Pengaruh SEPERENSI (Senam, Penkes, dan Pemeriksaan Tensi) dalam Menurunkan Tekanan Darah pada Lansia dengan Hipertensi di Desa Gunung Sari Lampung Tengah Tahun 2026
Isi Artikel Utama
Abstrak
Pendahuluan: Hipertensi merupakan penyakit kronis yang ditandai dengan peningkatan tekanan darah sistolik ≥140 mmHg dan diastolik ≥90 mmHg. Hipertensi pada lansia berisiko menimbulkan berbagai komplikasi, seperti stroke, gagal jantung, dan gagal ginjal apabila tidak dikendalikan dengan baik. Salah satu upaya nonfarmakologis yang dapat diterapkan untuk membantu mengendalikan tekanan darah pada lansia adalah program SEPERENSI (Senam, Pendidikan Kesehatan, dan Pemeriksaan Tensi). Tujuan: Diketahui efektivitas penerapan SEPERENSI (Senam, Penkes, dan Pemeriksaan Tensi) meningkatkan pengetahuan lansia tentang hipertensi serta membantu mengendalikan tekanan darah melalui penerapan program SEPERENSI di Desa Gunung Sari, Lampung Tengah Tahun 2026. Metode: Menggunakan metode studi kasus deskriptif dengan subjek sebanyak 2 pasien lansia hipertensi yaitu Ny.Y usia 62 tahun dan Ny.S usia 65 tahun. Intervensi SEPERENSI dilakukan selama 7 hari berturut-turut dengan pemberian senam hipertensi, pendidikan kesehatan, dan pemeriksaan tekanan darah secara rutin. Pengumpulan data dilakukan melalui wawancara, observasi, pemeriksaan fisik, dan pengukuran tekanan darah menggunakan tensimeter. Hasil: Hasil studi kasus menunjukkan adanya penurunan tekanan darah setelah intervensi SEPERENSI, yaitu pada Ny. Y dari 170/100 mmHg menjadi 145/85 mmHg dan pada Ny. S dari 165/95 mmHg menjadi 140/80 mmHg. Pengetahuan pasien juga meningkat, dimana hasil pretest Ny. Y 41,7% dan Ny. S 25% meningkat menjadi 100% pada posttest. Selain itu, pasien lebih memahami pentingnya pola hidup sehat, rutin berolahraga, kontrol tekanan darah, dan membatasi konsumsi garam sehingga keluhan pusing dan lemas berkurang. Kesimpulan: Penerapan SEPERENSI (Senam, Penkes, dan Pemeriksaan Tensi) efektif dalam membantu menurunkan tekanan darah pada lansia hipertensi serta meningkatkan pengetahuan dan perilaku hidup sehat. Intervensi ini dapat diterapkan secara rutin sebagai upaya nonfarmakologis dalam pengendalian hipertensi pada lansia.
Rincian Artikel

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Referensi
Fatmasari, D. D. P. (2025). Penerapan Senam Hipertensi Pada Lansia Untuk Menurunkan Tekanan Darah Tinggi Pada Penderita Hipertensi (Doctoral dissertation, Universitas Muhammadiyah Magelang).
Dinas Kesehatan Provinsi Lampung. (2023). Profil Kesehatan Provinsi Lampung Tahun 2023. Pemerintah Provinsi Lampung.
Adriani, S. W., Utomo, E. P., Wulandari, S., Kurniawan, T., & Sukarji, V. (2021). Pengaruh pendidikan kesehatan dan senam hipertensi terhadap tekanan darah pada lansia. Journals of Ners Community, 12(1), 80-85.
World Health Organization. (2024). Hypertension. https://www.who.int/health-topics/hypertension