Pengaruh Pemberian Infusa Akar Kuning Terhadap Kadar ALT dan AST Pada Mencit Diabetes
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1633Keywords:
akar kuning, diabetes, ALT, AST, hepatoprotektifAbstract
Pendahuluan: Penyakit metabolik jangka panjang ditandai hiperglikemia akibat gangguan masalah sekresi dikenal dengan diabetes melitus. Stres oksidatif disebabkan oleh hiperglikemia persisten mengakibatkan kerusakan hepatosit, ditandai peningkatan dari aktivitas enzim Alanine Aminotransferase (ALT) dan Aspartate Aminotransferase (AST). Akar kuning (Coscinium fenestratum) mengandung flavonoid dan berberin yang berfungsi sebagai antioksidan dan senyawa pelindung hati. Tujuan: Penelitian dilakukan untuk mengevaluasi adanya pengaruh dari mencit diabetes yang diberikan infusa akar kuning terhadap aktivitas enzim ALT dan AST. Metodologi: Penelitian dilakukan dengan menerapkan metode eksperimen posttest only control group design. Mencit jantan berjumlah 32 ekor diinduksi aloksan, lalu dikelompokkan menjadi kelompok kontrol DM dan kelompok perlakuan yang memperoleh infusa akar kuning sebanyak 1 mL dua kali sehari. Kadar ALT dan AST diperiksa menggunakan metode kinetik, lalu dianalisis dengan uji independent t-test. Hasil : Rerata kadar ALT dalam kelompok kontrol DM adalah 94,19 U/L dan pada kelompok perlakuan sebesar 80,00 U/L. Rerata kadar AST pada kelompok kontrol DM adalah 239,50 U/L dan pada kelompok perlakuan sebesar 225,30 U/L. Tidak terdapat perbedaan yang signifikan secara statistik pada aktivitas enzim ALT dan AST antara kelompok kontrol dan kelompok perlakuan (p>0,05). Kesimpulan: Pemberian infusa akar kuning tidak menunjukkan pengaruh signifikan terhadap kadar ALT dan AST pada mencit diabetes.
Downloads
References
American Diabetes Association. (2025). Standards of Care in Diabetes—2025. Diabetes Care, 48(Supplement 1), S350.
Dwi, K. E., Erlina, R., & Ariadi. (2019). Pengaruh Pemberian Infusa Teh Hijau Terhadap Kadar SGOT dan SGPT Pada Mencit Diabetes Melitus yang Diinduksi Aloksan. Jurnal Farmasi Higea, 11(2), 184–194. http://jurnalfarmasihigea.org/index.php/higea/article/view/237
Harlita, T. D., Pase, H. P., & Azahra, S. (2023). Identifikasi bakteri Staphylococcus aureus pada saliva penderita diabetes melitus tipe 2 di Puskesmas Harapan Baru. Jurnal Kesehatan Tambusai, 4(4), 5545–5553. https://doi.org/10.31004/jkt.v4i4.20966
Imenshahidi, M., & Hosseinzadeh, H. (2019). Berberis Alkaloids and Hepatoprotective Activity. Phytotherapy Research, 33(1), 13–40.
