Penilaian Kepatuhan Terapi Pengobatan Pasien DM Tipe-2 Program Rujuk Balik Berbasis MPR Di Puskesmas Kota Kediri
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i5.1230Keywords:
Diabetes Melitus Tipe 2, Kepatuhan, MPRAbstract
Latar Belakang: Kejadian diabetes terus mengalami tren kenaikan seiring dengan bergesernya pola hidup masyarakat modern, antara lain minimnya gerak fisik, konsumsi makanan olahan yang tinggi lemak dan gula, serta rendahnya konsumsi serat harian. Rendahnya pemahaman masyarakat tentang penyakit diabetes melitus kerap berujung pada inkonsistensi dalam menjalani terapi farmakologis maupun diet yang dianjurkan. Tujuan: Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kepatuhan pasien diabetes melitus tipe 2 peserta PRB dalam pengambilan obat di seluruh puskesmas yang ada di Kota Kediri. Metode: Penelitian ini bersifat deskriptif observasional dengan pengambilan data secara retrospektif. Sampel berjumlah 63 pasien diperoleh melalui total sampling. Kepatuhan dihitung melalui perhitungan nilai Medication Possession Ratio (MPR) dan diolah menggunakan Microsoft Excel. Hasil: Sebanyak 48 pasien (76%) dinyatakan tidak patuh dan 15 pasien (24%) patuh dalam pengambilan obat PRB di Puskesmas Kota Kediri tahun 2023.
Downloads
References
ADA. (2019). Analisa kadar HbA1c pada penderita diabetes melitus tipe 2 di RSU Martha Friska Multatuli Medan. Jenny, 45(Suppl.), 17–38.
Efayanti, D., Widodo, S., & Kristanto, A. (2021). Pengaruh tingkat pengetahuan obat dan penyakit hipertensi terhadap kepatuhan pengambilan obat penderita hipertensi di Puskesmas Roworejo Kabupaten Pesawaran Lampung. JFL: Jurnal Farmasi Lampung, 9(2), 117–124. https://doi.org/10.37090/jfl.v9i2.340
Efayanti, D. (2017). Analisis faktor yang mempengaruhi kepatuhan pengambilan. Jurnal Farmasi Indonesia, 9(1), 19–25.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Laporan nasional Riskesdas 2018. Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan.
Irawan, A., Mufidah, & Afriedha, W. (2021). Gambaran kepatuhan pengambilan resep ulang pasien diabetes melitus peserta program rujuk balik (PRB) di Apotek Medika. Jurnal Farmasi IKIFA, 1(1), 29–37.
Kartikasari Utomo, G. (2023). Gambaran peresepan obat metformin dan kombinasi metformin-glimepirid antidiabetik oral di RSUD Sogaten Kota Madiun periode Januari 2021–Desember 2021. SITAWA: Jurnal Farmasi Sains Dan Obat Tradisional, 2(2), 168–179. https://doi.org/10.62018/sitawa.v2i2.48
Naba, O. S., Adu, A. A., & Tedju Hinga, I. A. (2021). Gambaran karakteristik pasien diabetes melitus di wilayah kerja Puskesmas Sikumana Kota Kupang. Media Kesehatan Masyarakat, 3(2), 186–194. https://doi.org/10.35508/mkm.v3i2.3468
Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi penelitian kesehatan. Rineka Cipta.
Rita, N. (2018). Hubungan jenis kelamin, olahraga, dan obesitas dengan kejadian diabetes mellitus pada lansia. JIK: Jurnal Ilmu Kesehatan, 2(1), 93–100. https://doi.org/10.33757/jik.v2i1.52
Soelistijo, S. A. (2021). Pedoman pengelolaan dan pencegahan diabetes melitus tipe 2 dewasa di Indonesia 2021. PB PERKENI.
Sugiyono. (2011). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif dan R&D. Alfabeta.
Ummah, M. S. (2019). Peraturan Menteri Kesehatan. Sustainability (Switzerland), 11(1), 1–14.
Utama, A. M. T. (2022). Kepatuhan pengambilan ulang obat anti hipertensi pasien rujuk balik di Apotek Appo Farma Banjarmasin. 9(2), 356–363.
Webber, S. (2013). International Diabetes Federation. Diabetes Research and Clinical Practice, 102(2). https://doi.org/10.1016/j.diabres.2013.10.013
Yusmaniar, Y., Susanto, Y., Surahman, S., & Alfian, R. (2020). Pengaruh alarm minum obat (AMINO) untuk meningkatkan kepatuhan minum obat pasien hipertensi. Jurnal Ilmiah Ibnu Sina (JIIS): Ilmu Farmasi Dan Kesehatan, 5(1), 96–107. https://doi.org/10.36387/jiis.v5i1.395
Downloads
Published
How to Cite
Issue
Section
License
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License

