Article Review: Faktor Risiko Terjadinya Gagal Ginjal Kronik Di Indonesia

Penulis

  • Citra Lucky Febyolla Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Citra Yuliyanda Pardilawati Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung
  • Mirza Junando Instalasi Farmasi, RSUD Dr. H. Abdul Moeloek, Provinsi Lampung
  • Ervina Damayanti Program Studi Sarjana Farmasi, Fakultas Kedokteran, Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.63004/jfs.v3i1.646

Kata Kunci:

Faktor resiko, gagal ginjal kronik

Abstrak

Gagal Ginjal Kronik (GGK) merupakan  kerusakan ginjal berupa kelainan struktural dan fungsional ginjal yang berlangsung lebih dari 3 bulan dan ditandai dengan Glomerular Filtration Rate (GFR) <60 mL/menit/1,73 . GGK dapat menyebabkan penurunan fungsi ginjal yang bersifat progresif disertai dengan ada atau tidaknya penurunan GFR. Article review ini bertujuan untuk mengetahui faktor risiko terjadinya gagal ginjal kronik di Indonesia. Studi ini menggunakan pendekatan literature review, dengan artikel yang diperoleh melalui pencarian di Google dan Google Scholar menggunaan kata kunci “Faktor risiko terjadinya gagal ginjal kronik di Indonesia” yang selanjutnya diseleksi berdasarkan kriteria inklusi. Hasil dari review terhadap dari 10 artikel menunjukkan bahwa terdapat berbagai  faktor risiko kejadian gagal ginjal kronik  yaitu seperti individu dengan riwayat penyakit hipertensi, diabetes melitus, berusia ³60 tahun, mengkonsumsi obat analgesik/OAINS jangka panjang, sering mengkonsumi alkohol, mengkonsumsi minuman manis, makanan dengan kadar garam tinggi, dan kebiasaan merokok. Oleh karena itu, dapat dilakukan upaya pencegahan dan penanganan GGK meliputi skrining pada populasi yang berisiko tinggi untuk mendeteksi penyakit sejak dini dan memulai pengobatan yang tepat. Selain itu, menerapkan gaya hidup sehat juga sangat penting untuk mengurangi risiko GGK.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Aisyah A, Hernawan A, Ridha A. (2015) Perilaku Merokok Sebagai Faktor Yang Berisiko Terhadap Kejadian Gagal Ginjal Kronik (Studi Kasus pada Pasien Pralansia dan Lansia di RSUD dr.Soedarso Pontianak). JUMANTIK.2(3).http://openjurnal.unmuhpnk.ac.id/index.php/JJUM/article/view/153

Bikbov, B., Perico, N., & Remuzzi, G. (2018). Disparities in Chronic Kidney Disease Prevalence among Males and Females in 195 Countries: Analysis of the Global Burden of Disease 2016 Study. Nephron, 139(4), 313–318. https://doi.org/10.1159/000489897

Dwi Akbar, F., Jayak Pratama, K., & Wardani,T. S. (2023). Gambaran Faktor Penyebab Penyakit Ginjal Kronik Pada Pasien Yang Menjalani Terapi Hemodialisis di Unit Hemodialisis RSUD Dr. Soehadi Prijonegoro Sragen Tahun 2023. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan. (25). 377 390.https://doi.org/10.5281/zenodo.1042676

Fairuz, N., Wahyuningsih, S., Irmarahayu, A., & Nugrohowati, N. (2024). Determinan Penyakit Ginjal Kronik di Tangerang Indonesia: Studi Cross-sectional. InJIKM. 16(2).https://jikm.upnvj.ac.id/index.phphome/article/478/186/

Hasanah, U., Dewi, N. R., Ludiana, L., Pakarti, A. T., & Inayati, A. (2023). Analisis Faktor-Faktor Risiko Terjadinya Penyakit Ginjal Kronik Pada Pasien Hemodialisis. Jurnal Wacana Kesehatan, 8(2), 96. https://doi.org/10.52822/jwk.v8i2.531

Indonesian Renal Registry Kemenkes RI. 2020. Kementrian Komunikasi dan Informatika RI Direktorat Jendral Informasi dan Komunikasi Publik.

