Hubungan Durasi Screen Time, Aktivitas Fisik, Dan Kebiasaan Konsumsi Fast Food Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja (Studi Di SMA Negeri 3 Banjarbaru)

Penulis

  • Siti Anggita Cahya Ramadani Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Indonesia
  • Rosihan Anwar Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Indonesia
  • Rahmani Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Indonesia
  • Fathurrahman Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin, Kota Banjarbaru, Indonesia

DOI:

https://doi.org/10.63004/snsmed.v5i1.1609

Kata Kunci:

Obesitas Remaja, Screen Time, Aktivitas Fisik, Fast Food

Abstrak

Obesitas pada remaja merupakan masalah gizi yang semakin meningkat dan dapat berdampak terhadap kesehatan di masa depan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan durasi screen time, aktivitas fisik, dan kebiasaan konsumsi fast food  dengan kejadian obesitas pada remaja di SMA Negeri 3 Banjarbaru. Penelitian ini merupakan penelitian observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Populasi penelitian adalah siswa kelas XI sebanyak 407 orang dengan sampel 80 responden yang diambil menggunakan teknik simple random sampling. Pengumpulan data dilakukan melalui pengukuran berat badan dan tinggi badan untuk menentukan Indeks Massa Tubuh (IMT), serta kuesioner screen time, IPAQ untuk aktivitas fisik, dan SQ-FFQ untuk konsumsi fast food . Analisis data menggunakan uji Rank Spearman dengan tingkat signifikansi α = 0,05. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 38,8% responden mengalami obesitas, 68,8% memiliki screen time tinggi, 55% memiliki aktivitas fisik ringan, dan 56,3% sering mengonsumsi fast food . Terdapat hubungan yang bermakna antara screen time (p=0,000; r=0,473), aktivitas fisik (p=0,000; r= 0,494), dan konsumsi fast food  (p=0,000; r=0,479) dengan kejadian obesitas. Disarankan remaja menerapkan pola hidup sehat dengan membatasi screen time, meningkatkan aktivitas fisik, dan mengurangi konsumsi fast food  untuk mencegah obesitas.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Ariyanto, A., Fatmawati, T. Y., & Efni, N. (2023). Hubungan aktivitas fisik, konsumsi fast food, dan konsumsi buah sayur dengan kejadian obesitas pada remaja. Jurnal Akademika Baiturrahim Jambi. DOI: https://doi.org/10.36565/jab.v13i2.817

Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan RI. (2023). Survei Kesehatan Indonesia 2023. Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Bukkang, A. A. S., Musa, E. C., & Malonda, N. S. H. (2024). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada pelajar SMA. Jurnal Kesehatan Tambusai.

Chairil, C., Isnaniar, I., Norlita, W., & Oktavia, N. (2024). Hubungan konsumsi makanan fast food dengan kejadian obesitas pada remaja. Jurnal Kesehatan As-Shiha, 1(2), 1–14. DOI: https://doi.org/10.65175/kewinus.v2i1.28

Laporan Kegiatan Penjaringan Kesehatan Anak Usia Sekolah dan Remaja. (2024). Puskesmas Rawat Inap Cempaka.

Mardiana, M., Yusuf, M., & Sriwiyanti, S. (2022). Hubungan faktor-faktor dengan kejadian obesitas remaja di Palembang. JPP, 17(1), 63–70. https://doi.org/10.36086/jpp.v17i1.1169 DOI: https://doi.org/10.36086/jpp.v17i1.1169

Nabawiyah, N., Arneliwati, A., & Hasneli, Y. N. (2022). Hubungan tingkat aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja. Detector. DOI: https://doi.org/10.55606/detector.v1i1.1022

Nugroho, A., Sari, D., & Lestari, Y. (2021). Hubungan konsumsi fast food dengan kejadian obesitas pada remaja. Jurnal Gizi Indonesia, 9(2). DOI: https://doi.org/10.36973/jkih.v9i1.281

Pratama, R., Widyastuti, N., & Hidayat, A. (2022). Frekuensi konsumsi fast food dan hubungannya dengan status gizi remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat Indonesia, 17(3).

Putri, A., & Lestari, R. (2022). Durasi screen time dan hubungannya dengan kejadian overweight dan obesitas pada remaja. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 17(3).

Rezeki, S., & Suryaalamsah, I. (2023). Hubungan screen time dengan status gizi remaja sekolah menengah. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(2).

Saputri, E. S., & Samsudi. (2023). Hubungan pola makan dan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja. Jurnal Avicenna.

Sari, M., & Indrawati, L. (2021). Hubungan aktivitas fisik dengan status gizi remaja. Jurnal Gizi dan Kesehatan.

Sari, M., Indrawati, L., & Wulandari, N. (2022). Kebiasaan konsumsi fast food pada remaja dan faktor yang memengaruhinya.

Sembiring, B. A., Rosdewi, N. N., & Yuningrum, H. (2022). Hubungan aktivitas fisik dengan kejadian obesitas pada remaja SMA. Jurnal Formil, 7(1), 87–95. DOI: https://doi.org/10.35842/formil.v7i1.421

Suha, G. R., & Rosyada, A. (2022). Faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian obesitas pada remaja umur 13–15 tahun di Indonesia. Ilmu Gizi Indonesia, 6(1), 43–56. DOI: https://doi.org/10.35842/ilgi.v6i1.339

Utami, N. P., Purba, M. B., & Huriyati, E. (2018). Paparan screen time hubungannya dengan obesitas pada remaja SMP di Yogyakarta. Jurnal Dunia Gizi, 1(2), 71–78. DOI: https://doi.org/10.33085/jdg.v1i2.3419

World Health Organization. (2022). Obesity and overweight. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/obesity-and-overweight

World Health Organization. (2024). Obesity. https://www.who.int/health-topics/obesity

Unduhan

Diterbitkan

31-10-2026

Cara Mengutip

Ramadani, S. A. C. ., Anwar, R. ., Rahmani, R., & Fathurrahman, F. (2026). Hubungan Durasi Screen Time, Aktivitas Fisik, Dan Kebiasaan Konsumsi Fast Food Dengan Kejadian Obesitas Pada Remaja (Studi Di SMA Negeri 3 Banjarbaru). Sains Medisina, 5(1), 38–42. https://doi.org/10.63004/snsmed.v5i1.1609

Terbitan

Bagian

Artikel