Perbandingan Aktivitas Antiinflamasi Bagian Tanaman Telang (Clitoria ternatea) Berdasarkan Bukti In-vitro dan In-vivo: Narrative Review

Penulis

  • Ni Putu Ayudya Sari Program Studi Farmasi, Universitas Lampung, Bandar Lampung, Indonesia
  • Ramadhan Triyandi Program Studi Farmasi, Universitas Lampung, Bandar Lampung, Indonesia
  • Afriyani Program Studi Farmasi, Universitas Lampung, Bandar Lampung, Indonesia
  • Muhammad Iqbal Program Studi Farmasi, Universitas Lampung, Bandar Lampung, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i2.881

Kata Kunci:

antiinflamasi, Clitoria ternatea, denaturasi protein, edema kaki, stabilitas membran

Abstrak

Inflamasi merupakan respon biologis yang berperan penting dalam patogenesis berbagai penyakit kronis. Penggunaan obat antiinflamasi sintetik sering dibatasi karena efek samping yang serius sehingga alternatif agen antiinflamasi berbasis alam diperlukan. Telang (Clitoria ternatea) merupakan tanaman obat yang memiliki berbagai  metabolit aktif dengan potensi antiinflamasi, namun perbedaan potensi antiinflamasi antar bagian tanaman belum banyak dikaji secara sistematis. Tinjauan ini bertujuan membandingkan potensi antiinflamasi bagian bunga, daun, akar dan biji tanaman  telang (Clitoria ternatea) berdasarkan bukti in-vitro dan in-vivo. Studi literatur merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menghimpun beberapa artikel melaui  database PubMed, Science Direct, dan Google Schoolar yang di terbitkan dari 2016-2025 dan sebanyak delapan artikel memenuhi kriteria inklusi. Aktivitas antiinflamasi ditemukan bervariasi pada berbagai bagian tanaman. Bunga menunjukkan aktivitas rendah (% inhibisi 8,48%-28,82%), meningkat signifikan ketika diformulasikan nanopartikel selenium (SeNPS) (% inhibisi 27%-85%). Daun memiliki potensi paling konsisten dengan stabilitas membran 53% dan penghambatan edema 42-57%. Akar menunjukkan efek in-vivo terkuat (69-81%), didukung adanya senyawa triterpenoid dan alkaloid. Minyak biji telang (Clitoria ternatea) menunjukkan aktivitas antiinflamasi poten secara in-vitro (IC₅₀ ±5 µg/mL) akibat tingginya polifenol lipofilik. Kesimpulan dari artikel ini yaitu seluruh bagian tanaman telang (Clitoria ternatea) berpotensi sebagai agen antiinflamasi, dengan potensi terbaik pada bagian  biji dan akar

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

21-12-2025

Cara Mengutip

Sari, N. P. A., Triyandi, R. ., Afriyani, & Iqbal, M. (2025). Perbandingan Aktivitas Antiinflamasi Bagian Tanaman Telang (Clitoria ternatea) Berdasarkan Bukti In-vitro dan In-vivo: Narrative Review. Sains Medisina, 4(2), 87–92. https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i2.881

Terbitan

Bagian

Artikel