Sosialisasi Penggunaan Tes Kit Merkuri pada Produk Skincare sebagai Upaya Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat di Desa Mertak Tombok

Isi Artikel Utama

Lelie Amalia Tusshaleha
Lale Budi Hutami Rahayu
Supiani Rahayu
Syamsul Rahmat
Laili Apriani
Aya Shaufia Itsnayain
Meilynda Pomeistia

Abstrak

Paparan merkuri dalam produk skincare masih menjadi masalah kesehatan masyarakat global dan nasional karena dapat menyebabkan kerusakan ginjal, neurotoksisitas, gangguan saraf, dan risiko kesehatan jangka panjang lainnya. Masyarakat desa merupakan kelompok yang rentan terhadap penggunaan kosmetik berbahaya akibat keterbatasan akses informasi dan literasi kesehatan. Kegiatan pengabdian ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan keterampilan masyarakat Desa Mertak Tombok terkait bahaya merkuri pada kosmetik serta pelatihan penggunaan test kit merkuri sebagai deteksi dini keamanan produk skincare. Metode pengabdian menggunakan pendekatan edukatif–partisipatif melalui sosialisasi, demonstrasi, praktik langsung, serta evaluasi pre-test dan post-test. Hasil menunjukkan terjadi peningkatan rata-rata pengetahuan masyarakat dari 50,6 % menjadi 88,4 % (peningkatan 37,8 %). Sebanyak 92 % peserta mampu menggunakan test kit secara mandiri. Dengan demikian, kegiatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan literasi kesehatan dan kemampuan masyarakat dalam melakukan deteksi mandiri keamanan kosmetik.

Rincian Artikel

Cara Mengutip
Tusshaleha, L. A., Rahayu, L. B. H. ., Rahayu, S. ., Rahmat, S. ., Apriani, L. ., Itsnayain, A. S. ., & Pomeistia, M. . (2026). Sosialisasi Penggunaan Tes Kit Merkuri pada Produk Skincare sebagai Upaya Peningkatan Literasi Kesehatan Masyarakat di Desa Mertak Tombok. Jurnal Pengabdian Masyarakat Wadah Publikasi Cendekia, 3(1), 54–59. https://doi.org/10.63004/jpmwpc.v3i1.936
Bagian
Artikel

Referensi

BPOM RI. (2025). BPOM Temukan 26 Kosmetik Berbahaya di Akhir 2025. (https://www.pom.go.id/siaran-pers/bpom-temukan-26-kosmetik-berbahaya-di-akhir-2025, diakses tanggal 29 Desember 2025).

Charkiewiz, A.E., Omeljaniuk, W.J., Garley, M., & Niklinski, J. (2025). Mercury Exposure and Health Effects: What Do We Really Know?. International Journal of Molecular Sciences. https://doi.org/10.3390/ijms26052326.

Dampang, H., Huriia., & Jasril. (2023). Analisis Kualitatif Merkuri pada Beberapa Krim Pemutih Wajah yang Beredar di Pasar Tradisional Sentral Palopo. Jurnal Surya Medika, 162-165. https://doi.org/10.33084/jsm.v9i3.6502.

Purwanitiningsih, E., Hariyanti, S., & Mayasari, T. (2023). Identifikasi Merkuri dalam Krim Pemutih Wajah yang Dijual Online di Daerah Jabodetabek dengan Metode Uji Reaksi Warna dan Uji Amalgam. Syntax Literate: Jurnal Ilmiah Indonesia, 8(1), 278-284.

Rahmawati., Anita., Muawanah., Fatmawati, A., & Hasnah. (2022). Edukasi Ibu-Ibu Terkait Bahaya Merkuri pada Kosmetik Pemutih di Bontoala Tua Kecamatan Bontoala Kota Makasar. LONTAR ABDIMAS, 3(1), 42-47.

Sulaiman, R., Umboh, J.M.L., & Maddusa, S.S. (2020). Analisis Kandungan Merkuri pada Kosmetik Pemutih Wajah di Pasaran Karombasan Kota Manado. Jurnal KESMAS, 9(5), 20-26.

Suoth, E., Tasiam, E., & Datu, R.J. (2025). Pelatihan Identifikasi Produk Kosmetik Mengandung Bahan Berbahaya pada Wanita Kaum Ibu dan Pemuda GMIM Tumpengan Kecamatan Pineleng Minahasa. The Studies of Social Science, 7(2), 223-228. https://doi.org/10.35801/tsss.v7i2.64459.

Trikusumaadi, S.K., Wimpy., Nasrulah, M.R., & Rahmah, L. (2024). Edukasi Tentang Kecantikan dalam Masyarakat Modern dan Kosmetik Bermerkuri bagi PKK Kelurahan Bentakan, Baki, Sukoharjo. AKSARA ABDIMAS, 1(2), 14-24.

WHO (2025). Mercury. (https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/mercury-and-health, diakses 29 Desember 2025).

Wu, Y., Osman, A.I., Hosny, M., Elgarahy, A.M., Eltaweil, A.S., et al. (2024). The Toxicity of Mercury and Its Chemical Compounds: Molecular Mechanisms and Environmental and Human Health Implications: A Comprehensive Review. ACS Omega, 9, 5100-5126. https://doi.org/10.1021/acsomega.3c07047.

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama