Penerimaan Diri dan Kualitas Hidup Pasien Kanker Payudara yang Menjalani Kemoterapi
DOI:
https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i2.888Kata Kunci:
penerimaan diri, kualitas hidup, kanker payudara, kemoterapiAbstrak
Kanker payudara merupakan penyakit kronis yang berdampak signifikan terhadap kualitas hidup pasien, terutama selama menjalani kemoterapi. Selain dampak fisik, aspek psikologis seperti penerimaan diri berperan penting dalam proses adaptasi pasien terhadap penyakit dan pengobatan. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara penerimaan diri dan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Penelitian ini merupakan penelitian kuantitatif dengan desain cross sectional. Populasi penelitian adalah pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi di Poliklinik Rawat Jalan RS Urip Sumoharjo pada bulan November 2024. Sampel sebanyak 60 responden diperoleh menggunakan teknik accidental sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner Acceptance of Illness Scale (AIS) dan WHOQOL-BREF. Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji chi-square. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki kualitas hidup kurang baik pada domain general health, kesehatan fisik, dan kesehatan psikologis, namun kualitas hidup relatif baik pada domain hubungan sosial dan lingkungan. Terdapat hubungan yang bermakna antara penerimaan diri dan kualitas hidup pada seluruh domain kualitas hidup (p < 0,05). Penerimaan diri berhubungan signifikan dengan kualitas hidup pasien kanker payudara yang menjalani kemoterapi. Peningkatan penerimaan diri perlu menjadi perhatian dalam asuhan keperawatan untuk meningkatkan kualitas hidup pasien.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Riska Hediya Putri, Merza Nopita

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


