Hubungan Pengetahuan Gizi, Paparan Iklan Media Sosial, Dan Frekuensi Konsumsi Junk Food Terhadap Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja

Penulis

  • Noor Latifah Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin
  • Ermina Syainah Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin
  • Sajiman Sajiman Politeknik Kesehatan Kemenkes Banjarmasin

DOI:

https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i6.1578

Kata Kunci:

Pengetahuan Gizi, Paparan Iklan Media Sosial, Junk food, Gizi Lebih, Remaja

Abstrak

Masa remaja merupakan periode yang rentan terhadap konsumsi junk food yang tinggi kalori namun rendah zat gizi, sehingga dapat meningkatkan risiko gizi lebih dan obesitas. Pengetahuan gizi berperan penting dalam memengaruhi perilaku pemilihan makanan pada remaja. Selain itu, tingginya penggunaan media sosial juga meningkatkan paparan iklan makanan cepat saji yang dapat memengaruhi pola konsumsi remaja. Penelitian ini bertujuan mengetahui hubungan pengetahuan gizi, paparan iklan media sosial, dan frekuensi konsumsi junk food dengan kejadian gizi lebih pada remaja di SMA Negeri 3 Banjarbaru. Penelitian menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional pada 88 responden yang dipilih secara simple random sampling. Data dianalisis menggunakan uji Rank Spearman (α = 0,05). Data dikumpulkan melalui wawancara menggunakan kuesioner pengetahuan gizi, kuesioner paparan iklan media sosial, dan Food Frequency Questionnaire (FFQ) untuk mengukur frekuensi konsumsi junk food. Hasil penelitian menunjukkan bahwa 47,7% responden mengalami gizi lebih, 48,9% memiliki tingkat pengetahuan gizi kategori cukup, 48,9% terpapar iklan media sosial dalam kategori tinggi, serta 53,4% memiliki frekuensi konsumsi junk food kategori jarang. Analisis statistik menunjukkan terdapat hubungan antara pengetahuan gizi (p=0,018, r=-0,252) dan paparan iklan media sosial (p=0,045, r=0,214) dengan kejadian gizi lebih. Sementara itu, frekuensi konsumsi junk food tidak menunjukkan hubungan yang signifikan (p=0,059, r=0,202). Berdasarkan hasil penelitian, responden diharapkan dapat meningkatkan pengetahuan gizi dan lebih bijak membatasi pengaruh iklan makanan di media sosial.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

31-08-2026

Cara Mengutip

Latifah, N., Syainah, E. ., & Sajiman, S. (2026). Hubungan Pengetahuan Gizi, Paparan Iklan Media Sosial, Dan Frekuensi Konsumsi Junk Food Terhadap Kejadian Gizi Lebih Pada Remaja. Sains Medisina, 4(6), 606–612. https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i6.1578

Terbitan

Bagian

Artikel