Langkah Kecil, Dampak Besar: Program Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di Panti Asuhan Khairunnas Muara Teweh

Penulis

  • Raudhatul Jannah Universitas Sari Mulia
  • Dwi Indah Safitri Universitas Sari Mulia
  • Maulida Sari D Universitas Sari Mulia
  • Panca Rini Utpula Dewi Universitas Sari Mulia
  • Winda Irma Susanti Universitas Sari Mulia

DOI:

https://doi.org/10.63004/mcm.v4i4.1768

Kata Kunci:

Anemia, Remaja Putri, Tablet Tambah Darah (TTD)

Abstrak

Anemia merupakan salah satu masalah kesehatan yang banyak dialami oleh remaja putri akibat kekurangan zat besi. Kondisi ini dapat berdampak pada menurunnya konsentrasi belajar, kelelahan, menurunkan produktivitas, hingga meningkatkan risiko komplikasi saat kehamilan di masa depan. Salah satu upaya pencegahan anemia yang efektif adalah konsumsi Tablet Tambah Darah (TTD). Namun, masih banyak remaja putri yang belum memahami pentingnya TTD serta cara konsumsinya secara benar dan teratur. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan, sikap, dan motivasi remaja putri dalam mencegah anemia melalui edukasi tentang konsumsi TTD. Kegiatan dilaksanakan di Panti Asuhan Khairunnas Muara Teweh dengan melibatkan 30 remaja putri serta pendamping panti sebagai mitra. Metode yang digunakan adalah edukasi berbasis komunikasi interaktif, meliputi penyuluhan tentang anemia dan TTD, diskusi kelompok, demonstrasi cara konsumsi TTD, serta penggunaan media edukatif berupa leaflet. Evaluasi dilakukan menggunakan kuesioner pre-test dan post-test untuk menilai perubahan pengetahuan peserta. Program ini diharapkan tidak hanya memberi dampak jangka pendek berupa peningkatan pengetahuan, tetapi juga berkontribusi dalam pembentukan perilaku sehat yang berkelanjutan. Luaran dari kegiatan meliputi media edukasi leaflet bahan ajar, serta publikasi sebagai upaya diseminasi dan penguatan edukasi kesehatan remaja.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Effendy, O. U. (2023). Ilmu Komunikasi: Teori dan Praktek. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Kementerian Kesehatan RI. (2018). Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas). Jakarta: Balitbangkes.

Kementerian Kesehatan RI. (2021). Petunjuk Teknis Pemberian Tablet Tambah Darah pada Remaja Putri dan Wanita Usia Subur. Jakarta: Kemenkes RI.

Kementerian Kesehatan RI. (2022). Pedoman Pencegahan dan Penanggulangan Anemia pada Remaja Putri. Jakarta: Kemenkes RI.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.

Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Proverawati, A., & Asfuah, S. (2024). Anemia dan Anemia Kehamilan. Yogyakarta: Nuha Medika.

Rachmawati, D., Putri, A., & Sari, L. (2020). Pengaruh edukasi kesehatan terhadap kepatuhan konsumsi tablet tambah darah pada remaja putri. Jurnal Kesehatan Reproduksi, 11(1), 45–53.

World Health Organization. (2021). Anaemia in women and children: WHO Global Database. Geneva: WHO.

World Health Organization (WHO). (2024). Anaemia in Adolescents: A Public Health Concern. Geneva: WHO

Unduhan

Diterbitkan

01-11-2026

Cara Mengutip

Jannah, R., Safitri, D. I., D, M. S. ., Dewi, P. R. U., & Susanti, W. I. (2026). Langkah Kecil, Dampak Besar: Program Tablet Tambah Darah Pada Remaja Putri Di Panti Asuhan Khairunnas Muara Teweh. Majalah Cendekia Mengabdi, 4(4), 279–283. https://doi.org/10.63004/mcm.v4i4.1768

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama