Studi Etnomedisin Dalam Pengobatan Tradisional Di Wilayah Desa Padang Panjang Kecamatan Karang Intan Kabupaten Banjar
DOI:
https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i6.855Kata Kunci:
Etnomedisin, Obat Tradisional, Skrining Fitokimia, Karang IntanAbstrak
Indonesia merupakan negara archipelago serta dihuni aneka macam etnik suku bangsa dengan masing-masing budayanya yang khas merupakan keuntungan yang istimewa. Setiap etnik menyimpan kearifan lokal yang special sesuai dengan budaya serta norma tata cara dan tradisi turun-menurun. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui jenis tumbuhan, bagian yang digunakan, skrining fitokimia, dan hubungan empiris dengan literatur pada tumbuhan berkhasiat obat pada masyarakat Kecamatan Karang Intan. Jenis penelitian ini adalah penelitian deskriptif menggunakan analisis data kualitatif deskriptif dan kuantitatif. Metode kualitatif deskriptif digunakan untuk mengetahui pemanfaatan tanaman sebagai obat yang berkhasiat untuk pengobatan penyakit, bersifat survei eksploratif dengan teknik pengumpulan data menggunakan proses wawancara dan pengamatan langsung atau observasi di lapangan, serta studi literatur. Sedangkan analisis kuantitatif dilakukan menggunakan menghitung frekuensi sitasi dan rasio kesepakatan informan. Hasil penelitian diperoleh sebanyak 5 tanaman di Kecamatan Karang Intan yaitu limpasau, galam, taus, juri jangkal, dan jelungkak, kemudian dibuat simplisia dan melakukan uji skrining fitokimia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bagian tanaman dimanfaatkan dengan cara direbus.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Fitriyanti Fitriyanti, Desi Puspita Lestari, Gusti Rizaldi

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

