Pengaruh Formulasi Pure Ikan Lele Dan Tepung Kacang Merah Terhadap Daya Terima Dan Mutu Kimia Stik Lekara
DOI:
https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i6.1583Kata Kunci:
Ikan Lele, Kacang Merah, Stik, Komposisi Proksimat, Zat BesiAbstrak
Kekurangan Energi Kronik (KEK) dan anemia pada ibu hamil masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia dengan prevalensi yang tinggi. Protein dan zat besi merupakan zat gizi mikro dan makro yang berperan penting dalam mencegah kedua kondisi tersebut serta mengurangi risiko komplikasi kehamilan. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan dan menganalisis pengaruh substitusi puree ikan lele dan tepung kacang merah terhadap mutu organoleptik serta mutu kimia stik lekara sebagai alternatif camilan tambahan bagi ibu hamil. Penelitian ini menggunakan desain true experimental dengan rancangan posttest-only control group. Kelompok penelitian terdiri dari kontrol (P0) dan tiga kelompok perlakuan dengan variasi substitusi puree ikan lele dan tepung kacang merah, yaitu P1 (60:10:30), P2 (60:15:25), dan P3 (60:20:20). Data yang dikumpulkan meliputi mutu organoleptik serta mutu kimia yang mencakup kadar proksimat (air, abu, protein, lemak, karbohidrat) dan kadar zat besi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa formula terbaik yang diterima adalah P1. Karakteristik kimia pada formula terbaik (P1) memiliki kadar air 2,57%, abu 0,98%, protein 10,05%, lemak 40,93%, karbohidrat 24,71%, dan zat besi sebesar 182,93 mg/kg, sedangkan kelompok kontrol (P0) memiliki kadar air 1,76%, abu 0,52%, protein 8,46%, lemak 31,19%, karbohidrat 42,71%, dan zat besi sebesar 173,79 mg/kg. Berdasarkan hasil penelitian, stik "Lekara" berpotensi menjadi alternatif kudapan praktis tinggi protein dan zat besi untuk membantu mengatasi KEK dan anemia pada ibu hamil.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Susan Ariyanti, Zulfiana Dewi, Meilla Dwi Andrestian

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

