Pemanfaatan Tumbuhan Cep-Cepan (Castanopsis costata) Sebagai Terapi Adjuvan Diabetes Mellitus Pada Masyarakat Desa Laut Dendang

Penulis

  • Pratiwi Rukmana Nasution Poltekkes Kemenkes Medan
  • Nadroh Br Sitepu Poltekkes Kemenkes Medan
  • Irma Noviar Poltekkes Kemenkes Medan

DOI:

https://doi.org/10.63004/mcm.v4i3.1925

Kata Kunci:

Castanopsis costata, diabetes mellitus, edukasi kesehatan, pengabdian kepada masyarakat, terapi adjuvan

Abstrak

Diabetes mellitus (DM) merupakan salah satu penyakit tidak menular dengan prevalensi yang terus meningkat dan memerlukan pengelolaan jangka panjang. Selain terapi farmakologis, pemanfaatan tanaman obat sebagai terapi adjuvan menjadi alternatif yang banyak diminati masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan tumbuhan cep-cepan (Castanopsis costata) sebagai terapi adjuvan diabetes mellitus pada masyarakat Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan kesehatan melalui ceramah, pembagian leaflet, pemeriksaan kadar gula darah sewaktu, serta evaluasi pengetahuan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test. Kegiatan diikuti oleh 35 peserta yang sebagian besar berjenis kelamin perempuan (85%), berusia 41–50 tahun (65,7%), dan berpendidikan SMA (62,8%). Hasil evaluasi menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan peserta setelah diberikan edukasi, yaitu kategori pengetahuan baik meningkat dari 68,5% sebelum penyuluhan menjadi 85,7% setelah penyuluhan. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa edukasi kesehatan mengenai manfaat tumbuhan cep-cepan sebagai terapi adjuvan diabetes mellitus efektif dalam meningkatkan pemahaman masyarakat. Program ini diharapkan dapat mendorong pemanfaatan tanaman obat secara rasional sebagai pendamping terapi medis serta meningkatkan kesadaran masyarakat dalam upaya pencegahan dan pengendalian diabetes mellitus.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

DF Diabetes Atlas 10th edition.” [Online]. Available: www.diabetesatlas.org “Rasionalitas Penggunaan Antidiabetika Pada Pasien Geriatri Penderita”.

I. Kurnia Utami and N. Puspita Dewi, “Penyuluhan Jenis Obat Diabetes Melitus, Serta Cara Konsumsi Yang Benar Desa Lampo, Sulawesi Tengah.” [Online]. Available: https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/Jpmf,

P. Rukmana Nasution, N. Br Sitepu, P. Kesehatan Kementerian Kesehatan Medan, and S. Utara, “Antidiabetic Effect Test of Ethanol Extract of Cep Cepan Leaf (Saurauia cauliflora Dc.) in Male Mouse (Mus musculus) Streptozotocin Induced.”

Anonim, (2020) “Aporanprogram Kkn Tematik Desa Membangun Tahun 2021 Membangun Desa Mandiri Obat Herbal Sebagai Upaya Peningkatan Kesehatan Masyarakat Desa Taula’akecamatan Bilato Kabupaten Gorontalo.”

Anonim, (2023), “Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 6 Tahun 2016 Tentang Formularium Obat Herbal Asli Indonesia.”

Unduhan

Diterbitkan

31-08-2026

Cara Mengutip

Nasution, P. R. ., Sitepu, N. B. ., & Noviar, I. . (2026). Pemanfaatan Tumbuhan Cep-Cepan (Castanopsis costata) Sebagai Terapi Adjuvan Diabetes Mellitus Pada Masyarakat Desa Laut Dendang. Majalah Cendekia Mengabdi, 4(3), 235–242. https://doi.org/10.63004/mcm.v4i3.1925

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama