Article Review: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian VAP (Ventilator-Associated Pneumonia) Pada Pasien Icu Yang Menggunakan Ventilator Mekanik

Penulis

  • Ghina Nazhifah Az Zahra Universitas Lampung
  • Citra Yuliyanda Pardilawati Instalasi Farmasi, Rumah Sakit Umum Daerah Dr. H. Abdul Moeloek
  • Mirza Junando Universitas Lampung
  • Zulpakor Oktoba Universitas Lampung

DOI:

https://doi.org/10.63004/jfs.v3i1.609

Kata Kunci:

Ventilator-Associated Pneumonia (VAP), ventilator mekanik, faktor yang berhubungan dengan VAP

Abstrak

Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) merupakan infeksi nosokomial pada saluran pernafasan yang terjadi pada pasien di ruang rawat intensif. Kejadian VAP dapat dipengaruhi oleh beberapa faktor risiko, antara lain: lama penggunaan ventilator mekanik, umur, perawatan oral hygiene, intubasi, komorbid, serta sedasi. VAP menjadi salah satu masalah kesehatan yang harus dihadapi oleh pasien dan tenaga kesehatan, khususnya pada pasien kritis terkait meningkatnya prevalensi kejadian morbiditas dan mortalitas akibat VAP. Article review ini bertujuan untuk dapat mengetahui faktor-faktor yang berhubungan dengan kejadian Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) pada pasien ICU. Artikel ini diharapkan dapat memberikan wawasan baru dalam upaya pencegahan dan pengelolaan VAP. Studi ini menggunakan metode article review yang didapatkan melalui pencarian Google Scholar dan PubMed dengan kata kunci “Faktor Faktor yang Berhubungan dengan Kejadian VAP pada Pasien ICU yang menggunakan ventilator mekanik” berdasarkan kriteria inklusi. Hasil dari article review pada 8 artikel diketahui bahwa faktor faktor yang memengaruhi kejadian VAP pada pasien ICU yang menggunakan ventilator mekanik adalah banyak terjadi pada pasien yang berusia rentan, menggunakan ventilator mekanik lebih dari 48 jam, serta perilaku oral hyginie. Selain itu terdapat beberapa faktor lainnya yaitu jenis kelamin, pendidikan, intubasi, komorbid kejadian VAP, skor CPIS (Clinical Pulmonary Infection Score), sedasi, cuci tangan, dan pembedahan.

Unduhan

Data unduhan belum tersedia.

Referensi

Affanin, R. N., Victoria, A. Z., & Nuraeni, A. (2022). Hubungan Lama Penggunaan dan Frekuensi Oral Hygiene Pasien Dengan Ventilator Mekanik Terhadap VentilatorAssociated Pneumonia (VAP) di Ruang ICU. Pena Nursing, 1(01), 13–21. https://doi.org/10.31941/pn.v1i01.2075

Alfaray, R. I., Mahfud, M. I., & Faizun, R. S. (2019). Duration Of Ventilation Support Usage And Development Of Ventilator-Associated Pneumonia: When Is The Most Time At Risk? Indonesian Journal of Anesthesiology and Reanimation, 1(1), 26. https://doi.org/10.20473/ijar.v1i12019.26-31

Fathoni, A., Dramawan, A., Emilyani, D., & Kemenkes Mataram, P. (2023). Penghisapan Sekresi Endotrakheal Pada Pasien Dengan Ventilator Mekanik (Vm). Indonesian Health Issue, 2(2), 63–72. https://inhis.pubmedia.id/index.php/inhis/article/view/40

Fatmawati, R., Kusumajaya, H., & Ardiansyah. (2023). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Pengetahuan Perawat Dalam Pencegahan Ventilator-Associated Pneumonia. Jurnal Penelitian Perawat Profesional, 4(November), 1377–1386. https://jurnal.globalhealthsciencegroup.com/index.php/JPPP/article/view/1897

Hafifah, I., Rahayu, F. R., & Hakim, L. (2021). Studi Kasus: Evaluasi Status Hemodinamik Pasien Dengan Ventilator Mekanik Pasca Mobilisasi Harian (Supinasi - Lateral) di Ruang ICU RSUD Ulin Banjarmasin. Faletehan Health Journal, 8(01), 51–57. https://doi.org/10.33746/fhj.v8i01.139

Kusaly, R. D., Ohorella, U. B., Achmad, I., Metekohy, F. A., & Imran, M. K. (2022). Studi Literatur: Pengaruh Oral Hygiene Terhadap Pencegahan Kejadian Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) Di Ruang ICU. Jurnal Keperawatan Indonesia Timur, 2(2), 82–95. https://www.jurnalpoltekkesmaluku.com/index.php/JKIT/article/view/394

