Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Melalui Media Pembelajaran Interaktif di TK CBC Mawaddah Warrahmah Jambi tahun 2026

Penulis

  • Aida Silfia Poltekkes Kemenkes Jambi
  • Rosmawati Rosmawati Poltekkes Kemenkes Jambi
  • Slamet Riyadi Poltekkes Kemenkes Jambi
  • Asio Asio Poltekkes Kemenkes Jambi
  • Sri Febrianti Poltekkes Kemenkes Jambi
  • Berliana Sari Poltekkes Kemenkes Jambi
  • Febrita Mahsalisa Poltekkes Kemenkes Jambi

DOI:

https://doi.org/10.63004/mcm.v4i3.1923

Kata Kunci:

anak usia dini, edukasi kesehatan gigi, media pembelajaran interaktif, menyikat gigi

Abstrak

Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian penting dari kesehatan anak yang perlu dibentuk sejak usia dini melalui pembiasaan menyikat gigi dengan teknik yang benar. Hasil survei awal di TK CBC Mawaddah Warahmah Kota Jambi menunjukkan bahwa sekolah belum memiliki program Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS), belum pernah mendapatkan pembinaan rutin dari puskesmas, serta sebagian besar anak belum memiliki keterampilan menyikat gigi yang baik. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan meningkatkan keterampilan menyikat gigi anak usia dini melalui edukasi kesehatan gigi dan mulut menggunakan media pembelajaran interaktif. Kegiatan dilaksanakan pada 8 Juni 2026 dengan melibatkan 30 anak TK. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan, demonstrasi teknik menyikat gigi, praktik bersama, pemeriksaan kesehatan gigi dan mulut, pembagian sikat dan pasta gigi, serta evaluasi menggunakan lembar observasi sebelum dan sesudah intervensi. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan menyikat gigi pada seluruh indikator yang dinilai. Kemampuan memegang sikat gigi, melakukan gerakan menyikat gigi yang benar, menyikat gigi sesuai durasi yang dianjurkan, dan menyikat gigi secara mandiri meningkat hingga 100%, sedangkan kemampuan membersihkan seluruh permukaan gigi meningkat dari 50% menjadi 90%. Selain itu, seluruh peserta mencapai kategori keterampilan tinggi pada evaluasi akhir. Kegiatan ini menunjukkan bahwa edukasi kesehatan gigi dan mulut melalui media pembelajaran interaktif efektif meningkatkan keterampilan menyikat gigi pada anak usia dini dan berpotensi membentuk kebiasaan menjaga kesehatan gigi dan mulut secara berkelanjutan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

American Academy of Pediatric Dentistry. (2024). Policy on early childhood oral health care. American Academy of Pediatric Dentistry. https://www.aapd.org

Fadil, O, dkk. 2016. Hubungan Tingkat Pengetahuan Ibu Dan Tingkat Ekonomi Keluarga Nelayan Dengan Status Gizi Balita di Kelurahan Air Tawar Barat Kota Padang. Jurnal Kesehatan Andalas. Vol 5, No 3.

Fankari. 2004. Pengaruh Penyuluhan Dengan Metode Stimulasi dan Demonstrasi Terhadap Perubahan Perilaku Menjaga Kesehatan Gigi Dan Mulut Anak Sekolah Dasar. UGM

Hariyanti, N, dkk. 2008. Mengatasi Kegagalan Penyuluhan Kesehatan Gigi Pada Anak Dengan Pendekatan Psikologi. Dentika Dental Journal. Vol. 13. No.1.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2023). Survei Kesehatan Indonesia (SKI) Tahun 2023. Badan Kebijakan Pembangunan Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2024). Pedoman Usaha Kesehatan Gigi Sekolah (UKGS). Direktorat Kesehatan Gigi dan Mulut, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.

Laverack, G. 2004. Health Promotion Practice Power and Empowermen. London: SAGE.

Papilaya, dkk, 2016. Perbandingan Pengaruh Promosi Kesehatan Menggunakan Media Audio Dengan Media Audiovisual Terhadap Perilaku Kesehatan Gigi Dan Mulut Siswa SD. Jurnal e-GiGi (eG), Volume 4 Nomor 2, Juli-Desember 2016. Manado

Pradana, Hadi, 2020. Analisis Hasil Belajar Peserta Didik Menggunakan Media Audio Visual (Analisis Deskriptif Kualitatif Dengan Teknik Studi Literatur Di Sekolah Dasar). Thesis, FKIP UNPAS

Prasad, B. M., Rao, G. S., Rajpal, J., Reddy, K. K., Sharma, D., Danial, S., Kumar, K., Gupta, B. D., Mohanty, S., & Chadha, S. S. (2016). What Empowered Community Can Do For TB Care? Experience from India. SAARC Journal of Tuberculosis, Lung Diseases and HIV/AIDS, 13(1), 39–42

Putri, M. H., Herijulianti, E., & Nurjannah, N. (2021). Ilmu pencegahan penyakit jaringan keras dan jaringan pendukung gigi. EGC.

Republik Indonesia. (2003). Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Sekretariat Negara Republik Indonesia.

RISKESDAS RI, 2018. Riset Kesehatan Dasar Kementerian kesehatan RI. Badan Penelitian Dan Pengembangan Kesehatan Kementerian Kesehatan RI.

Silfia, A., dkk. (2024). Pengaruh penyuluhan dan edukasi melalui metode bermain bersama Badut Gogi terhadap keterampilan menyikat gigi anak TK Islam Az-Zahra.

Supariani, N.D, dkk, 2016. Efektivitas Penyuluhan Untuk Meningkatkan Pengetahuan Kesehatan Gigi dan Mulut Siswa Kelas V SDN 16 Kecamatan Denpasar Timur. Jurnal Kesehatan Gigi. 4(1). 35-42.

Tarigan, R. (2021). Karies gigi (Edisi ke-3). EGC.

Vaivada, Tyler. et al. 2022. Stunting in childhood: an overview of global burden, trends, determinants, and drivers of decline. https://academic.oup.com/ajcn/article/112/Supplement_2 /777S/5898920 by guest on 23 August 2022.

World Health Organization. (2022). Global oral health status report: Towards universal health coverage for oral health by 2030. World Health Organization. https://www.who.int

World Health Organization. (2023). Oral health fact sheet. World Health Organization. https://www.who.int/news-room/fact-sheets/detail/oral-health

World Health Organization. (2024). Promoting oral health in schools: A practical guide for school health programmes. World Health Organization.

Unduhan

Diterbitkan

31-08-2026

Cara Mengutip

Silfia, A. ., Rosmawati, R., Riyadi, S. ., Asio, A., Febrianti, S. ., Sari, B. ., & Mahsalisa, F. . (2026). Peningkatan Keterampilan Menyikat Gigi Melalui Media Pembelajaran Interaktif di TK CBC Mawaddah Warrahmah Jambi tahun 2026. Majalah Cendekia Mengabdi, 4(3), 219–225. https://doi.org/10.63004/mcm.v4i3.1923