Kalengkongan, D. J., Makahaghi, Y. B.,Tinungki, Y. L., Kesehatan, J., Keperawatan, P., Negeri, P., & Utara, N.(2018). Faktor-Faktor Risiko yang Berhubungan dengan Chronic Kidney Disease (CKD) Penderita yang Dirawat di Rumah Sakit Daerah LiunkendageTahuna. Jurnal Ilmiah Sesebanua. 2(2).

Lucas GNC, Leitao ACC, Alencar RL,Xavier RMF, Daher EDF, Silva GBD. (2019). Pathophysiological Aspects Of Nephropathy Caused by Non-Steroidal Anti-Inflammatory Drugs. Brazilian J Nephrol. 41(1):124–30. https://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/articles/PMC6534025/

Purwati Siti. (2018). Analisa Faktor Risiko Penyebab Kejadian Penyakit Gagal Ginjal Kronik (GGK) di Ruang Hemodialisa RS Dr. Moewardi. Jurnal Keperawatan Global. 3(1). 15-26. http://jurnalkeperawatanglobal.com/index.php/jkg/article/view/44

Pongsibidang Gabriellyn S. (2015). Risiko Hipertensi, Diabetes, dan Konsumsi Minuman Herbal Pada Kejadian Gagal Ginjal Kronik di RSUP DR Wahidin Sudirohusodo Makassar Tahun 2015. Jurnal Wiyata. 3(2). 162-167. https://www.ojs.iik.ac.id/index.php/wiyata/article/view/87

Pranandari R, Supadmi W. (2015). Faktor Risiko Gagal Ginjal Kronik di Unit Hemodialisis RSUD Wates Kulon Progo. Maj Farm. 11(2). 316–20. https://journal.ugm.ac.id/majalahfarmaseutik/article/view/24120

Rahmawaty Adam, S. I., Amalia, L., Kesehatan Masyarakat, J., & Olahraga dan Kesehatan, F. (2024). Analisis Determinan Faktor Risiko Gagal Ginjal Kronik Pada Pasien Poli Interna di Rumah Sakit Aloei Saboe. Journal Health & Science: Gorontalo Journal Health and Science Community. 4(8).https://ejurnal.ung.ac.id/index.php/gojhes/index

Riset Kesehatan Dasar (RIKESDA). (2018). Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan RI. Jakarta. 59-63.

Tajally Adhiatma, A., Wahab, Z., Fajar, I., & Widyantara, E. (2017). Analisis Faktor- Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Gagal Ginjal Kronik Pada Pasien Hemodialisis Di RSUD Tugurejo Semarang. Jurnal Kedokteran UNIMUS.

Kidney Disease Improving Global Out Come. (2024). Clinical Practice Guideline for the Evaluation and Management of Chronic Kidney Disease. Kidney International.105(4).

Yani, D. A., Sarnianto, P., & Anggriani, Y. (2020). Faktor-Faktor Risiko Pasien Hemodialisis di RSUD Arjawinangun dan RSUD Waled Kabupaten Cirebon. 5(1). Jurnal Ilmiah Indonesia.https://jurnal.syntaxliterate.co.id/index.php/syntaxliterate/article/view/857/1214

Unduhan

Diterbitkan

28-02-2025

Cara Mengutip

Febyolla, C. L. ., Pardilawati, C. Y. ., Junando, M. ., & Damayanti, E. . (2025). Article Review: Faktor Risiko Terjadinya Gagal Ginjal Kronik Di Indonesia. Jurnal Farmasi SYIFA, 3(1), 50–57. https://doi.org/10.63004/jfs.v3i1.646