Efektivitas Intervensi Health-Gamification Terhadap Peningkatan Pengetahuan Pencegahan HIV/AIDS Pada Mahasiswa STIKES X Di Banjarmasin
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1472Keywords:
Health-Gamification, HIV/AIDS, Remaja, MahasiswaAbstract
Pendahuluan: Infeksi Virus Immunodeficiency Virus (HIV) terus menjadi persoalan kesehatan publik yang serius dengan adanya jumlah kasus yang signifikan di kalangan anak remaja di Indonesia. Situasi ini meggambarkan bahwa dibutuhkan upaya pencegahan yang menyeluruh melalui metode pendidikan yang lebih kreatif dan interaktif sesuai dengan karakteristik pada generasi muda yaitu salah satu diantaranya adalah melalui pendekatan health-gamification. Strategi ini mengombinasikan elemen permainan kusi digital dalam upaya meningkatkan proses motivasi belajar, partisipasi aktif serta daya ingat pada responden. Tujuan: Adapun tujuan penelitian ini adalah untuk menilai sejauh mana efektivitas intervensi helath-gamification dalam memberikan kualitas pemahaman pengetahuan mahasiswa STIKES X di Banjarmasin dalam pencegahan HIV/AIDS. Metode: Penelitian ini menggunakan metode kuantitatif dengan desain quasi experimental melalui pendekatan pre-test dan post-test terhadap satu kelompok. Hasil: Berdasarkan data penelitian sebelum dilakukan intervensi yaitu sebagian besar responden (43,8%) berada pada tingkat pengetahuan yang cukup dan setelah intervensi mayoritas responden (75%) menunjukkan peningkatan pengetahuan ke tingkat yang baik yaitu sebesar 31,2%. Kesimpulan: Penelitian ini disimpulkan bahwa terbukti efektif dengan analisis data menggunakan uji Wilcoxon Signed-Rank dengan nilai p<0,05 yang artinya metode health-gamication terbukti meningkatkan pengetahuan mahasiswa STIKES X di Banjarmasin mengenai pencegahan HIV/AIDS.
Downloads
References
Anshora, N. A., Triwoelandari, R., Ibn, U., & Bogor, K. (2025). Pengaruh kuis berbasis gamifikasi terhadap minat belajar siswa pada mata pelajaran akidah akhlak. 6(5), 503–510. https://doi.org/10.32832/itjmie.v6i5.20009
Bavil, R. G., Samad-soltani, T., Ghanbari-homaie, S., & Payahoo, L. (2026). Impact of gamification-based nutrition education on nursing students ’ knowledge and performance : a before-after intervention study. doi: 10.1186/s12909-025-08486-9
Bierer, S. B., Dallaghan, G. B., Borges, N. J., Brondfield, S., Fung, C. C., Huggett, N., Teal, C. R., Thammasitboon, S., & Colbert, C. Y. (2025). Moving Beyond Simplistic Research Design in Health Professions Education : What a One-Group Pretest-Posttest Design Will Not Prove. 1–9. 10.15766/mep_2374-8265.11527
Cui, T., Li, T., Gong, L., Wang, K., & Luo, Q. (2025). Preliminary evaluation of a gamified smartphone intervention ( O2O-PEP ) for enhancing HIV post-exposure prophylaxis uptake in men who have sex with men : pilot feasibility study. doi: 10.1186/s12889-025-22818-w
Dinas Provinsi Kalimantan selatan. (2025). Profil Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan Tahun 2024.
Kemenkes RI. (2023). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2022.
Kemenkes RI. (2025). Profil Kesehatan Indonesia Tahun 2025: Transformasi Digital dalam Pencegahan Penyakit Menular Sexual dan HIV/AIDS pada Remaja.
Risnawati, Purnani, T. W., & Darmining. (2024). Jurnal Mahasiswa Kesehatan. 6, 54–59. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5295692
Tang, Y., Soh, K. L., Gan, W. Y., Zhou, J., & Soh, K. G. (2025). The efficacy of PRECEDE ‑ PROCEED model ‑ based interventions on HbA1c and self ‑ management in type 2 diabetes patients : a systematic review and meta ‑ analysis. BMC Public Health. https://doi.org/10.1186/s12889-025-23073-9
UNAIDS. (2025). United Action for HIV Prevention: Global Progress Report on Youth and Adolescents 2024-2025.
Yang, M., Hu, Z., Qu, X., Li, M., Du, W., & Fan, L. (2025). Utilization and Effectiveness of the PRECEDE-PROCEED Model as a Tool in Public Health Interventions : A Systematic Review. 54(10), 2073–2088. doi: 10.18502/ijph.v54i10.20121
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


