Perbandingan Aktivitas Antiinflamasi Bagian Tanaman Telang (Clitoria ternatea) Berdasarkan Bukti In-vitro dan In-vivo: Narrative Review
DOI:
https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i2.881Kata Kunci:
antiinflamasi, Clitoria ternatea, denaturasi protein, edema kaki, stabilitas membranAbstrak
Inflamasi merupakan respon biologis yang berperan penting dalam patogenesis berbagai penyakit kronis. Penggunaan obat antiinflamasi sintetik sering dibatasi karena efek samping yang serius sehingga alternatif agen antiinflamasi berbasis alam diperlukan. Telang (Clitoria ternatea) merupakan tanaman obat yang memiliki berbagai metabolit aktif dengan potensi antiinflamasi, namun perbedaan potensi antiinflamasi antar bagian tanaman belum banyak dikaji secara sistematis. Tinjauan ini bertujuan membandingkan potensi antiinflamasi bagian bunga, daun, akar dan biji tanaman telang (Clitoria ternatea) berdasarkan bukti in-vitro dan in-vivo. Studi literatur merupakan metode yang digunakan dalam penelitian ini dengan menghimpun beberapa artikel melaui database PubMed, Science Direct, dan Google Schoolar yang di terbitkan dari 2016-2025 dan sebanyak delapan artikel memenuhi kriteria inklusi. Aktivitas antiinflamasi ditemukan bervariasi pada berbagai bagian tanaman. Bunga menunjukkan aktivitas rendah (% inhibisi 8,48%-28,82%), meningkat signifikan ketika diformulasikan nanopartikel selenium (SeNPS) (% inhibisi 27%-85%). Daun memiliki potensi paling konsisten dengan stabilitas membran 53% dan penghambatan edema 42-57%. Akar menunjukkan efek in-vivo terkuat (69-81%), didukung adanya senyawa triterpenoid dan alkaloid. Minyak biji telang (Clitoria ternatea) menunjukkan aktivitas antiinflamasi poten secara in-vitro (IC₅₀ ±5 µg/mL) akibat tingginya polifenol lipofilik. Kesimpulan dari artikel ini yaitu seluruh bagian tanaman telang (Clitoria ternatea) berpotensi sebagai agen antiinflamasi, dengan potensi terbaik pada bagian biji dan akar
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2025 Ni Putu Ayudya Sari, Ramadhan Triyandi, Afriyani, Muhammad Iqbal

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


