Aktivitas Antibakteri Ekstrak Daun Tapak Liman (Elephantopus scaber L.) dan Perkembangan Formulasinya Dalam Sediaan Farmasi: Literatur Review
DOI:
https://doi.org/10.63004/snsmed.v4i5.1368Kata Kunci:
Antibakteri, ekstrak, Elephantopus scaber L, FormulasiAbstrak
Infeksi bakteri dan resistensi obat merupakan masalah kesehatan global yang semakin meningkat. Salah satu pilihan potensial adalah pemanfaatan tanaman obat, seperti daun tapak liman (Elephantopus scaber L.), yang menunjukkan sifat antibakteri. Studi ini bertujuan untuk menyelidiki kemanjuran antibakteri ekstrak daun tapak liman dan pengembangan formulasinya dalam aplikasi farmasi melalui tinjauan literatur. Pendekatan yang digunakan melibatkan pencarian artikel ilmiah melalui Google Scholar yang mencakup periode dari tahun 2016 hingga 2026. “Hasil penelitian menunjukkan bahwa ekstrak daun tapak liman menunjukkan kemanjuran antibakteri terhadap bakteri Gram-negatif, dengan zona inhibisi maksimum 27 mm terhadap Escherichia coli, dan terhadap bakteri Gram-positif, dengan maksimum 20 mm terhadap Staphylococcus aureus. Dalam formulasi farmasi, efikasi maksimum terhadap bakteri Gram-negatif adalah 17,57 mm terhadap Pseudomonas aeruginosa dalam formulasi gel, sedangkan aktivitas tertinggi terhadap bakteri Gram-positif adalah 13,60 mm terhadap Streptococcus mutans dalam formulasi obat kumur. Kesimpulannya adalah daun tapak liman memiliki potensi sebagai agen antibakteri alami dan dapat dikembangkan menjadi formulasi farmasi.
Unduhan
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Vanesya Naya Larrassati, Afriyani Afriyani, Femmy Andrifianie, Citra Yuliyanda Pardilawati

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

