Cegah Cacingan Dengan Perilaku Hidup Bersih Dan Sehat di SD Negeri 016 Samarinda Utara
Isi Artikel Utama
Abstrak
Helmintiasis merupakan penyakit infeksi yang ditularkan melalui tanah (Soil Transmitted Helminths) masih menjadi masalah kesehatan masyarakat, terutama pada anak usia sekolah dasar. Kegiatan promosi kesehatan “Cegah Cacingan dengan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS)” bertujuan meningkatkan pengetahuan siswa mengenai bahaya cacingan dan cara pencegahannya. Kegiatan ini menggunakan desain pretest-posttest pada 27 siswa kelas V SD Negeri 016 Samarinda Utara. Edukasi diberikan melalui penyuluhan dengan media power point, leaflet, video edukasi. Analisis data dilakukan secara deskriptif menggunakan Microsoft Excel dan secara inferensial menggunakan IBM SPSS versi 27 dengan uji normalitas Shapiro-Wilk dan Uji T Berpasangan (Paired Samples Test). Hasil menunjukkan rata-rata skor pengetahuan meningkat dari 55,9 (pretest) menjadi 80,7 (posttest). Hasil Uji T Berpasangan menunjukkan nilai Sig. <0,001 yang menandakan terdapat perbedaan signifikan antara skor sebelum dan sesudah intervensi. Kegiatan promosi kesehatan ini terbukti efektif dalam meningkatkan pengetahuan siswa mengenai pencegahan cacingan melalui penerapan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Agustin, S. K., Ramadhani, A., Herlina, M. I., Imafluchah, I. K., Putri, N. S. D., & Atmadani, R. N. (2023). Penyuluhan bahaya cacingan bagi siswa sekolah dasar sebagai upaya mewujudkan anak Indonesia sehat dan berprestasi. Jurnal Pengabdian UNDIKMA, 4(1), 257–263.
Arrizky, M. H. I. A. (2020). Faktor Risiko Kejadian Kecacingan. Jurnal Medika Hutama, 02(01), 402–406.
Afriawan, A. F., Hadi, S., Hamzah, P. N., Darma, S., & Fattah, N. (2025). Analisa Status Gizi Anak Yang Mendapatkan Obat Cacing Pada Puskesmas Pattingalloang Makassar. Borneo Journal of Medical Laboratory Technology, 7(2), 696–701.
Departemen Kesehatan RI. (2017). Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 15 Tahun 2017 tentang Penanggulangan Cacingan. Jakarta: Kemenkes RI.
Hastono, S. P. (2020). Analisis data pada bidang kesehatan. Jakarta: Rajawali Pers.
Hidayah, N., Kurniawan, A., & Rahayu, S. (2023). Pengaruh penyuluhan kesehatan terhadap pengetahuan anak sekolah dasar tentang pencegahan cacingan.
Jurnal Pengabdian Kesehatan Masyarakat, 4(1), 12–20.
Irsan, M., Irwan, K., Fattah, K. N., Arfah, A. I., Esa, A. H., Laddo, N., & Sapta, E. (2023). Faktor Risiko Infeksi Kejadian Kecacingan Pada Anak Usia Sekolah Di Wilayah Kerja Puskesmas Panambungan Makassar. Fakumi Medical Journal, 3(4), 278–289.
Khanza, M. E., Susanti, N., & Suraya, R. (2025). Program Pemberian Obat Cacing Pada Anak Sekolah Dasar Di Puskesmas Tanjung Selamat. 8(3), 460–478.
Rahmawati, Y., Harlita, T. D., & Yusran, D. I. (2024). Hubungan Pengetahuan Personal Hygiene dengan Infeksi Cacing pada Siswa Sekolah Dasar. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community, 8(1), 34–42.
Rifai, Y. P. P., & Fahmi, N. F. (2020). Prevalensi Infeksi Kecacingan Soil Transmitted Helminths (STH) Pada Anak Sekolah Dasar. Conference on Innovation in Health, Accounting and Management Sciences (CIHAMS), 1, 166–172.
Yani, S. I. (2021). Hubungan Sanitasi Dengan Infeksi Telur Cacing Pada Anak Sekolah Dasar. Meditory: The Journal of Medical Laboratory, 9(1), 37–43.
World Health Organization. (2023). Soil-transmitted helminth infections. World Health Organization.