Edukasi dan Pelatihan Pembuatan Teh Celup Daun Salam (Syzygium polyanthum Walp.) Sebagai Antihiperurisemia Pada Masyarakat Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan
DOI:
https://doi.org/10.63004/mcm.v4i3.1924Kata Kunci:
daun salam, edukasi kesehatan, hiperurisemia, pengabdian kepada masyarakat, teh celup herbalAbstrak
Hiperurisemia merupakan gangguan metabolik yang ditandai dengan meningkatnya kadar asam urat dalam darah dan berpotensi menyebabkan artritis gout serta menurunkan kualitas hidup penderitanya. Penggunaan obat sintetik dalam jangka panjang dapat menimbulkan efek samping sehingga diperlukan alternatif terapi berbasis bahan alam. Daun salam (Syzygium polyanthum Walp.) diketahui mengandung senyawa flavonoid yang berpotensi menghambat aktivitas enzim xantin oksidase sehingga dapat membantu menurunkan kadar asam urat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai hiperurisemia serta memberikan keterampilan dalam pembuatan teh celup daun salam sebagai alternatif pengobatan herbal. Kegiatan dilaksanakan pada tanggal 21 Agustus 2025 di Desa Laut Dendang, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, dengan melibatkan 40 peserta. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, diskusi interaktif, pemutaran video edukasi, demonstrasi pembuatan teh celup daun salam, serta evaluasi menggunakan pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan tingkat pengetahuan masyarakat, di mana kategori pengetahuan baik meningkat dari 20,0% sebelum edukasi menjadi 87,5% setelah edukasi. Selain itu, peserta mampu mempraktikkan pembuatan teh celup daun salam secara mandiri dan memahami manfaatnya sebagai alternatif pendukung pengelolaan hiperurisemia. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi berbasis demonstrasi dan pelatihan praktis efektif meningkatkan pengetahuan serta keterampilan masyarakat dalam memanfaatkan tanaman obat lokal. Program serupa diharapkan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan untuk mendukung upaya promotif dan preventif dalam pengendalian hiperurisemia berbasis pemberdayaan masyarakat.
Unduhan
Referensi
K. RI, “Riset Kesehatan Dasar 2018,” Jakarta, 2019. doi: 0.12688/f1000research.46544.1.
M. Sahensolar, E. De Queljoe, and S. Sumantri, “Antihyperuricemic activity test of bay leaf ( Syzgium polyanthum ) ethanol extract on white rats ( Rattus norvegicus ) Uji Aktivitas Antihiperurisemia ekstrak etanol daun salam ( Syzgium polyanthum ) pada tikus putih ( Rattus norvegicus ),” Pharmacon, vol. 12, no. 1, pp. 108–113, 2023
J. A. Singh and A. Gaffo, “Gout epidemiology and comorbidities,” Semin. Arthritis Rheum., vol. 50, no. 3, pp. S11–S16, 2020, doi: 10.1016/j.semarthrit.2020.04.008.
D. Dira, E. Fitrianda, and N. Sari, “Uji Aktivitas Antihiperurisemia Ekstrak Etanol Kulit Buah Manggis (Garcinia mangostana L.) Dan BUAH ASAM GELUGUR (Garcinia atroviridis Griff. ex. T. Anders.) secara In Vitro,” Sci. J. Farm. dan Kesehat., vol. 4, no. 2, p. 66, 2015, doi:10.36434/scientia.v4i2.5
J. A. Singh and A. Gaffo, “Gout epidemiology and comorbidities,” Semin. Arthritis Rheum., vol. 50, no. 3, pp. S11–S16, 2020, doi: 0.1016/j.semarthrit.2020.04.008.
G. Ragab, M. Elshahaly, and T. Bardin, “Gout: An old disease in new perspective – A review,” J. Adv. Res., vol. 8, no. 5, pp. 495–511, 2017, doi:10.1016/j.jare.2017.04.008.
L. Billiet, S. Doaty, J. D. Katz, and M. T. Velasquez, “Review of Hyperuricemia as New Marker for Metabolic Syndrome,” ISRN Rheumatol., vol. 2014, pp. 1–7, 2014, doi: 10.1155/2014/852954.
