Pendampingan Pembelajaran Bahasa Inggris untuk Anak-anak Panti Asuhan melalui Model Service-learning Interaktif
Isi Artikel Utama
Abstrak
Program pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk memperkenalkan pembelajaran kosakata bahasa Inggris yang menyenangkan dan mudah dipahami kepada anak-anak di Panti Asuhan Graha Baiturrahmah, Banjarmasin. Analisis kebutuhan awal menunjukkan bahwa 34 anak (27 siswa sekolah dasar dan 7 siswa sekolah menengah pertama) memiliki tingkat penguasaan tata bahasa dan kosakata bahasa Inggris yang masih rendah. Permasalahan ini perlu ditangani untuk memperkuat kemampuan dasar bahasa Inggris mereka sekaligus meningkatkan motivasi belajar. Program ini dilaksanakan dalam dua kali pertemuan dengan menggunakan model service-learning interaktif yang melibatkan dosen dan mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris. Metode yang diterapkan meliputi observasi awal, pengembangan lembar kerja yang sesuai dengan usia peserta, serta pelaksanaan sesi pembelajaran secara langsung. Pendekatan pembelajaran mengintegrasikan permainan edukatif, media visual, lagu, dan praktik percakapan sederhana sebagai upaya menggantikan metode pembelajaran monoton yang sebelumnya dialami anak-anak. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan yang signifikan dalam pemahaman kosakata bahasa Inggris dasar serta tingkat partisipasi aktif anak-anak. Penggunaan aktivitas pembelajaran yang menarik dan berpusat pada peserta didik mampu meningkatkan perhatian, kepercayaan diri, dan kemauan untuk berkomunikasi menggunakan bahasa Inggris sederhana. Program ini berhasil meningkatkan keterampilan kosakata bahasa Inggris anak-anak panti asuhan sekaligus memperkuat kompetensi akademik dan sosial mahasiswa yang terlibat. Temuan ini menunjukkan efektivitas model service-learning yang memberikan manfaat ganda dalam kegiatan pengabdian kepada masyarakat.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Cuervo, L., Bonastre, C., Camilli, C., Arroyo, D., & García, D. (2023). Digital Competences in Teacher Training and Music Education via Service Learning: A Mixed-Method Research Project. Education Sciences, 13(5), 459. https://doi.org/10.3390/educsci13050459
Haryati, H., Nurjanah, A., & Sayudin, S. (2023). The Analysis of Authentic Materials Usage in Teaching English as a Second Language. Eduvest - Journal of Universal Studies, 3(6), 1040–1046. https://doi.org/10.59188/eduvest.v3i6.825
Ilham, I., Hudri, M., Irwandi, I., Rahmaniah, R., Ismail, H., & Hidayati, H. (2023). Pendampingan Bahasa Inggris Bagi Anak-anak di Panti Asuhan Muhammadiyah Mataram. SELAPARANG Jurnal Pengabdian Masyarakat Berkemajuan, 7(2), 1440–1440. https://doi.org/10.31764/jpmb.v7i2.14714
Saeed, M., & Ahmed, I. (2021). An analytical review on rethinking service-learning as critical transformative paradigm in higher education. Journal of Humanities, Social and Management Sciences (JHSMS), 2(2), 318–334. https://doi.org/10.47264/idea.jhsms/2.2.23
Sahnan, B. (2024). Peran Bahasa Inggris dalam Dunia Profesional dan Globalisasi. Jurnal Ilmiah IPS Dan Humaniora (JIIH), 2(2), 44–49. https://doi.org/10.61116/jiih.v2i2.457
Tran, T. T. L. (2022). An Investigation into the Causes of Students’ Anxiety in Learning English Speaking Skills. International Journal of TESOL & Education, 2(3), 183–196. https://doi.org/10.54855/ijte.222312
Yang, C.-H., Huang, Y., & Huang, P. (2022). A Comparison of the Learning Efficiency of Business English between the Blended Teaching and Conventional Teaching for College Students. English Language Teaching, 15(9), 44. https://doi.org/10.5539/elt.v15n9p44