Literature Review: Gambaran Deskriptif Potensi Interaksi Obat Antidiabetes Pada Pasien Diabetes Melitus Tipe 2 Di Rumah Sakit
DOI:
https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i4.966Kata Kunci:
Antidiabetes, interaksi obat, rumah sakitAbstrak
Diabetes Melitus tipe 2 merupakan penyakit metabolik kronis yang ditandai oleh hiperglikemia akibat gangguan sekresi atau kerja insulin. Pengelolaan diabetes tipe 2 di rumah sakit umumnya melibatkan terapi farmakologis dengan berbagai kombinasi obat, sehingga meningkatkan risiko terjadinya interaksi obat. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi potensi interaksi obat antidiabetes pada pasien diabetes melitus tipe 2 di rumah sakit, termasuk jenis obat yang sering berinteraksi, mekanisme interaksi, serta tingkat keparahannya. Metode yang digunakan adalah penelusuran artikel penelitian asli dalam lima tahun terakhir (2020-2024) melalui database Google Scholar dengan kata kunci “interaksi obat”, “antidiabetes”, dan “rumah sakit”. Delapan artikel yang memenuhi kriteria inklusi dianalisis secara kualitatif. Hasil review menunjukkan bahwa kombinasi metformin dan amlodipin merupakan interaksi obat yang paling sering ditemukan, dengan mekanisme interaksi farmakodinamik dan tingkat keparahan moderate. Secara keseluruhan, mekanisme interaksi yang paling banyak terjadi adalah farmakodinamik (65,90%), diikuti farmakokinetik (17,04%), dan mekanisme tidak diketahui (17,04%). Tingkat keparahan interaksi didominasi oleh kategori moderate (81,81%), diikuti minor (10,22%) dan mayor (7,95%). Pencegahan terhadap interaksi ini sangat penting dilakukan, baik melalui pemantauan kadar glukosa darah, pemberian jeda antarobat, atau penyesuaian dosis sesuai kondisi klinis.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Yasmin Nurfathonah, Mirza Junando, Muhammad Fitra Wardhana, Rasmi Zakiah Oktarlina

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


