Gambaran Biaya Non Medis Langsung Dan Biaya Tidak Langsung Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Kupang Kota

Penulis

  • Christiani M. Odi Sinuor Universitas Citra Bangsa
  • Maria Ifoni Melani Nani Universitas Citra bangsa

DOI:

https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i3.964

Kata Kunci:

Biaya Non Medis Langsung, Biaya Tidak Langsung, Tuberkulosis

Abstrak

Tuberkulosis adalah suatu penyakit kronik menular yang disebabkan oleh Mycobacterium tuberculosis. Pengobatan TB paru di lakukan selama 6 Bulan menggunakan terapi OAT yang dibagi dalam 2 fase, yaitu fase awal dan fase lanjutan. Durasi pengobatan tuberkulosis yang cukup lama mempengaruhi beban ekonomi. Biaya non medis langsung adalah biaya untuk pasien dan keluarga yang berkaitan langsung dengan perawatan tetapi tidak berkaitan langsung dengan pengobatan sedangkan biaya tidak langsung adalah biaya hilangnya produktivitas akibat suatu penyakit atau karena kematian. Dalam bidang farmasi, farmakoekonomi menggambarkan dan menganalisis biaya pengobatan bagi masyarakat atau sistem layanan kesehatan. Mengatasi biaya langsung dan tidak langsung akibat TB sangat penting untuk mengatasi hambatan akses, kepatuhan pengobatan, dan meminimalkan beban ekonomi pasien TB. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui rata-rata biaya non medis langsung dan biaya tidak langsung yang di keluarkan oleh pasien selama menjalani pengobatan. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif observasional dengan menggunakan rancangan penelitian cross sectional study dan pengambilan data secara retrospektif. Sampel yang diperoleh sebanyak 12 pasien yang sedang menjalani pengobatan pada periode 2024-2025. Beban ekonomi yang harus di tanggung oleh pasien untuk biaya non-medis langsung mencakup beberapa komponen, yaitu biaya transportasi sebesar Rp 2.572.000, biaya konsumsi sebesar Rp 320.000, dan biaya lain-lain sebesar Rp 413.500. Selain itu, terdapat juga biaya tidak langsung berupa kerugian akibat hilangnya produktivitas selama masa pengobatan, yang mencapai Rp 68.600.000. Dari seluruh komponen tersebut, kerugian terbesar berasal dari hilangnya upah produktif, yakni Rp 68.600.000, sedangkan pengeluaran terkecil adalah untuk konsumsi sebesar Rp 320.000.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

07-02-2026

Cara Mengutip

Sinuor, C. M. O. ., & Nani, M. I. M. . (2026). Gambaran Biaya Non Medis Langsung Dan Biaya Tidak Langsung Pada Pasien Tuberkulosis Di Puskesmas Kupang Kota. Sains Medisina, 4(3), 316–322. https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i3.964

Terbitan

Bagian

Artikel