Analisis Pajanan Kebisingan dan Pengendalian Risiko PAK pada Engine Run-Up di Run Up Bay PT X
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1411Keywords:
pajanan kebisingan, penyakit akibat kerja, NIHL, engine run-up, K3Abstract
Aktivitas engine run-up pada industri Maintenance, Repair, and Overhaul (MRO) menghasilkan kebisingan berintensitas tinggi yang berpotensi menimbulkan penyakit akibat kerja. Penelitian ini bertujuan menganalisis pajanan kebisingan pada aktivitas engine run-up di Run Up Bay PT X, mengidentifikasi dampak kesehatan, serta mengevaluasi pengendalian risiko berdasarkan hierarchy of control. Penelitian menggunakan metode deskriptif observasional dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh dari hasil pengukuran kebisingan menggunakan sound level meter, observasi lapangan, dan informasi dari tim Health, Safety, and Environment (HSE). Hasil penelitian menunjukkan intensitas kebisingan mencapai 102 dBA, melebihi Nilai Ambang Batas 85 dBA untuk 8 jam kerja sesuai Permenaker No. 5 Tahun 2018. Setiap sesi engine run-up berlangsung 30 menit, sedangkan batas pajanan aman pada intensitas tersebut hanya sekitar 9,45 menit per hari kerja. Pajanan ini berpotensi menyebabkan Noise Induced Hearing Loss, tinnitus, gangguan komunikasi, stres kerja, dan gangguan tidur. PT X telah menerapkan pengendalian administratif, penggunaan alat pelindung pendengaran, dan program kesehatan kerja, namun pengendalian rekayasa teknik masih perlu ditingkatkan. Diperlukan penguatan pengendalian rekayasa, pengawasan kepatuhan APD, dan pemantauan audiometri berkala untuk menekan risiko kesehatan pekerja.
Downloads
References
Bagheri, M., Razavian, F., & Khoshmanesh, A. (2024). Identify ways to reduce noise pollution in aircraft hangars. Journal of Environmental Health and Sustainable Development, 9(1). https://agris.fao.org/search/en/records/688786fb7fd4d06c32a911fc
Centers for Disease Control and Prevention. (2024). Occupational hearing loss surveillance. National Institute for Occupational Safety and Health. https://www.cdc.gov/niosh/noise/surveillance/index.html
Gustav, J. S., & Wulandari, S. A. (2025). Pengaruh tempat kerja terhadap kesehatan pekerja dan PAK (Penyakit Akibat Kerja) berdasarkan hasil medical check up di PT. X. Termometer: Jurnal Ilmiah Ilmu Kesehatan dan Kedokteran, 3(2), 45–53. https://ejurnal.politeknikpratama.ac.id/index.php/Termometer/article/view/5352
Jin, N., et al. (2024) ‘Cross-sectional study on the health of workers exposed to occupational noise in China' PLOS ONE, 19(6), p. e0305576. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0305576
Jo, H., & Baek, E. M. (2024). Impacts of noise-induced hearing loss on sleep, health, and workplace: Multi-group analysis. Heliyon, 10(9), e30861. https://doi.org/10.1016/j.heliyon.2024.e30861
National Institute on Deafness and Other Communication Disorders. (2022). Noise-induced hearing loss. National Institutes of Health. https://www.nidcd.nih.gov/health/noise-induced-hearing-loss
National Institute for Occupational Safety and Health. (2018). Hierarchy of controls. Centers for Disease Control and Prevention. https://www.cdc.gov/niosh/topics/hierarchy/default.html
Notoatmodjo, S. (2018). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Occupational Safety and Health Administration. (2022). Occupational noise exposure: Hearing conservation program. U.S. Department of Labor. https://www.osha.gov/noise/hearing-programs
Orikpete, O.F. et al. (2024) ‘Advancing noise management in aviation: Strategic approaches for
preventing noise-induced hearing loss’, Journal of Environmental Management, 363, 121413. https://doi.org/10.1016/j.jenvman.2024.121413
Peraturan Menteri Ketenagakerjaan Republik Indonesia Nomor 5 Tahun 2018 tentang Keselamatan
dan Kesehatan Kerja Lingkungan Kerja (2018). https://peraturan.bpk.go.id/Home/Details/112129/permenaker-no-5-tahun-2018
Portland International Airport (2023) Ground Run-Up Enclosure (GRE) Procedure Manual. Port of
Portland. https://popcdn.azureedge.net/pdfs/GRE_Use_Manual.pdf
Putri, A.R.A. (2023) ‘Analisis keluhan non-auditory pada pekerja bagian operasi yang terpajan
kebisingan di unit 5–7 perusahaan pembangkit listrik PT X tahun 2022’, National Journal of Occupational Health and Safety (NJOHS), 4(1). https://scholarhub.ui.ac.id/njohs/vol4/iss1/3/
Putri, B. A., Halim, R., & Nasution, H. S. (2021). Studi kualitatif gangguan pendengaran akibat bising (noise induced hearing loss) pada marshaller di Bandar Udara Sultan Thaha Kota Jambi tahun 2020. Jurnal Kesmas Jambi, 5(1), 41–53. https://online-journal.unja.ac.id/jkmj/article/view/12400
Ramadhani, P.N. and Firdausiana, Y.D. (2020) ‘Noise exposure and hearing loss on field operator
compressor house area’, Jurnal Kesehatan Lingkungan, 12(2), pp. 126–135.
https://doi.org/10.20473/jkl.v12i2.2020.126-135
San Francisco International Airport (2025) Nighttime High Power Run-ups. DataSF – City and
County of San Francisco. https://data.sfgov.org/Transportation/Nighttime-High-Power-Run- ups/aqb8-9r2r/data
Standar Nasional Indonesia (SNI) 7231:2009 (2009) Metode pengukuran intensitas kebisingan di
tempat kerja. Jakarta: Badan Standardisasi Nasional.
Sugiyono (2019) Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
World Health Organization (WHO) (2026) Deafness and hearing loss. https://www.who.int/news- room/fact-sheets/detail/deafness-and-hearing-loss
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