Laby, J. R. A., Rumiati, F., & Sumbayak, E. M. (2017). Pengaruh Pemberian Bawang Dayak (Eleutherine palmifolia) terhadap Kadar Enzim Alanin Transaminase (ALT) dan Aspartat Transaminase (AST) Mencit yang Diinduksi Karbon Tetraklorida (CC14). Jurnal Kedokteran Meditek, 23(61). https://doi.org/10.36452/jkdoktmeditek.v23i61.1463
Pangestu, L. S., Siswanto, & Asrianti. (2024). Status Gizi, Aktivitas Fisik, Konsumsi Gula dan Risiko Diabetes Melitus di Samarinda. Miracle Journal of Public Health (MJPH), 7(1), 30–37. https://doi.org/10.36566/mjph/Vol7.Iss1/363
Pangestuningsih, M., & Rukminingsih, F. (2022). Gambaran Fungsi Hati Pasien Diabetes Melitus Tipe Ii Di Salah Satu Rumah Sakit Swasta Di Kabupaten Demak Periode Oktober-Desember 2020. Jurnal Riset Kefarmasian Indonesia, 4(2), 134–143. https://www.neliti.com/publications/484262/
Prihandono, D., Hartini, S., & Sukaya, I. G. A. (2022). Efek Pemberian Infusa dan Ekstrak Kayu Cendana (Santalum album Linn.) terhadap Penurunan Kadar Gula Darah Rattus norvegicus Diabetik yang Diinduksi Aloksan. Jurnal Ilmiah Kefarmasian, 4(2), 11–16. https://doi.org/10.36760/jp.v4i2.455
Rezeki, P. S., Putri, E. A. C., & Prasetya, R. E. (2018). Ovariektomi pada Tikus dan Mencit. Surabaya: Airlangga University Press.
Sari, D. O., Lorensia, A., Rahem, A., & Lestiono. (2023). Uji Efektivitas dan Keamanan Kombinasi Metformin-Vildagliptin Pada Diabetes Melitus Tipe 2 di RSPAL Dr. Ramelan Surabaya. Ilmiah Ibnu Sina (JIIS), 8(2), 166–175. https://doi.org/10.36387/jiis.v8i2.1309
Sukarya, I. G. A., Ananda, D. P., & Azahra, S. (2024). Pengaruh Pemberian Ekstrak Daun Kelakai Terhadap Kadar GGT Pada Mencit yang Terinfeksi Tuberkulosis. Jurnal Analis Kesehatan, 13(2), 75–81. https://doi.org/10.26630/jak.v13i2.4559
Supomo, S., Syamsul, E. S., Saadah, H., Kintoko, K., & Witasari, H. A. (2024). Antidiabetic activity of Akar Kuning (Fibraurea tinctoria lour) Extract in Alloxan-Induced Diabetic White Male Rats. Research Journal of Pharmacy and Technology, 17(1), 379–384. https://doi.org/10.52711/0974- 360X.2024.00059
Tini, Juanti, & Pramono, J. S. (2023). Analisis Tingkat Stres dengan Evaluasi Pengobatan Akhir Tuberkulosis. Jurnal Ilmiah PANNMED (Pharmacist, Analyst, Nurse, Nutrition, Midwivery, Environment, Dentist), 18(1), 95–100. https://doi.org/10.36911/pannmed.v18i1.1553
Wahyuni, B. R., Dhiemitra, A., Dewi, A., & Hariawan, M. H. (2023). Hubungan Kualitas Diet dengan Kadar Glukosa Darah pada Pasien Diabetes Mellitus Tipe 2 di Kota Yogyakarta. Amerta Nutrition, 7(2), 252–260. https://doi.org/10.20473/amnt.v7i2SP.2023.25
Wang, Y., Li, X., Chen, H., & Zhao, J. (2021). Berberine Protects Against Liver Injury Through Antioxidant and Anti-inflammatory Mechanisms. Phytomedicine, 87, 153576.
Wu, J., Zhang, L., & Liu, Y. (2022). Oxidative Stress and Diabetic Liver Injury. Frontiers in Endocrinology, 13, 945213.
Wulandari, N. L. W. E., Udayani, N. N. W., Arman Anita Dewi, N. L. K., Putri Triansyah, G. A., Mahita Kumari Dewi, N. P. E., Ayu Putu Widiasriani, I., & Sagung Sri Prabandari, A. A. (2024). Artikel review: Pengaruh Pemberian Induksi Aloksan Terhadap Gula Darah Tikus. Indonesian Journal of Pharmaceutical Education, 4(2), 205–216. https://doi.org/10.37311/ijpe.v4i2.2649
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


