Identifikasi Risiko Ergonomi Dan Program Kesehatan Pada Pekerja Pt X Industri Farmasi
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1414Kata Kunci:
ergonomi, GOTRAK, industri farmasi, musculoskeletal disorders, program kesehatan kerjaAbstrak
Pekerja industri farmasi berisiko mengalami Work-related Musculoskeletal Disorders (WMSDs) akibat postur kerja tidak ergonomis yang berlangsung dalam jangka panjang. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi risiko ergonomi postur kerja pada lima posisi jabatan di PT X Industri Farmasi menggunakan instrumen GOTRAK (SNI 9011:2021) dan menyusun program kesehatan kerja berbasis hasil tersebut. Metode yang digunakan adalah observasi ergonomi deskriptif kuantitatif dengan pengukuran langsung di tempat kerja, penilaian risiko melalui matriks 5×5, dan penyusunan strategi pengendalian berbasis hierarki K3 sesuai PP No. 28 Tahun 2024. Hasil penelitian menunjukkan bahwa seluruh posisi jabatan memperoleh skor GOTRAK dalam kategori "Perlu Pengamatan" (skor 5–6), kecuali posisi Scientist yang mencapai skor 7 (kategori "Berbahaya") dengan risiko awal sangat tinggi (RR = 16). Posisi Operator Cetak Tablet, Operator Coating, dan Packer memiliki risiko awal tinggi (RR = 12), sementara Operator Cleaning berada pada risiko sedang (RR = 6). Bahaya ergonomi utama mencakup postur leher menunduk >20°, lengan tidak tertopang, pergelangan tangan menekuk, serta duduk dan berdiri dalam durasi lama. Program kesehatan kerja yang disusun mencakup upaya promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan paliatif sesuai Pasal 233 PP 28/2024. Simpulan penelitian ini menegaskan urgensi intervensi ergonomi terpadu dan terstruktur di lingkungan industri farmasi sebagai upaya pengendalian WMSDs secara komprehensif.
Unduhan
Referensi
Dewi, N. F. (2020). Identifikasi Risiko Ergonomi Dengan Metode Nordic Body Map Terhadap Perawat Poli RS X. 2(2). https://scholarhub.ui.ac.id/jsht/vol2/iss2/15
Dicinta, M., Christata, B. R., & Kristyanto, B. (2025). Usulan Perbaikan Fasilitas Kerja Ergonomis Berdasarkan Hasil Analisis Metode REBA pada Stasiun Peengemasan Bale. 8(3), 2397–2407. https://doi.org/https://doi.org/10.31004/jutin.v8i3.45862
Dwilago, I. T., Anggraini, M. T., & Setiawan, M. R. (2022). Hubungan Gerakan Berulang dan Posisi Kerja dengan Keluhan Musculoskeletal Disorders pada Pekerja Fillet Ikan di Kota Tegal. 4(2), 90–97. https://doi.org/https://doi.org/10.26714/medart.4.2.2022.90-97
Faudy, M. K., & Sukanta, S. (2022). Analisis Ergonomi Menggunakan Metode REBA Terhadap Postur Pekerja pada Bagian Penyortiran di Perusahaan Bata Ringan. 03(01), 47–58. https://doi.org/https://doi.org/10.35261/gijtsi.v3i01.6540
Ginanjar, R., Fathimah, A., & Aulia, R. (2018). Analisis Risiko Ergonomi Terhadap Keluhan Muscoloskeleteal Disorders (MSDs) Pada Pekerja Konveksi Di Kelurahan Kebon Pedes Kota Bogor Tahun 2018. 1(2). https://doi.org/https://doi.org/10.32832/pro.v1i2.1598
Hartanto, Hartono, B., & Margaret, T. (n.d.). Posisi dan Lama Duduk Saat Bekerja Dalam Menimbulkan Low Back Pain. 72–78. https://doi.org/https://doi.org/10.36452/JMEDSCIE.VI.2541
Ilyas, Z., Ikhsan, A. M., Abimanyu, A., & Paduloh. (2025). Analisis Penerapan Ergonomi Pada Karyawan Packing Toko Bahan Kue Dengan Metode (REBA). 2(12), 291–302. https://ecosemica.net/index.php/ECONOMICA/article/view/289
Jehanus, M. O., & Irawati, D. Y. (2024). Analisis Postur Kerja Bagian Perakitan Dan Pengemasan Berdasarkan Metode REBA. 2(2), 151–158. https://doi.org/DOI: https://doi.org/10.37477/isejou.v2i2.559
Kurnianingtyas, C. D., & Sukma, H. P. (2022). Analysis of Work Posture and Manual Handling on the Material Transport Activities of Indonesian Traditional Market Worker. 4(2). https://doi.org/https://doi.org/10.24002/ijieem.v4i2.5921
Lataoso, R., Saptaputra, S. K., & Jafriati. (2024). Analisis faktor risiko ergonomi dengan kemungkinan timbulnya keluhan musculoskeletal disorders pada perawat di rumah sakit bhayangkara tk. iii tahun 2024. 6(2), 479–495. https://doi.org/https://doi.org/10.31970/ma.v6i2.190
Nadiyah, K., Senjawati, M. I., Putri, G. R., & Satria, A. (2025). Evaluasi Risiko Muskuloskeletal dengan Metode REBA dan Nordic Body Map pada Stasiun Packing Industri Oleokimia. 6(2), 39–47. https://garuda.kemdiktisaintek.go.id/documents/detail/5932674
Nelfiyanti, N., Almanda, D., Ariasih, R. R. A., Ahyadi, H., Setiawan, A., & Robbani, M. I. (n.d.). ( Penerapan Peningkatan dan Pemahaman Postur Kerja Ergonomi bagi Pekerja Pengukuran dalam Mengatasi Keluhan MSD di UMKM SA2RIRI ). 1–7. https://doi.org/https://doi.org/10.24853/jpmt.6.1.1-7
Prayoga, D., & Nurwildani, M. F. (2023). Analisis Postur Tubuh pada Pekerja dengan Metode Rapid Entire Body Assissment (REBA) pada CV SP Aluminium Yogyakarta. 3(2), 436–447. https://doi.org/https://doi.org/10.24002/konstelasi.v3i2.7122
Purnomo, H., Manuaba, A., & Adiputra, N. (2006). Sistem kerja dengan pendekatan ergonomi total mengurangi keluhan muskuloskeletal, kelelahan dan beban kerja serta meningkatkan produktivitas pekerja industri gerabah di kasongan, bantul. https://doi.org/https://doi.org/10.15562/ijbs.v1i3.32
Sukapto, P., Susanto, S., & Rohman, F. (2024). Application of Participatory Ergonomic Method to Reduce Musculoskeletal Disorders With Rapid Whole Body Assessment ( REBA ) at PT . Adyawinsa Stamping Industries. 2(1). https://doi.org/https://doi.org/10.62885/improsci.v2i1.471
Wardini, Y. K., & Inayah, Z. (2025). Hubungan Postur Kerja dan Durasi Kerja Dengan Kejadian Musculoskeletal Disorders (MSDs) Pada Pengemudi Bus Transjatim. 10(1), 55–63. https://doi.org/10.51544/jmkm.v10i1.6055
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


