Penggunaan Larvasida Alami Sebagai Pembasmi Vektor Demam Berdarah Dengue
DOI:
https://doi.org/10.63004/mcm.v4i2.1129Kata Kunci:
Demam Berdarah Dengue, larvasida alami, pengendalian vektor, penyuluhan kesehatan, tanaman rempahAbstrak
Pendahuluan: Demam Berdarah Dengue (DBD) merupakan salah satu masalah kesehatan masyarakat yang masih banyak ditemukan di Indonesia, termasuk di Kota Palangka Raya. Penyakit ini ditularkan melalui gigitan nyamuk Aedes sp. sehingga diperlukan upaya pengendalian vektor dan peningkatan pengetahuan masyarakat mengenai pencegahan DBD. Pemanfaatan tanaman rempah sebagai larvasida alami dan antinyamuk dapat menjadi alternatif pengendalian vektor yang lebih aman dan ramah lingkungan. Tujuan: Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai penggunaan larvasida alami sebagai upaya pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue. Metode: Kegiatan dilaksanakan di Kelurahan Pahandut Seberang, Kecamatan Pahandut, Kota Palangka Raya pada tanggal 5 Agustus 2025. Metode pelaksanaan kegiatan berupa penyuluhan kesehatan, ceramah, diskusi, dan evaluasi menggunakan pretest dan posttest. Peserta kegiatan berjumlah 19 orang yang terdiri dari ibu TP-PKK dan perangkat kelurahan. Materi penyuluhan meliputi jenis nyamuk penular penyakit, pencegahan gigitan nyamuk, serta pemanfaatan tanaman rempah seperti serai, jahe, cengkeh, dan bawang suna sebagai larvasida alami dan antinyamuk. Hasil: Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan peserta setelah diberikan penyuluhan. Pengetahuan peserta mengenai penggunaan repellant untuk mencegah gigitan nyamuk meningkat dari 50% pada pretest menjadi 87,5% pada posttest. Sebagian besar peserta juga memahami bahwa tanaman rempah dapat dimanfaatkan sebagai bahan alami untuk membantu pengendalian nyamuk. Peserta mengikuti kegiatan dengan antusias dan aktif selama sesi diskusi berlangsung. Simpulan: Penyuluhan kesehatan mengenai penggunaan larvasida alami dapat meningkatkan pengetahuan masyarakat tentang pencegahan dan pengendalian vektor Demam Berdarah Dengue. Edukasi mengenai pemanfaatan tanaman rempah sebagai antinyamuk alami diharapkan dapat menjadi salah satu upaya preventif yang mudah diterapkan di lingkungan masyarakat.
Unduhan
Referensi
Cahyani, R., Nisrina, N., Ardila, M., Tiara, R., Aulia, R., Gantina, S. R., et al. Pemberdayaan masyarakat dalam pencegahan penyakit demam berdarah dengue. J Pengabdi Bid Kesehatan. 2023; 1(4):1–14. https://doi.org/10.57214/jpbidkes.v1i4.11
Juniati, R., Ramadhan, M. C., Feisha, S., Mirana, R. F., Putri, R., Rizki, R., et al. Program pencegahan demam berdarah dengue melalui lomba jentik nyamuk di Kelurahan Tanjung Uma. KREATIF: Jurnal Pengabdian Masyarakat Nusantara, 6(1), 379–391. https://doi.org/10.55606/kreatif.v6i1.10249
Sultan, A. A. P., Rizky, P. S., Falah, S. A., Adawiah, S, S.,Sinta, S. R., Rinukti, T. C., Sari, P. (2023). Penyuluhan Kesehatan Pencegahan Demam Berdarah Dengue di SD Negeri 2 Sindangsari. Kolaborasi: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 3(2), 92–99. https://doi.org/10.56359/kolaborasi.v3i2.194
Yuniza, Y., Putri, A.L., Ajamaulina, A., Saputra, K., Rozalia, K., Dwiputri, R.T., Silvia, R., Rosida, S., Triani, S.S., Wulandari, S., Wijaya, T., Anatasya, T.A. (2025). Penyuluhan Kesehatan sebagai upaya Pencegahan Demam Berdarah Dengue (DBD) di Kota Palembang. Jurnal Indonesia Mengabdi, 7(1), 23-30. https://doi.org/10.30599/6njex041
Unduhan
Diterbitkan
Cara Mengutip
Terbitan
Bagian
Lisensi
Hak Cipta (c) 2026 Indria Augustina, Agnes Immanuela Toemon

Artikel ini berlisensi Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.

