektif, penggunaan jangka panjang sering memicu efek samping, sehingga diperlukan alternatif dari bahan alam. Review ini bertujuan mengidentifikasi senyawa kimia dan penggunaan tradisional berbagai tumbuhan yang memiliki aktivitas antihiperlipidemia. Metode yang digunakan adalah studi pustaka melalui basis data Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci spesifik seperti “Aktivitas antihiperlipidemia” dan “Antihyperlipidemic activity”. Pencarian dilakukan menggunakan operator Boolean dan filter lanjutan untuk memperoleh referensi yang akurat dan relevan. Berdasarkan sintesis terhadap 10 artikel penelitian in vivo, ditemukan bahwa ekstrak berbagai tanaman secara signifikan mampu menurunkan kadar kolesterol total pada tikus yang diinduksi pakan tinggi lemak dibandingkan dengan kontrol negatif. Senyawa metabolit sekunder seperti flavonoid, saponin, tanin, dan triterpenoid diidentifikasi sebagai komponen utama yang berperan dalam aktivitas tersebut. Mekanisme kerjanya meliputi penghambatan penyerapan lemak dan regulasi enzim metabolisme kolesterol. Hasil ini menegaskan potensi besar tanaman herbal sebagai agen antihiperlipidemia alami yang lebih aman untuk penggunaan jangka panjang.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Siti Monica Anjani, Ani Agustina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


