Strategi Pengolahan Sampah Dalam Upaya Pencegahan Penyakit Kulit Di SMAN 17 Jakarta
DOI:
https://doi.org/10.63004/mcm.v4i3.1648Kata Kunci:
Sampah Organik, Pupuk Kompos, Dermatitis Kontak, SMAN 17 JakartaAbstrak
Penumpukan sampah organik sekolah melepaskan gas VOCs pemicu penuaan dini seluler dan menjadi sarang patogen penyebab dermatitis kontak. Penelitian ini bertujuan memberikan edukasi dan pelatihan pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos yang higienis bagi mahasiswa di SMAN 17 Jakarta. Metode pengabdian masyarakat ini menggunakan pendekatan partisipatif-interaktif melalui sosialisasi, pelatihan praktis pengomposan tertutup dengan bioaktivator EM-4, serta penerapan prosedur keselamatan kerja (safety). Evaluasi efektivitas program diukur menggunakan instrumen kognitif (pre-test dan post-test) serta observasi terhadap 68 peserta. Hasil intervensi menunjukkan lonjakan signifikan pada pemahaman kognitif peserta terkait pencegahan dermatitis (89,7%–92,6%) serta mitigasi emisi gas sampah (86,8%–97,1%). Pada indikator sikap, terjadi perubahan perilaku total di mana 100% peserta patuh menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) berupa masker dan sarung tangan saat mengolah limbah. Kesimpulannya, strategi konversi sampah organik menjadi pupuk secara higienis efektif mereduksi media perkembangbiakan patogen kulit sekaligus menekan polusi udara seluler di lingkungan sekolah.
Unduhan
Referensi
Cundari, L., Arita, S., Komariah, L. N., Agustina, T. E., & B. (2019). Pelatihan dan pendampingan pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos di desa burai. Jurnal Teknik Kimia, 25(2), 38–43. DOI: https://doi.org/10.36706/jtk.v25i1.14
Ekawandani, N., & Kusuma, A. A. (2018). Pengomposan sampah organik (kubis dan kulit pisang) dengan menggunakan EM4. Jurnal TEDC, 12(1), 38–43. DOI: https://doi.org/10.31227/osf.io/3gt26
Nur, T., Noor, A. R., & Elma, M. (2016). Pembuatan pupuk organik cair dari sampah organik rumah tangga dengan penambahan bioaktivator EM4 (Effective Microorganisms). Jurnal Konversi, 5(2), 5–12. DOI: https://doi.org/10.20527/k.v5i2.4766
Puspadewi, S., Sutari, W., & K. (2016). Pengaruh konsentrasi pupuk organik cair (POC) dan dosis pupuk N, P, K terhadap pertumbuhan dan hasil tanaman jagung manis (Zea mays L. var Rugosa Bonaf) kultivar Talenta. Jurnal Kultivasi, 15(3), 208–216. DOI: https://doi.org/10.24198/kltv.v15i3.11764
Rahmawanti, N., & Dony, N. (2014). Pembuatan pupuk organik berbahan sampah organik rumah tangga dengan penambahan aktivator EM4 di daerah Kayu Tangi. ZIARAA’AH, 39(1), 1–7.
Shi, X. Y., Wang, Y. N., Yang, F., Yi, Y. Y., Hu, Q. S., Xie, T., Li, B. X., & Ma, K. (2025). Associations of exposure to volatile organic compounds with biological aging: a cross-sectional study. BMC Public Health, 25(1). https://doi.org/10.1186/s12889-025-22374-3 DOI: https://doi.org/10.1186/s12889-025-22374-3
Shitophyta, L. M., Amelia, S., & Jamilatun, S. (2021). Pelatihan Pembuatan Pupuk Kompos Dari Sampah Organik Di Ranting Muhammadiyah Tirtonirmolo, Kasihan, Yogyakarta. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(1), 136–140. https://doi.org/10.31004/cdj.v2i1.1405 DOI: https://doi.org/10.31004/cdj.v2i1.1405
Vadila, A. (2025). Pengelolaan Sampah Dan Dampaknya Terhadap Penyakit Kulit : Analisis Prevalensi Dan Faktor Risiko Dermatitis Pada Pekerja Sektor Informal Di Indonesia. Journal of Innovative and Creativity, 5(3), 36159–36166.
Wahida, & Suryaningsih, N. L. S. (2016). Aplikasi pupuk cair dari sampah organik rumah tangga terhadap produksi tanaman sirih (Piper betle Linn.). Agricola, 6(2), 128–134.
Yudha, A. A., & Azizah, R. (2023). Kejadian Gangguan Kulit pada Petugas Sampah di Indonesia dan Faktor yang Mempengaruhinya: Studi Meta-Analisis Tahun 2016-2021. Media Gizi Kesmas, 12(1), 503–508. https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.503-508 DOI: https://doi.org/10.20473/mgk.v12i1.2023.503-508
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Danang Aji Prabowo; Alwan Dhafi Umar; Apriliana Nabila, Faelosofi Hakim

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.


