Praktik Pemberian MP-ASI Dini: Perspektif Sikap dan Budaya Ibu
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1275Kata Kunci:
MP-ASI, Budaya, SikapAbstrak
Pendahuluan: Ketika MP-ASI diberikan pada usia dibawah 6 bulan, usus belum cukup berkembang untuk dapat menguraikan sisa dari makanan. jika hal ini terjadi terus menerus, maka akan lebih cepatnya terjadi kerusakan pada sistem cerna, sebab pada usia 0-6 bulan sistem cerna masih dalam tahap perkembangan. Tujuan: Untuk menganalisis hubungan antara sikap dan budaya ibu dengan praktik pemberian MP-ASI dini pada bayi usia di bawah 6 bulan. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kualitatif dengan melakukan wawancara mendalam dengan populasi penelitian adalah ibu yang memiliki bayi di bawah 6 bulan. Dengan total sampel sebanyak 5 orang ibu yang memiliki bayi di bawah 6 bulan dan kader kesehatan. Metode analisis data dilakukan secara deskriptif untuk memperoleh kesimpulan. Hasil: Rata-rata latar belakang pendidikan ibu yaitu SMA/Sederajat. Sebagian besar pekerjaan ibu adalah ibu rumah tanga. Ibu sudah mengetahui dengan cukup baik mengenai pengetahuan tentang ASI dan MP-ASI. Susu formula merupakan makanan tambahan selain ASI yang diberikan ibu pada bayi. Kesimpulan: Para informan pada dasarnya memiliki pengatahuan yang memadai mengenai ASI dan MP-ASI, akan tetapi dalam pelaksanaannya pemberian makanan pendamping ASI masih kerap dilakukan menggunakan susu formula. Hal ini dipengaruhi oleh sebagian ibu yang memiliki bayi berusia di bawah 6 bulan. Saran: Bagi ibu diharapkan untuk dapat meningkatkan kesadaran mereka mengenai pentingnya pemberian ASI eksklusif serta penerapan MP-ASI yang tepat dan benar.
Unduhan
Referensi
Andrian, M. W., Huzaimah, N., Satriyawati, A. C., & Lusi, P. (2021). Pemberian Makanan Pendamping Asi Secara Dini: Hubungan Pengetahuan dan Perilaku Ibu. https://doi.org/https://doi.org/10.47560/kep.v10i2.291
Aryana, I. G. K., Jayanti, K. S., Suartawan, I. P., & Meilinda, B. D. (2022). Edukasi Peningkatan Pengetahuan Ibu Mengenai MPASI di RSUD Bangli. https://drive.google.com/drive/folders/1xrydu0TIqJLEA32afniGW7xoRdNXascn?-
Azzah, R. Z. N., Ermiati, & Maryam, N. N. A. (2018). Gambaran Budaya Pemberian Mp-Asi Di Desa Mundu Pesisir Kabupaten Cirebon. Jurnal Sehat Masada, 12, 2502–5414.
Febriani, A. D. (2022). Hubungan Pengetahuan Ibu Tentang Pemberian Mpasi Dengan Kejadian Gastroenteritis Pada Bayi Usia 6-12 Bulan Di RSUD Ibnu Sina Gresik.
Leli, L. (2021). Pengaruh Sosial BudayaTerhadap Pemberian MP-ASI Dini di Wilayah Kerja UPTD Puskesmas Moncongloe. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 6(1), 45–53.
Nurhayati. (2021). Hubungan Pengetahuan Dan Sikap Ibu Dengan Pemberian MP-ASI Pada Bayi di Puskesmas Melati Kecamatan Perbaungan Kabupaten Serdang Bedagai Tahun 2021. Excellent Midwifery Journal, 4.
Septina, R., & Erlina, S. (2023). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MP ASI) Dini pada Ibu yang Memiliki Bayi Usia 7-24 Bulan. Jurnal Ilmiah Kesehatan BPI, 7(1), 39–49.
Suryani, I., & Suwanti, I. (2023). Hubungan Aktivitas Pekerjaan Ibu Dengan Ketepatan Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (Vol. 2, Number 4). http://e-journal.lppmdianhusada.ac.id/index.php/PIPK
Usman, U. (2023). Gambaran Praktik Pemberian Mp-Asi Dan Kejadian Stunting Pada Anak Usia 6-24 Bulan Di Daerah Eks Endemik Gaky Berat Kecamatan Buntu Batu Kabupaten Enrekang.
WHO, & UNICEF. (2021). Global Strategy for Infant and Young Child Feeding. Geneva : WHO-UNICEF.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

