Hubungan Dukungan Keluarga dengan Kepatuhan Minum Obat Pasien Diabetes Melitus di Poli Rawat Jalan RSUD Labuha, Maluku Utara
DOI:
https://doi.org/10.63004/hrji.v4i6.1673Kata Kunci:
kekerasan seksual, dukungan keluarga, kepatuhan minum obat, HDFSS, MMAS-8Abstrak
Diabetes melitus merupakan penyakit kronis yang memerlukan kepatuhan minum obat untuk mencapai kontrol glikemik yang optimal dan mencegah komplikasi. Salah satu faktor yang diduga memengaruhi kepatuhan pengobatan adalah dukungan keluarga. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat pada pasien diabetes melitus di Poli Rawat Jalan RSUD Labuha, Maluku Utara. Penelitian ini menggunakan desain analitik korelasional dengan pendekatan cross-sectional. Sampel penelitian berjumlah 47 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Dukungan keluarga diukur menggunakan Hensarling Diabetes Family Support Scale (HDFSS), sedangkan kepatuhan minum obat diukur menggunakan Morisky Medication Adherence Scale-8 (MMAS-8). Analisis data dilakukan secara univariat dan bivariat menggunakan uji Chi-Square dengan tingkat kemaknaan p<0,05. Hasil penelitian menunjukkan sebagian besar responden memiliki dukungan keluarga tinggi (63,8%) dan patuh minum obat (59,6%). Hasil uji Chi-Square menunjukkan terdapat hubungan yang bermakna antara dukungan keluarga dengan kepatuhan minum obat (p=0,001). Responden dengan dukungan keluarga tinggi lebih banyak patuh minum obat (76,67%) dibandingkan responden dengan dukungan keluarga rendah (29,41%). Penguatan keterlibatan keluarga dalam pendampingan pasien diperlukan untuk meningkatkan kepatuhan pengobatan dan mendukung keberhasilan pengelolaan diabetes melitus.
Unduhan
Referensi
Adebobola, A. Z., Attoye, T. E., Akinwumi, A. I., Ewedairo, O. A., & Adebobola, O. A. (2023). Perceived Family Support and Medication Adherence Among Diabetic Patients with Good and Poor Glycaemic Control. Asian Journal of Medicine and Health. https://doi.org/10.9734/AJMAH/2023/v21i2790
American Diabetes Association Professional Practice Committee. (2025). Standards of Care in Diabetes. Diabetes Care, 48(Suppl. 1). https://doi.org/10.2337/dc25-SINT.
Busebaia, T. J. A., Thompson, J., Fairbrother, H., & Ali, P. (2023). The Role of Family in Supporting Adherence to Diabetes Self-Care Management Practices: An Umbrella Review. Journal of Advanced Nursing. https://doi.org/10.1111/jan.15689
IDF. (2025). IDF Diabetes Atlas.
House, J. S. (1981). Work Stress and Social Support. Addison-Wesley.
Kemenkes RI. (2024). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) 2023. Jakarta: Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Mayberry, L. S., & Osborn, C. Y. (2012). Family support, medication adherence, and glycemic control among adults with type 2 diabetes. Diabetes Care, 35(6), 1239–1245. https://doi.org/10.2337/dc11-2103
Olowookere, O. O., Salami, A. K., Sodiq, O. O., Olarinoye, J. K., & Bello, I. S (2021). Family support and medication adherence among adult type 2 diabetes: Any meeting point? Nigerian Journal of Family Practice, 12(2), 45–53..
WHO. (2003). Adherence to Long-Term Therapies: Evidence for Action. World Health Organization.
Sulistyowati, R., & Astuti, A. D. (2020). Dukungan Keluarga terhadap Kepatuhan Minum Obat pada Pasien DM Tipe II. Jurnal Surya Medika, 6(1), 39–45. https://doi.org/10.33084/jsm.v6i1.1339
Vallis, M. (2022). Understanding Strategies to Improve Medication Adherence Among Persons with Type 2 Diabetes: A Scoping Review. Diabetic Medicine.
Wofford, L., Green-McKenzie, J., Patel, M., & Colleagues. (2024). Factors influencing medication adherence among adults living with diabetes and comorbidities: A qualitative systematic review. Current Diabetes Reports, 24(1), 1–15.
WHO. (2024). Diabetes.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Karya belum pernah diterbitkan sebelumnya (kecuali dalam bentuk abstrak atau bagian dari kuliah atau tesis yang diterbitkan) dan tidak sedang dipertimbangkan untuk diterbitkan di tempat lain. Ketika naskah diterima untuk diterbitkan dalam jurnal ini, penulis setuju untuk mentransfer hak cipta secara otomatis ke penerbit.

Health Research Journal of Indonesia dilisensikan di bawah Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License