Maria, Y., & Syarif, S. (2022). Faktor-Faktor yang Berhubungan dengan Ventilator Associate Pneumonia di Ruang Intensive Care Unit Rumah Sakit Umum Kabupaten Tangerang. Jurnal Epidemiologi Kesehatan Indonesia, 6(2), 119–123. https://doi.org/10.7454/epidkes.v6i2.6367

Priyahita, P. D. (2023). Ventilator-Associated Pneumonia and Its Pathogen in Intensive Unit Care. Lombok Medical Journal, 2(2), 129–134. https://doi.org/10.29303/lmj.v2i2.3211

Rahman, D., Huriani, E., & Julita, E. (2017). Kejadian Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) pada Klien dengan Ventilasi Mekanik Menggunakan Indikator Clinical Pulmonary Infection Score (CPIS). Jurnal Ners, 6(2), 126–135. https://doi.org/10.20473/jn.v6i2.3975

Retno Wulan, D., Kusumajaya, H., & Meilando, R. (2024). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Kejadian Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) pada Pasien Kritis. Ajkh, 1(1), 10–21. https://jurnalaltranusamedika.com/index.php/jkai/article/view/3

Riatsa A, R, N., & K, N. (2018). Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Ventilator-Associated Pneumonia (Vap) Pada Pasien Yang Menggunakan Ventilator Mekanik Di Icu Rsud Tugurejo Semarang. Jurnal Perawat Indonesia, 2(1), 32–40. https://journal.uwhs.ac.id/index.php/jners/article/download/140/131

Sadli, M. F., Tavianto, D., & Redjeki, I. S. (2017). Gambaran Pengetahuan Klinisi Ruang Rawat Intensif mengenai Ventilator-Associated Pneumonia (VAP) Bundle di Ruang Rawat Intensif RSUP Dr. Hasan Sadikin Bandung. Jurnal Anestesi Perioperatif, 5(2), 85. https://doi.org/10.15851/jap.v5n2.1108

Sumara, R., Wibowo, N. A., & Wulandari, T. R. (2021). Faktor Yang Berhubungan Dengan Vap (Ventilator-Associated Pneumonia) Pada Pasien Yang Terpasang Ventilasi Mekanik Di Ruang Icu Rsu Haji Surabaya. Jurnal Keperawatan Muhammadiyah, 6(3). https://journal.um-surabaya.ac.id/JKM/article/view/15974

Susanti, E., Utomo, W., & Dewi, Y. I. (2015). Identifikasi Faktor Resiko Kejadian Infeksi Nosokomial Pneumonia Pada Pasien Yang Terpasang Ventilator Di Ruang Intensive Care. Jom, 2(1), 590–599. https://media.neliti.com/media/publications/188356-ID-none.pdf

Sutoyo, D., Tao, R., & Paturohman, A. (2024). Hubungan Antara Usia Dan Lama Penggunaan Ventilasi Mekanik Dengan Kejadian VAP (Ventilator-Associated Pneumoniae) pada Pasien di Ruang ICU Rumah Sakit Khusus Paru Karawang. Jurnal Sehat Indonesia, 7(1), 1–7. https://jusindo.publikasiindonesia.id/index.php/jsi/article/view/187

Tohirin, A., Saparwati, M., & Haryani, S. (2019). Pengaruh Oral Hygiene Menggunakan Hexadol Gargle Dalam Meminimalkan Kejadian Ventilator-Associated Pneumonia (Vap) Di Ruang Icu Rsud Tugurejo Semarang. Jurnal Keperawatan Dan Kesehatan Masyarakat Cendekia Utama, 8(1), 9. https://doi.org/10.31596/jcu.v8i1.301

Widaningsih. (2022). Hubungan Tingkat Pengetahuan Tentang Bundle Vap Terhadap Perilaku Perawat Dalam Pencegahan VAP di ICU RSUPN Dr Cipto Mangunkusumo Jakarta. Universitas Binawan. https://journal.binawan.ac.id/index.php/bsj/article/download/502/240

Unduhan

Diterbitkan

28-02-2025

Cara Mengutip

Az Zahra, G. N., Pardilawati, C. Y. ., Junando, M. ., & Oktoba, Z. . (2025). Article Review: Faktor-Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian VAP (Ventilator-Associated Pneumonia) Pada Pasien Icu Yang Menggunakan Ventilator Mekanik. Jurnal Farmasi SYIFA, 3(1), 43–49. https://doi.org/10.63004/jfs.v3i1.609

Artikel paling banyak dibaca berdasarkan penulis yang sama