Y. Muammar, “Potensi Biodiversitas Indonesia Sebagai Inhibitor Xantina Oksidase Dan Antigout,” Lantanida J., vol. 1, no. 1, 2014.
Nurihardiyanti, “Review Artikel: Aktifitas Antihiperurisemia Beberapa Tanaman Indonesia,” Farmaka, vol. 15, no. 2, pp. 11–21, 2013.
N. A. Dianati, “Gout and Hyperuricemia,” J. Major., vol. 4, no. 3, p. 8289, 2015, doi: 10.1201/9781420006452-31.
G. Ragab, M. Elshahaly, and T. Bardin, “Gout: An old disease in new perspective – A review,” J. Adv. Res., vol. 8, no. 5, pp. 495–511, 2017, doi: 10.1016/j.jare.2017.04.008.
L. Billiet, S. Doaty, J. D. Katz, and M. T. Velasquez, “Review of Hyperuricemia as New Marker for Metabolic Syndrome,” ISRN Rheumatol., vol. 2014, pp. 1–7, 2014, doi:10.1155/2014/852954.
M. A. Papadakis and S. J. Mcphee, Current Medical Diagnosis & Treatment—2019, Fifty Eigh., vol. 3, no. 1. New York: Mc Graw Hill Education Lange, 2019. doi:10.1097/00004836-198103000-00028.
B. G. Katzung and A. J. Trevor, Basic & Clinical Pharmacology, 13th ed. New York: Mc Graw Hill Education, 2015.
N. Hidayah, F. Hasanah, M. Gunawan, and A. Lestari, “Uji Efektifitas Antihiperurisemia Ekstrak Daun Salam (Syzygium polyanthum Wight.) Terhadap Mencit Jantan yang Diinduksi Jus Hati Ayam dan Kalium Oksonat,” J. Saintika, vol. 18, no. 1, pp. 24–31, 2018.
B. G. Katzung, S. B. Masters, and A. J. Trevor, Farmakologi Dasar & Klinik, 12th ed. Jakarta: Penerbit Buku Kedokteran EGC, 2012.
P. Yanti, A. Subarnas, and H. Renggana, “Review: Aktivitas Antihiperurisemia Beberapa Tanaman dari Arboretum Garut,” J. Pharmascience, vol. 8, no. 2, p. 17, 2021, doi: 10.20527/jps.v8i2.9101.
I. F. Ningtiyas and M. R. Ramadhian, “Efektivitas Ekstrak Daun Salam untuk Menurunkan Kadar Asam Urat pada Penderita Artritis Gout,” Med. J. Lampung Univ., vol. 5, no. 3, pp. 105– 110, 2016.
A. Ismail and W. A. N. Wan Ahmad, “Syzygium polyanthum (Wight) Walp: A potential phytomedicine,” Pharmacogn. J., vol. 11, no. 2, pp. 429–438, 2019, doi: 10.5530/pj.2019.11.67.
M. Darussalam and dwi kartika Rukmi, “The Role Of Boiled Water Of Syzygium Polyanthum Leaves In Decreasing Hyperuricemia Levels,” no. September, 2019.
Wirda, A, M, Irfany, A Septiyani D, Theresa D, S, Sidabutar J. “Analisis Faktor Yang Mempengaruhi Tingkat Fertilitas Di Desa Laut Dendang Kecamatan Percut Sei Tuan Kabupaten Deli Serdang”. Jurnal Tunas Geografi, Vol. 07 No. 02 – 2018. 2018.
Rahayu, A, Marbun, R, and Krisdianilo, V. “Evaluasi Penggunaan Obat Asam Urat dan Pola Peresepannya pada Pasien Gout Artritis Di Instalasi Rawat Inap di RSUD Deli Serdang Lubuk Pakam Tahun 2020”. Jurnal Farmasi Medistra, Vol. 3 No.2. e-ISSN: 2655-0814.2021.
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Hilda S, Mimin Wulandari, Samihah Nasution

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


